OTODRIVER - Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) resmi merilis spesifikasi konsumsi energi BMW iX3 Long Wheelbase terbaru. SUV listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 919 km berdasarkan standar CLTC.
BMW iX3 Long Wheelbase menjadi salah satu model pertama yang mengadopsi teknologi penggerak listrik generasi terbaru BMW atau Neue Klasse.
Mobil ini dibangun di atas arsitektur kelistrikan 800 volt yang dipadukan dengan baterai silinder berukuran besar serta teknologi Cell-to-Pack (CTP).
Berkat kombinasi tersebut, kepadatan energi baterai meningkat hingga 20 persen, jarak tempuh bertambah 30 persen, dan efisiensi pengisian daya juga meningkat 30 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Sistem penggeraknya menghasilkan tenaga maksimum gabungan sebesar 477 hp. BMW juga mengklaim pengisian daya cepat selama 10 menit sudah cukup untuk menambah jarak tempuh hingga 400 km.
Selain itu, BMW membekali mobil ini dengan sistem Driving Control Super Brain yang mampu menyinkronkan kerja motor listrik dan sasis dalam hitungan milidetik sehingga respons berkendara menjadi lebih presisi.
Dari sisi desain, BMW iX3 Long Wheelbase mengusung bahasa desain terbaru Neue Klasse. Bagian depan tampil dengan grille berdesain tiga dimensi yang dilengkapi pencahayaan serta lampu depan terintegrasi yang menciptakan efek digital khas Angel Eye.
Profil sampingnya mendapat sentuhan khusus untuk pasar China. BMW mengganti lekukan ikonik Hofmeister Kink dengan elemen desain baru bernama Mirror-Light Corner yang eksklusif untuk negeri tersebut.
Mobil ini juga dibekali door handle elektrik semi-tersembunyi yang tetap menyediakan mekanisme pembukaan manual sebagai cadangan. Sistem tersebut dirancang dengan tiga lapis mekanisme keamanan untuk meningkatkan keandalan.
Dimensinya memiliki panjang 4.885 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.635 mm, serta wheelbase mencapai 3.005 mm.
Masuk ke kabin, BMW menawarkan empat pilihan kombinasi warna interior. Pembaruan terbesar hadir melalui sistem BMW Panoramic iDrive yang menggabungkan Panoramic Vision Bridge dan Head-Up Display tiga dimensi.
Teknologi proyeksi ultra-short throw memungkinkan sistem tersebut menampilkan layar panorama beresolusi 4K berukuran hampir 40 inci langsung ke kaca depan.
Di bagian tengah dashboard terdapat layar sentuh berukuran 17,9 inci yang diposisikan menghadap pengemudi dengan sudut kemiringan 17,5 derajat untuk meningkatkan ergonomi.
Sistem infotainment telah terintegrasi dengan ekosistem digital China, termasuk dukungan Huawei HiCar dan Apple CarPlay. Untuk fitur perintah suara, BMW memanfaatkan model kecerdasan buatan (AI) milik Alibaba yang dipadukan dengan kemampuan penalaran dari DeepSeek sehingga interaksi dengan kendaraan diklaim menjadi lebih natural.
Fitur bantuan mengemudi pintarnya dikembangkan bersama Momenta. Sistem berbasis AI end-to-end ini menggunakan model lokal untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari lalu lintas perkotaan hingga jalan tol. Teknologi tersebut mendukung adaptive cruise control serta kemampuan menghindari potensi bahaya yang telah disesuaikan dengan karakter lalu lintas di China.
Kenyamanan juga menjadi perhatian. Jok penumpang depan kini dilengkapi sandaran kaki elektrik, sementara jok belakang dibuat lebih tebal dan lebih panjang untuk meningkatkan kenyamanan saat perjalanan jauh. Kabin turut dilengkapi panoramic roof dengan perlindungan terhadap panas matahari. (AW)
