OTODRIVER – Pilihan mobil listrik BYD di Indonesia berpotensi semakin beragam. Kali ini, sebuah station wagon sporti bernama Fang Cheng Bao Formula S GT terindikasi bakal meramaikan pasar otomotif Tanah Air setelah desainnya terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Mengutip Berita Resmi Desain Industri No. 68/DI/2026, desain yang diduga milik Formula S GT tercatat dengan nomor permohonan DI A00202606418. BYD Company Limited yang berbasis di Shenzhen, China, tercantum sebagai pemohon. Meski belum menjadi bukti bahwa mobil ini akan dipasarkan di Indonesia, pendaftaran tersebut membuka peluang hadirnya model baru dari BYD.
Wagon Sporti Besar Dengan Pilihan RWD dan AWD
Formula S GT tampil sebagai station wagon modern dengan garis bodi aerodinamis, lampu ramping, dan gagang pintu semi-tersembunyi. Karakternya mengingatkan pada Denza Z9 GT yang memadukan desain elegan dan sporty.
Dimensinya cukup besar, dengan panjang 5.025 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.483 mm. Menariknya, Formula S GT juga diklaim mampu menarik beban hingga 500 kg.
Dari sisi performa, varian penggerak roda belakang (RWD) dibekali motor listrik 300 kW atau sekitar 402 hp dengan klaim jarak tempuh 800–850 km. Sementara versi penggerak semua roda (AWD) menghasilkan tenaga 490 kW atau sekitar 657 hp, dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 730 km. Keduanya memakai baterai berkapasitas 92,09 kWh.
Adu Data dengan BMW i5 Touring
Salah satu model yang sudah hadir di segmen wagon listrik premium Indonesia adalah BMW i5 Touring. Berikut perbandingan datanya, berdasarkan data BMW Group untuk varian eDrive40.
Formula S GT RWD | Formula S GT AWD | BMW i5 eDrive40 Touring | |
|---|---|---|---|
Penggerak | RWD | AWD | RWD |
Tenaga | 300 kW (402 hp) | 490 kW (657 hp) | 230 kW (313 hp); 250 kW (340 hp) di mode Sport |
Jarak tempuh | 800–850 km (klaim) | 730 km (klaim) | 483–560 km (WLTP) |
Panjang x lebar x tinggi | 5.025 x 1.967 x 1.483 mm | 5.025 x 1.967 x 1.483 mm | 5.060 x 1.900 x 1.515 mm |
Kemampuan menarik beban | 500 kg (klaim) | 500 kg (klaim) | 1.500 kg (dengan rem) |
Bagasi | n/a | n/a | 570–1.700 liter |
Dari angka di atas, Formula S GT unggul dari sisi tenaga dan klaim jarak tempuh. Versi RWD-nya sudah melampaui i5 eDrive40 yang bertenaga 313 hp, atau 340 hp di mode Sport. Versi AWD-nya bahkan lebih galak, dan tenaganya lebih besar daripada i5 M60 xDrive yang sama-sama berpenggerak semua roda.
Dari segi dimensi, Formula S GT sedikit lebih pendek 35 mm, lebih lebar 67 mm, dan lebih rendah 32 mm dibanding i5 Touring. Postur yang lebih lebar dan rendah itu sejalan dengan karakter sporti yang diusung.
Namun, angka-angka tersebut belum bisa dibaca mentah-mentah. Jarak tempuh Formula S GT adalah klaim pabrikan yang standar pengujiannya belum tentu sama dengan WLTP milik BMW. Di sisi lain, i5 Touring masih punya keunggulan yang jelas pada data resmi, yakni kemampuan menarik beban 1.500 kg dan bagasi hingga 1.700 liter, dua hal yang penting bagi pembeli wagon. Data bagasi Formula S GT sendiri belum tersedia.
Lewat Danza?
Mengutip CarNewsChina, lini Fang Cheng Bao berpeluang dipasarkan di pasar internasional melalui merek Denza. Jika strategi itu diterapkan di Indonesia, Formula S GT bisa menjadi kandidat model baru untuk melengkapi lini produk Denza. Apalagi, merek tersebut di Indonesia tengah menghadapi perubahan nama menjadi Danza akibat persoalan merek dagang.
Jika benar masuk ke Tanah Air, Formula S GT berpotensi mengisi segmen station wagon listrik premium yang masih terbatas.
Hingga saat ini, pendaftaran desain industri belum memastikan waktu peluncuran maupun rencana penjualan. Seperti banyak kasus serupa, pendaftaran desain lebih tepat dibaca sebagai sinyal awal, bukan janji. Meski begitu, segmen wagon listrik premium memang masih sepi pemain, sehingga kehadiran Formula S GT, kapan pun itu, tentu layak ditunggu. (SS)
