Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Listrik Baterai ‘Garam” Pertama Di Dunia Masuk Tahap Produksi

Dihasilkan oleh perusahaan yang berdiri tahun 2002
Berita
Kamis, 11 Januari 2024 13:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER – Dalam beberapa waktu belakangan nama mobil listrik yang baterainya mengandung garam acap dibicarakan maka pada awal Januari ini sebuah mobil listrik dengan baterai sodium-ion masuk jalur produksi.

Tepatnya pada tanggal 28 Desember 2023, ada inagurasi resmi pabrik mobil listrik milik JMEV di Nanchang, Provinsi Jiangxi. Disini akan segera jadi basis produksi mobil listrik pertama di dunia yang memakai baterai sodium-ion buatan Farasis Energy. Sebagaimana di lansir dari PR Newswire (10/1).

JMEV EV3 (Youth Edition) sendiri akan menjadi standar baru pada segmen EV kelas A00 pertama di dunia. Menawarkan jarak tempuh 251 kilometer, diklaim juga model ini memenuhi kebutuhan pengemudi muda yang dinamis, meliputi berkendara harian dan menempuh perjalanan di perkotaan.

Farasis Energy

Baterai sodium-ion buatan Farasis Energy, yang dirintis oleh Yu Wang, bergelar doktor di bidang Mechanical Engineering, memiliki keunggulan berkat kombinasi oksida berlapis dan karbon keras, serta menunjukkan performa impresif pada segmen baterai EV.

BACA JUGA

Berikut sejumlah detail spesifikasinya;

Farasis Energy siap membuat lompatan besar berikutnya dalam teknologi baterai, serta segera meluncurkan baterai sodium-ion generasi kedua pada 2024. Produk yang akan datang ini kelak memiliki densitas energi hingga 160-180Wh/kg, bahkan dapat ditingkatkan hingga 180-200Wh/kg pada 2026 agar mampu memenuhi kebutuhan berbagai skenario penggunaan lain.

Guna memperluas tingkat penggunaan produk baterai sodium-ion, Farasis Energy menjalin kemitraan pada berbagai segmen, termasuk kendaraan listrik mikro kelas A00, kendaraan roda dua bertenaga listrik, layanan penukaran baterai (battery-swapping), dan ESS. Farasis Energy pun meraih respons positif dari berbagai klien yang telah memperoleh dan menguji prototipe baterai buatannya.

Setelah baterai sodium-ion mulai diproduksi massal, Farasis Energy secara strategis siap mendiversifikasikan portofolio produk demi memenuhi beragam kebutuhan pasar. Lewat langkah ini, Farasis Energy akan mempertahankan kesuksesan dalam meraih basis pelanggan baik di pasar dalam dan luar negeri.

Farasi sendiri mengawali eksistensi mereka di jagad mobil listrik berawal saat didirikan tahun 2002 dengan konseterasi permulaan membuat baterai lithium-ion dari produk turunannya.  (EW)


Tags Terkait :
Mobillistrik Ev Betarigaram Sodium
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Xpeng Dan Leapmotor Sedang ‘Bakar Duit’ Untuk Riset Teknologi Terbaru

Demi membuat teknologi makin canggih dengan harga lebih murah.

9 bulan yang lalu


Berita
Semester Pertama 2025 Ada 9,1 Juta Unit Kendaraan EV Laris Di Seluruh Dunia

Insentif pajak dan reduksi biaya pemeliharaan serta operasional jadi pemicunya.

10 bulan yang lalu


Berita
Ini Lima Besar Mobil EV Pendatang Baru Terlaris Di Tiongkok, XPeng Salah Satunya

Setelah Xpeng, ada yang akan masuk ke pasar Indonesia lagi?

11 bulan yang lalu


Berita
Melihat Daftar 20 Mobil Listrik Terlaris di China Saat Ini

Penjualan mobil listrik begitu meningkat di China. Berikut daftar terlarisnya.

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Renault dan Geely Bikin Mesin Yang Bisa Pakai 100 Persen Etanol

Nantinya akan dipasangkan dengan motor listrik sebagai paket EREV.

2 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 Hadir di Australia, Harga Mulai Rp 280 Jutaan

Geely resmi menghadirkan hatchback listrik mungil EX2 di pasar Australia dengan harga mulai 26.490 dolar Australia atau sekitar Rp280 jutaan.

4 jam yang lalu


Berita
BYD Klarifikasi Soal Motor Listrik Yang Copot Dari Tang

BYD akhirnya memberikan penjelasan terkait insiden lepasnya motor listrik belakang pada sebuah SUV Tang yang viral di media sosial setelah menerjang banjir di Kota Shenyang, China.

6 jam yang lalu


Berita
Hybrid Electric Vehicle Pertama Mitsubishi Dipastikan Meluncur Minggu Ini, Berikut Bocorannya

Dalam minggu ini Mitsubishi bakal hadirkan SUV HEV perdana di Indonesia.

18 jam yang lalu


Berita
Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru Terungkap, Dimensinya Lebih Besar

BYD Seagull atau yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama BYD Atto 1 terbaru terpantau hadir dalam katalog pemerintah China.

21 jam yang lalu