OTODRIVER - BYD memperkenalkan platform hybrid generasi anyar bernama Heyuan, yang langsung diadopsi MPV premium Denza D9 2026.
Platform Heyuan menghadirkan perubahan mendasar pada struktur kendaraan. Peningkatan kapasitas baterai, optimalisasi ruang kabin, hingga efisiensi keseluruhan kendaraan.
Seperti dilansir Carnewschina, salah satu inovasi paling mencolok dari platform Heyuan adalah reposisi komponen knalpot.
Jika pada mobil konvensional knalpot berada di bagian bawah belakang, kini BYD memindahkannya ke ruang mesin depan dan mengintegrasikannya dengan sistem powertrain.
Langkah ini menciptakan efek domino yang signifikan. Area belakang kendaraan menjadi lebih “bersih”, sehingga ruang di bawah lantai bisa dimanfaatkan secara maksimal.
Hasilnya, baterai dapat ditempatkan lebih sentral di tengah kendaraan.
Tak hanya itu, distribusi bobot kendaraan menjadi lebih seimbang. Faktor ini berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan sekaligus stabilitas saat berkendara.
Dengan tata letak baru, platform Heyuan memungkinkan penggunaan baterai berkapasitas lebih besar.
Pada Denza D9 varian plug-in hybrid (PHEV), kapasitas baterainya kini mencapai sekitar 66,48 kWh, angka yang tergolong besar untuk kelas hybrid.
Bahkan, arsitektur ini disebut mampu mengakomodasi baterai hingga lebih dari 100 kWh di masa depan, membuka peluang jarak tempuh mode listrik (EV mode) yang semakin jauh.
Tren ini sejalan dengan perkembangan global, di mana kendaraan hybrid kini dituntut mampu menghadirkan pengalaman berkendara layaknya mobil listrik murni.
Keunggulan lain dari platform Heyuan terletak pada peningkatan ruang interior. Denza D9 terbaru kini menawarkan tambahan ruang penyimpanan tersembunyi hingga 126 liter. (AB)
