OTODRIVER – Hyundai Staria Electric resmi melakukan debut dunianya. Model ini melantai pada ajang Brussels Motor Show 2026 lalu.
“Hyundai terus memperluas lini kendaraan listriknya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di Eropa. STARIA Electric menghadirkan keunggulan EV kami pada sebuah model yang sudah dikenal dan dipercaya banyak pelanggan, dengan memadukan ruang dan fleksibilitas luar biasa khas STARIA, sistem bertegangan tinggi dan interior yang telah disempurnakan. Hasilnya adalah mobilitas listrik yang praktis dan efisien untuk penggunaan sehari-hari di berbagai wilayah Eropa,” kata Xavier Martinet, President & CEO, Hyundai Motor Europe melalui siaran resminya.
Secara tampilan, Staria Electric tetap mempertahankan bahasa desain futuristis khas Staria, namun kini diadaptasi penuh ke era elektrifikasi.
Hyundai mengusung pendekatan desain ‘Inside-Out’, di mana keluasan dan keterbukaan ruang interior diekspresikan hingga ke bagian eksterior.
Siluet satu lengkung yang menjadi ciri khasnya, dipadukan dengan garis pinggang rendah serta bidang kaca berukuran besar, menciptakan kesan teknologi tinggi sekaligus mempertegas karakter MPV masa depan.
Masuk ke dalam kabin, kesan lapang dan terbuka langsung terasa. Inilah inti dari daya tarik Staria Electric.
Lantai kabin yang rata, dimensi interior yang lega, serta konfigurasi kursi yang dirancang cerdas menghadirkan suasana layaknya ruang santai. Penumpang diberi kebebasan bergerak lebih luas, baik untuk bersantai maupun beraktivitas selama perjalanan.
Fleksibilitas interior juga menjadi nilai jual utama. Staria Electric dirancang mampu beradaptasi dengan berbagai kebutuhan, mulai dari penggunaan harian, perjalanan keluarga, layanan transportasi penumpang profesional, hingga aktivitas rekreasi. Kenyamanan tersebut semakin ditunjang dengan kehadiran dua layar berukuran 12,3 inci yang meningkatkan pengalaman pengguna di dalam kabin.
Dari sisi teknis, Staria Electric dibekali baterai berkapasitas 84 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam sekali pengisian.
Motor listrik bertenaga 214 hp disalurkan ke roda depan, memberikan performa yang memadai untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Arsitektur kelistrikan 800 volt turut disematkan, memungkinkan aliran daya tinggi dengan panas yang lebih minimal, sekaligus mendukung performa yang konsisten.
Soal pengisian daya, Hyundai menempatkan efisiensi sebagai prioritas. Dengan pengisian cepat DC dalam kondisi optimal, baterai Staria Electric dapat terisi dari 10 hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 20 menit, membuatnya lebih praktis untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan intensif. (AW)
