OTODRIVER - Setelah diperkenalkan bulan lalu, Hyundai akhirnya mengungkap lebih detail mengenai spesifikasi mesin dan fitur yang ditawarkan pada Tucson generasi kelima. SUV ini dijadwalkan mulai dijual di Korea Selatan pada Oktober 2026, sekaligus menjadi momen pengumuman harga resminya.
Salah satu fitur menarik yang disematkan adalah Memory Reverse Assist. Teknologi ini mampu mengingat pola saat pengemudi memarkirkan mobil di area sempit. Ketika hendak keluar, sistem dapat menggunakan data tersebut yang dikombinasikan dengan sensor serta kecerdasan kendaraan untuk secara otomatis melakukan manuver mundur.
Hyundai juga membekali Tucson terbaru dengan Pedal Misoperation Safety Assist. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi ketika pengemudi secara tidak sengaja menginjak pedal akselerator, bukan rem. Jika kondisi tersebut terdeteksi, sistem akan membatasi akselerasi sekaligus mengaktifkan pengereman darurat.
Fitur ini bekerja secara otomatis ketika pedal gas diinjak dalam-dalam saat kendaraan sedang berhenti atau melaju dalam kecepatan rendah.
Menariknya, Tucson terbaru juga mendapatkan Door Unlock Power Redundancy. Fitur ini memungkinkan pintu tetap dapat dibuka menggunakan sumber daya listrik cadangan apabila suplai dari baterai utama terputus akibat kecelakaan atau gangguan sistem. Tergantung pasar, teknologi tersebut berpotensi menjadi yang pertama di kelasnya.
Dari sisi hiburan, Hyundai memperkenalkan sistem infotainment Pleos Connect. Sistem ini menggunakan layar sentuh berukuran besar di bagian tengah dasbor yang mampu menampilkan berbagai informasi dalam beberapa bagian, seperti navigasi, informasi berkendara, hingga multimedia.
Pleos Connect juga dilengkapi panel layar tambahan di dasbor untuk menampilkan informasi seperti kecepatan dan jarak tempuh yang tersisa.
Secara desain, Tucson generasi kelima mengalami perubahan cukup signifikan. Hyundai mengembangkan SUV ini berdasarkan filosofi desain terbaru mereka, Art of Steel. Garis bodinya kini terlihat lebih tegas dengan bentuk yang lebih mengotak, sehingga memberikan kesan lebih kekar.
Dimensinya juga membesar. Tucson terbaru memiliki panjang 4.700 mm, lebar 1.905 mm, serta wheelbase 2.785 mm. Artinya, SUV ini bertambah panjang 60 mm, lebih lebar 40 mm dan wheelbase-nya melar 30 mm dibanding model sebelumnya.
Dimensi yang lebih besar turut memberikan ruang kabin lebih lega. Salah satunya terlihat dari ruang lutut penumpang belakang yang kini bertambah 14 mm.
Untuk pasar Korea Selatan, Tucson generasi kelima mendapatkan peningkatan pada sektor mesin. Varian mesin bensin 1.600 cc 3 silinder turbo Smartstream T-GDI kini menghasilkan tenaga 193 PS, atau meningkat 13 PS dibanding model sebelumnya.
Tidak hanya mesin, transmisinya juga mengalami perubahan. Hyundai kini menggunakan transmisi otomatis 8-percepatan untuk menggantikan transmisi dual-clutch 7-percepatan (DCT) pada model sebelumnya.
Dengan kombinasi dimensi yang lebih besar, teknologi keselamatan terbaru, serta peningkatan performa mesin dan transmisi, Tucson generasi kelima membawa cukup banyak perubahan dibanding pendahulunya. Harga resminya di Korea Selatan akan diumumkan bersamaan dengan peluncurannya pada Oktober mendatang. (AW)
