Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Presiden AS Diminta Boikot EV China, Ini Alasannya

Mobil listrik asal China dapat menggangu produsen otomotif asal Amerika Serikat.
Berita
Minggu, 14 April 2024 13:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ketua Komite Perbankan Senat Amerika Serikat (AS) pada Kamis (11/4) mendesak Presiden Joe Biden untuk memblokir secara permanen kendaraan buatan China untuk beredar di pasar mobil AS.

Seperti dilansir Automotive News, hal itu menandai seruan terkuat yang pernah ada untuk mengambil tindakan terhadap produsen mobil China oleh anggota parlemen AS.

"Saya memohon kepada Anda untuk mengambil tindakan yang berani dan agresif dan secara permanen melarang kendaraan listrik (EV) yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan China atau anak perusahaan apa pun yang mereka dirikan untuk menyembunyikan asal-usulnya," tulis Senator Sherrod Brown, kepada Biden yang menyerukan agar tindakan tersebut dilakukan dengan cepat.

“EV China adalah ancaman eksistensial bagi industri otomotif Amerika." tambahnya.

BACA JUGA
Mobil listrik asal AS 

Namun demikian, Gedung Putih tidak segera memberikan komentar mengenai surat dari Brown, yang mencalonkan diri kembali tahun ini.

Pada Maret lalu, Biden mengatakan bahwa kebijakan China dapat membanjiri pasar Amerika dengan kendaraannya, yang menimbulkan risiko bagi keamanan Nasional, dan bahwa ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi selama masa jabatannya.

Kekhawatiran juga telah dikemukakan oleh anggota parlemen dan pendukung bahwa produsen mobil China dapat merakit kendaraan berbiaya rendah di Meksiko untuk memungkinkan mereka memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit pajak kendaraan listrik AS.

Pejabat industri otomotif mengatakan Februari lalu bahwa Biden sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif pada kendaraan listrik China, dan surat tersebut merupakan yang terbaru dari tekanan yang meningkat pada Gedung Putih untuk mengambil langkah lebih lanjut dalam mencegah impor kendaraan China. (AB)


Tags Terkait :
BYD Mobil Listrik China Amerika Serikat
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kisaran Harga Chery Q di Thailand Hanya Rp 215 Jutaan

Chery Q sudah resmi meluncur di Thailand. Segini harganya.

1 hari yang lalu


Berita
DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Book, Cukup Rp5.000 Bisa Dapat Bonus Hingga Rp60 Juta

DFSK E5 Plus pre book Rp5.000 bonus Rp60 juta dibuka secara resmi oleh PT Sokonindo Automobile. Program registrasi SUV PHEV ini berlaku hingga 28 Juli 2026 dengan paket N.I.C.E senilai Rp60 juta.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Honda Belum Menyerah Dengan EV, Gandeng QuantumScape Untuk Solid-State Battery

Honda telah membatalkan sejumlah proyek kendaraan listrik murni beberapa waktu lalu. Namun pabrikan berlogo ‘H’ tegak ini tak sepenuhnya mundur dari persaingan EV dunia.

1 hari yang lalu

Berita
Pusat Riset BYD Berbenah, Antisipasi Penjualan Melemah

Guna mengatasi perlambatan penjualan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir, BYD merombak struktur pusat riset dan pengembangan kendaraan listrik mereka.

1 hari yang lalu


Berita
Baru Dijual di China, Intip Kehebatan BYD Great Tang SUV Listrik Canggih

BYD secara resmi menambah line up SUV listrik mereka. Yang terbaru untuk pasar Tiongkok ada BYD Great Tang.

1 hari yang lalu


Berita
Alasan Leapmotor B10 Gunakan Ukuran Ban Belang

Leapmotor B10 ukuran ban staggered dengan ban depan 225/50/R18 dan belakang 235/50/R18 menggunakan pelek 18 inci berbeda lebar serta offset untuk menyeimbangkan performa RWD dan kestabilan berkendara.

1 hari yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

1 hari yang lalu


Berita
China Rilis Standar Keselamatan Baru Untuk EV, Antisipasi Cegah Kebakaran

China menerapkan dua standar baru pada 1 Juli 2026. Mekanisme pemutus daya fisik wajib dengan sistem “satu sentuhan”.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

7 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

9 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

13 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

14 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

17 jam yang lalu