Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tenaga Dianggap Terlalu Besar, Xiaomi Luncurkan Software Penuruan Daya SU7 Ultra Namun Diprotes

Xiaomi batal merilis update perangkat lunak untuk sedan listrik paling bertenaganya yakni SU7 Ultra.
Berita
Minggu, 4 Mei 2025 09:30 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Xiaomi SU7 Ultra. (Foto: Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Xiaomi batal merilis update perangkat lunak untuk sedan listrik paling bertenaganya yakni SU7 Ultra karena protes konsumen. Software update ini ditujukan untuk memperkecil tenaga dari SU7 Ultra ini.

Seperti dilaporkan dari Carnewschina.com (3/5), kisruh bermula ketika Xiaomi merilis pembaruan perangkat lunak versi 1.7.0 untuk mobil listrik performa tinggi mereka, SU7 Ultra. 

Dalam pembaruan ini, Xiaomi membatasi tenaga maksimum mobil dari 1.548 hp menjadi sekitar 900 hp dalam kondisi berkendara normal. Untuk membuka seluruh potensi tenaga tersebut, pemilik mobil diharuskan mencatat waktu putaran tertentu di sirkuit yang telah disetujui melalui sistem baru bernama “Qualifying Mode Laptime Assessment”.

Xiaomi SU7 (Foto : Xiaomi)

Tak hanya itu, pembaruan ini juga menambahkan waktu tunggu 60 detik sebelum fitur launch control bisa digunakan, yang secara praktis mencegah pengguna melakukan akselerasi spontan maksimal di lampu merah.

BACA JUGA

Menurut juru bicara Xiaomi Auto, pembatasan ini diterapkan demi alasan keselamatan. Mereka menyatakan bahwa tenaga penuh mobil hanya cocok digunakan di sirkuit dengan kondisi ban dan pengemudi yang telah siap.

“Tenaga 1.548 hp itu memang dirancang untuk penggunaan di lintasan, dengan persiapan dan kondisi yang sesuai,” tulis perwakilan Xiaomi dalam tanggapan terhadap keluhan pelanggan. 

“Kami ingin memastikan pemilik bisa menikmati performa ini secara aman,” tambah pernyataan tersebut.

Namun langkah ini justru memicu reaksi keras dari para penggemar otomotif. Banyak dari mereka membeli sedan performa ini karena akselerasi dan tenaga luar biasa yang dijanjikan. 

Forum-forum otomotif dan media sosial di Tiongkok dipenuhi perdebatan sengit. Sebagian pemilik merasa mereka berhak atas seluruh kemampuan yang telah dijanjikan saat membeli mobil, sementara sebagian lain mendukung langkah Xiaomi demi keamanan.

Akibat tekanan publik yang semakin besar, Xiaomi akhirnya menarik kembali fitur pembatas performa tersebut. Perusahaan mengakui perlunya komunikasi yang lebih terbuka terkait pembaruan perangkat lunak ke depan. “Kami menghargai masukan dari komunitas dan akan memastikan transparansi yang lebih baik ke depannya,” ujar perwakilan perusahaan Xiaomi.

Insiden ini menyoroti tantangan baru bagi produsen mobil di era kendaraan berbasis perangkat lunak. Kebijakan pembatasan performa, fitur keselamatan, dan pembaruan over-the-air kini menjadi isu panas antara pabrikan dan konsumen, khususnya bagi mereka yang mengejar performa tanpa kompromi. (AW).


Tags Terkait :
Xiaomi SU7
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Xiaomi YU7 GT Berhasil Pecahkan Rekor Nurburgring, Jadi SUV Tercepat

Xiaomi YU7 GT rekor Nurburgring SUV tercepat dengan catatan waktu 7 menit 34,931 detik di Nürburgring Nordschleife, melampaui Audi RS Q8 Performance.

1 hari yang lalu

Berita
SPY SHOT: Mobil EREV Pertama Xiaomi

Spy shot Xiaomi Kunlun EREV pertama tertangkap di China dengan kamuflase tipis. SUV full-size 7-penumpang berbaterai 70+ kWh diuji bersama Li Auto L9.

1 minggu yang lalu


Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

2 minggu yang lalu


Berita
Xiaomi Bikin Pusat Riset EV Di Eropa, Bosnya Mantan Desainer BMW

Xiaomi Auto resmikan pusat riset EV di Munich, Jerman. Dipimpin mantan desainer BMW Rudolf Dittrich, tim ahli kembangkan performa tinggi untuk YU7 GT.

3 minggu yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

3 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

4 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

15 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

18 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

19 jam yang lalu