Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Harga Pertamax Bulan Depan Berpotensi Turun Lagi

Potensi itu tidak lepas dari munculnya tren harga minyak dunia yang juga mulai melandai dan diperkirakan akan berlangsung sampai Desember 2026.
Berita
Selasa, 23 Juni 2026 11:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Harga BBM nonsubsidi Pertamina per Juli 2026 sebenarnya memperlihatkan gejala penurunan. (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Sebagai BBM nonsubsidi, penetapan harga Pertamax (RON 92) akan banyak dipengaruhi oleh harga minyak dunia. Jika terjadi peningkatan harga minyak global maka akan berdampak pada naiknya harga Pertamax di seluruh Nusantara. Begitu pula jika ada tren penurunan harga minyak dunia, harga Pertamax juga berpotensi ikut melandai. 

Sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Perencanaan dan Pertumbuhan Bisnis Pertamina Patra Niaga, Joko Pranoto, yang pekan ini (22/6/2026) di Jakarta menyampaikan harga Jenis Bahan Bakar Umum (JBU) seperti Pertamax Series untuk bulan depan akan mengikuti dinamika harga minyak dunia.

Pernyataan tersebut, seperti dikutip dari Antara, merespons dinamika harga minyak dunia. Dimana harga minyak mentah Brent sempat menyentuh 117 dolar AS per barel pada April, lalu terkoreksi cepat ke kisaran 78 dolar AS per barel setelah muncul kerangka damai atas konflik AS-Iran yang mulanya akan ditandatangani di Swiss pekan lalu (19/6/2026).

Walaupun akhirnya proses penyelesaian konflik itu belum juga menemui titik temu namun Joko menyebutkan, “Nanti ke depan seperti apa, nanti kami lihat karena kami basisnya adalah harga satu bulan sebelumnya.” 

BACA JUGA

Harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) pada Mei sebesar 106,56 dolar AS per barel, lebih rendah dibandingkan ICP April yang berada di level 117,31 dolar AS per barel.

Konsistensi pasokan BBM di SPBU swasta masih belum sepenuhnya pulih (Foto : Otodriver/Erie W. Adji)

Prediksi harga Pertamax sampai Desember 2026 

Sementara itu  rerata ICP bulan Mei 2026 ditetapkan 106,56 dolar AS per barel, sejalan dengan penurunan harga minyak mentah utama dunia. Seperti pernyataan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, dalam keterangan resminya.

Penurunan ICP bulan Mei sejalan dengan melemahnya harga minyak mentah utama dunia, khususnya Dated Brent, yang dipengaruhi oleh meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel dan Iran.

Kendati begitu, Laode harapan positif bahwa sepanjang Mei 2026 pasar minyak global merespons sejumlah perkembangan yang mengindikasikan deeskalasi konflik di Timur Tengah.

Di lain kesempatan, pakar ekonomi energi Universitas Padjadjaran, Yayan Satyaki, memproyeksikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax turun secara bertahap dari Rp16.250 per liter pada Juni, menuju kisaran Rp12.100–Rp13.500 per liter pada Desember 2026.

Yayan, seperti juga dikutip dari Antara (20/6/2026) meyakini bahwa potensi penurunan harga BBM nonsubsidi sudah terbuka yang ditandai sudah turunnya harga Dexlite dan Pertamina Dex.

Masih menurut Yayan, proyeksi harga Pertamax d bulan Juli 2026 turun ke level Rp15.228 per liter, kemudian Rp14.557 per liter pada Agustus, Rp14.112 per liter pada September, Rp13.814 per liter pada Oktober, Rp13.614 per liter pada November, lalu Rp13.479 per liter pada Desember. (EW)


Tags Terkait :
Harga Pertamax
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
HUT RI ke-81, Harga BBM Pertamina, Shell dan BP Kompak Tak Berubah

Harga BBM subsidi dari Pertamina tidak ada kenaikan berdasarkan perintah Presiden

1 hari yang lalu


Berita
Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak, BBM Nasional Dalam Kondisi Stabil

Pasokan BBM di SPBU swasta masih terjadi kelangkaan.

2 minggu yang lalu


Berita
BBM Nonsubsidi Bisa Segera Turun Harga Lagi

Diperkirakan paling cepat akhir bulan Juli 2026 akan ada penyesuaian harga lagi mengiringi turunnya harga minyak global.

3 minggu yang lalu

Berita
Solar B50 Sudah Masuk SPBU, Harga Rp6.800 Per Liter

Pembelian tetap pakai barcode karena masuk kategori bahan bakar bersubsidi.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Tahun Depan Geely Luncurkan Baterai Baru, Lebih Kecil dan Lebih Jauh Jangkauannya

Geely sedang mengembangkan baterai solid-state berteknologi baru yang membuatnya bakal berukuran compact, namun tetap memiliki jarak tempuh yang jauh.

7 jam yang lalu


Berita
Mazda Punya Cara Baru Atasi Kelemahan Mesin Rotary

Mesin rotary, masih menjadi sesuatu yang tetap sensual bagi Mazda. Kelemahan struktural pada model lawas sepertinya sudah bisa dipecahkan oleh pabrikan Hiroshima ini

10 jam yang lalu


Berita
Jatah 125 Unit Full Booked, Honda Super One di Australia Ludes Sama Seperti di Indonesia

Di Indonesia kuota Honda Super One hanya 100 unit. Lantas di Australia jatahnya 125 unit. Sama seperti di Indonesia, penjualan di pasar Australia juga sudah habis dipesan konsumen.

11 jam yang lalu


Berita
Paket Cat Merdeka Penta Prima, Saatnya Bikin Kendaraan Tampil Beda

Seperti ini salah satu cara 'anak otomotif' dalam merefleksikan kemerdekaan

11 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Akan Operasikan 10.000 Bus Listrik Sampai 2030

Penghematan anggaran untuk pembelian BBM juga bisa dikurangi secara signifikan.

11 jam yang lalu