Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Suzuki Fronx Sabet 4 Bintang Untuk Uji Tabrak Di Jepang, Ini Yang Membuatnya Kurang Lengkap

Suzuki Fronx berhasil membuktikan keamanan dan ketangguhannya dengan mendapatkan peringkat 4 bintang pada uji tabrak Japan NCAP (JNCAP)
Berita
Minggu, 25 Mei 2025 08:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Suzuki Fronx. (Foto: Awi Ananta)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Suzuki Fronx berhasil membuktikan keamanan dan ketangguhannya dengan mendapatkan peringkat 4 bintang pada uji tabrak Japan NCAP (JNCAP) yang dilakukan pada 2024 silam.

Mengutip dari Rushlane.com, hasil pengetesan ini dirilis pada bulan Mei ini oleh NASVA (National Agency for Automotive Safety and Victim’s Aid) di Jepang. Di mana badan ini memberikan konfirmasi kinerja keselamatan crossover kompak tersebut dalam kinerja yang cukup baik dengan mengantongi skor keselamatan JNCAP sebesar 84%.

Dengan pencapaian skor sebesar 84% itu, maka Fronx berhasil mendapat peringkat keselamatam 4 bintang berdasarkan protokol uji 2024 yang sudah diperbarui.

Fronx mendapatkan skor sempurna 100% pada kategori Advanced Automatic Emergency Call System (AECS) dengan point penuh 8/8. Kemudian ia mendapatkan skor 92 % untuk Keselamatan Preventif (Peringkat A) dan Keselamatan Tabrakan (Peringkat B) sebesar 76%.

BACA JUGA
Suzuki Fronx JNCAP (Foto : Rushlane)

Seperti telah disebutkan di atas, pada uji tabrak Fronx ini, JNCAP menggunakan protokol terbaru tahun 2024 yang mencakup penilaian untuk menghindari tabrakan di persimpangan, dampak frontal offset baru dan pengujian keselamatan pejalan kaki yang telah ditingkatkan. Dan Fronx membuktikan telah beradaptasi dengan baik dengan penilaian baru ini, terutama pada benturan samping dan perlindungan kaki pejalan kaki.

Tapi Fronx tetap saja mengantongi beberapa kekurangan, di mana ia masih harus mengakui keunggulan pesaing lainnya dalam fungsi setelan otomatis lampu depan dan tidak adanya deteksi pejalan kaki di malam hari.

Walau tak berhasil mencapai peringakat lima bintang, namun disebutkan secara performa Fronx cukup menggembirakan sehingga menempatkannya di antara crossover kompak berperforma terbaik yang diuji oleh JNCAP hingga tahun ini.

Sistem keselamatan preventif dan kinerja struktural telah teruji cukup baik untuk pasar Jepang yang punya standar keselamatan yang ketat.

Suzuki Fronx JNCAP (Foto : Rushlane)

Suzuki Fronx untuk pasar Jepang menggunakan tipe mesin yang sama dengan versi GX dan SGX Indonesia yakni K15C Dualjet dan disertai dengan teknologi mild hybrid.

Sedangkan versi mesin K15B yang digunakan GL sebagai entry level tidak dijual untuk pasar Negeri Sakura. Selain itu, versi Jepang ditawarkan juga dalam opsi AWD atau disebutkan oleh Suzuki sebagai AllGrip. (SS)


Tags Terkait :
Suzuki Fronx Test JNCAP
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Deretan Promo Spesial dari Mitsubishi, Toyota, Suzuki, Honda, dan BAIC di GIIAS Makassar 2025

Berbagai merek otomotif menghadirkan promo spesial di ajang GIIAS Makassar 2025. Mitsubishi, Toyota, Suzuki, Honda, dan BAIC menawarkan beragam program penjualan menarik dengan bonus eksklusif.

2 minggu yang lalu


Berita
Beberapa Fitur Suzuki Fronx Yang Tidak Dimiliki Kompetitor

Fronx menjadi produk terbaru Suzuki di Indonesia. Ia bersaing ketat di kelas SUV dengan para rivalnya.

3 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Fronx SGX Tipe Tertinggi Justru Paling Laris, Ini Alasannya

Varian SGX jadi yang paling aman dan nyaman berkat fitur ADAS.

4 bulan yang lalu


Berita
Ini Alasan Suzuki Fronx Tidak Mencantumkan Emblem GL, GX dan SGX Di Bodi Mobil

Visual lebih penting daripada sebuah emblem menurut Suzuki.

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Baterai Solid-State Jangan Terburu-Buru Digunakan, Harus Ada Penelitian Lebih Lanjut

Baterai solid-state belum siap dipasarkan dalam dua tahun, kata akademisi China Ouyang Minggao. Perlu penelitian lebih lanjut meski Tiongkok kuasai 44% paten global.

5 jam yang lalu


Berita
Mercedes-Benz VLE, MPV Listrik Penantang Produk Tiongkok

Mercedes-Benz VLE MPV listrik premium hadir dengan tenaga hingga 409 hp, jarak tempuh 700 km WLTP, dan kabin mewah ala S-Class. Penantang produk Tiongkok.

6 jam yang lalu


Tips
Bersiap Kehadiran BYD Atto 1 Opsi Dengan Jarak Tempuh 505 Km Dan Sensor LiDAR

BYD Atto 1 jarak tempuh 505 km LiDAR terlihat pada prototipe uji coba di China, lengkap sistem DiPilot 300 untuk saingi Geely EX2.

8 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Generasi Baru Bakal Berpenggerak Roda Belakang

Dokumen MIIT ungkap BYD Atto 3 generasi baru RWD dengan motor belakang 200-240 kW, desain revisi lebih besar, baterai LFP, serta kecepatan maksimal 190 km/jam.

9 jam yang lalu


Tips
Wuling Darion Berhasil Pikat Pasar Nasional, Terjual 4.000 Unit Dalam 4 Bulan

Penjualan Wuling Darion tembus 4.000 unit dalam 4 bulan sejak peluncuran November 2025. Varian EV dominasi 80% peminat, ungguli BYD M6.

9 jam yang lalu