Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ketika Chrysler Membuat Setir Tidak Lagi Bulat

Mobil-mobil Chrysler group di era 60-an punya bentuk setir yang unik yang disebut sebagai rounded off Square
Berita
Jumat, 21 Agustus 2026 16:56 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Squared off steering pada Imperial 1960 (Foto :otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Kalau melihat setir mobil sekarang, bentuk lingkaran rasanya sudah seperti sebuah hukum tidak tertulis. Mau mobil murah, premium, sport sampai mobil listrik, bentuk dasarnya hampir selalu sama.

Namun, jauh sebelum flat-bottom steering wheel atau yoke steering menjadi tren, Chrysler ternyata sudah lebih dulu mencoba sesuatu yang tidak lazim.

Pada 1960, Chrysler melalui Imperial memperkenalkan steering wheel dengan bentuk yang tidak sepenuhnya bulat. Dari belakang kemudi, bentuknya terlihat seperti oval dengan bagian atas dan bawah yang dibuat lebih datar.

Sekilas memang terlihat seperti eksperimen desain khas era jet age. Tetapi ternyata ada alasan yang cukup masuk akal di baliknya.

BACA JUGA
Imperial 1960 pengguna pertama model squared off steering wheel (Foto : otodriver)

Bukan cuma soal gaya.

Mengutip review Motor Life pada model flagship Chrysler, Imperial 1960, disebutkan penggunaan elliptical steering wheel.

Kurang lebih, bentuk lingkar kemudi tersebut dipipihkan pada bagian atas dan bawah. Rancangan ini ditujukan agar pengemudi mendapatkan pandangan penuh ke instrument panel. Sementara bagian bawah yang dipipihkan memberikan ruang lebih untuk kaki.

Tujuannya kurang lebih sama dengan desain lingkar kemudi flat-bottom yang tengah menjadi tren saat ini.

Langkah engineering yang diambil Chrysler ini pada masa itu dianggap sebagai sebuah terobosan untuk menyiasati kondisi steering column yang masih statis, alias belum dilengkapi teknologi tilt steering seperti yang kita kenal sekarang.

Pemicu lain penggunaan setir lonjong ini adalah desain dashboard Imperial 1960 yang futuristis untuk zamannya.

Di belakang setir terdapat dua kelompok instrumen besar dengan teknologi pencahayaan elektroluminesen yang disebut Panelescent. Bentuk setir yang tidak bulat membantu membuka bidang pandang ke panel instrumen tersebut.

Pada perkembangannya, desain yang disematkan pada model paling ningrat di jajaran Chrysler Group ini juga diteruskan pada model-model lainnya.

Konsep setir dengan bentuk tidak sepenuhnya bulat kemudian muncul pada keluarga Chrysler 300. Bahkan pada Chrysler 300J 1963, steering wheel tersebut berukuran sekitar 16,75 inci dari kiri ke kanan dan 15 inci dari atas ke bawah.

squared off steering wheel digunakan juga pada mobil bikinan Inggris, Austin Allegro (Foto : otodriver)

Data dari Chrysler 300 Club International mencatat, bentuk tersebut juga memberikan kemudahan bagi kaki pengemudi ketika melewati setir saat masuk maupun keluar mobil.

Chrysler sendiri dalam materi penjualan Imperial 1960 bahkan menyebut desain tersebut sebagai “squared-off circle” atau “rounded-off square”.

Artinya, mereka memang sengaja menjadikan bentuk tidak lazim tersebut sebagai bagian dari identitas mobil.

Dan yang menarik, bentuk setir tersebut bukan berdiri sendiri. Ia merupakan bagian dari keseluruhan konsep interior Imperial yang memang ingin tampil berbeda dan futuristis.

Hilangnya Desain Unik Rounded-Off Square

Ini memang merupakan gagasan yang menarik dan brilian. Namun sayangnya, gagasan tersebut kemudian seperti menghilang selama beberapa dekade.

Mengutip Mac's Motor City Garage, perkembangan desain interior, hadirnya tilt steering column, power steering dan kemajuan di bidang ergonomi membuat konsep setir lonjong seperti milik Chrysler tersebut perlahan ditinggalkan.

Perkembangan teknologi membuat desain tersebut dianggap tak lagi relevan. Industri otomotif kemudian kembali menggunakan bentuk lingkar kemudi yang sepenuhnya bundar sebagai standar.

Meski begitu, belakangan bentuk tersebut kembali muncul dalam format berbeda melalui desain flat-bottom steering wheel, terutama pada mobil sport dan sejumlah mobil modern.

Walau sudah tak lazim digunakan, model rounded-off square milik Chrysler telah menjadi bagian dari sejarah otomotif. Sebuah contoh bagaimana engineering berusaha mengatasi keterbatasan dengan solusi sederhana dan teknologi yang tersedia pada zamannya.

Jadi, kalau melihat setir flat-bottom dan merasa desain tersebut sangat modern, ingatlah satu hal.

Ide itu ternyata sudah berumur lebih dari enam dekade.(SS)


Tags Terkait :
Steeringwheel Rounded Off Square
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ketika Chrysler Membuat Setir Tidak Lagi Bulat

Mobil-mobil Chrysler group di era 60-an punya bentuk setir yang unik yang disebut sebagai rounded off Square

53 menit yang lalu


Berita
Di Indonesia T1 Tak Gunakan Label Arcfox tapi BAIC. Ini Alasannya

Nama Arcfox tak dipakai untuk menjajakan BAIC T1 di Indonesia. Dipastikan tidak ada fitur atau penyunatan spesifikasi

8 jam yang lalu


Berita
5 Fakta Menarik MG ZS Hybrid+, SUV Hybrid Baru yang Dibanderol Mulai Rp 299,9 Juta

MG Motor Indonesia meluncurkan MG ZS Hybrid+ dengan harga mulai Rp 299,9 juta. Simak lima fakta menarik mengenai desain, fitur, dan performa SUV hybrid tersebut.

1 minggu yang lalu


Berita
Beberapa Penyegaran Daihatsu New Rocky Yang Bikin Lebih Sporty, Harga Rp 228 Jutaan

Daihatsu resmi menghadirkan model terbaru dari Daihatsu Rocky. Berikut detail ubahannya.

10 bulan yang lalu


Berita
Daihatsu Resmi Menjual New Rocky Rp 228,55 Juta, Simak Spesifikasinya

Daihatsu Rocky hybrid resmi dijual di Indonesia. Simak spesifikasinya.

10 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Update Wuling New Binguo EV, Kini Punya DC Charging CCS2

Wuling Binguo EV mendapatkan penyegaran. Ini lengkapnya

1 tahun yang lalu


Berita
Tidak Hanya Sekedar Merakit Mobil, Xpeng Juga Bikin Body Part di Indonesia

Xpeng sudah bikin bodi part lokal di Indonesia.

1 tahun yang lalu


Berita
Ubahan New Mitsubishi Xpander Cross Membuatnya Semakin Siap Di Segala Medan

New Mitsubishi Xpander Cross terbaru memiliki beberapa ubahan yang membuat tampilannya semakin premium dan gagah.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Ketika Chrysler Membuat Setir Tidak Lagi Bulat

Mobil-mobil Chrysler group di era 60-an punya bentuk setir yang unik yang disebut sebagai rounded off Square

53 menit yang lalu


Berita
BMW Passato Dilepas dari Museum Joang ’45, Siap Wakili Indonesia di SEMA Show 2026

BMW Passato SEMA Show 2026 dilepas dari Museum Joang ’45 untuk mewakili Indonesia di ajang aftermarket global di Las Vegas pada November 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Plesir Ke Bandung Dengan Xforce HEV, Ini Keunggulan dan Konsumsi BBM-nya

Mitsuhishi Xforce HEV memiliki keunggulan yang membuatnya nyaman dan hemat untuk penggunaan ke luar kota. Berikut hasil pengetesan kami.

2 jam yang lalu


Truk
IEE Series 2026: Hadir Lagi Barisan Kendaraan Berat Berteknologi Mutakhir

Sebuah pengalaman unik menyimak dari dekat kendaraan yang tak lazim ditemui di area Mining Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Sama Seperti di Tiongkok, Xpeng X9 Kena Recall di Malaysia Karena Masalah Ini

Xpeng mengumumkan kampanye recall untuk Xpeng X9 akibat potensi masalah pada suspensi udara bagian depan MPV listrik tersebut di Malaysia.

4 jam yang lalu