Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Terus Perang Harga, Tesla Malah Tak Laku?

Langkah pemangkasan harga Tesla yang berlanjut tidak membuat banyak permintaan.
Berita
Senin, 20 Maret 2023 13:30 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Tesla terus menawarkan berbagai kemudahan konsumen untuk memiliki mobil listriknya. Salah satunya memangkas harga. Namun sialnya Tesla malah tak laku di pasaran.

Berbeda seperti pemotongan harga terakhir kali yang mendapatkan respon baik, kini keputusan tersebut ternyata tidak tepat. Padahal strategi tersebut guna membantu Tesla menopang permintaan.

"Tidak seperti pemotongan harga sebelumnya yang memicu permintaan, kali ini tidak berdampak besar pada penjualan," kata analis mobil dari Morgan Stanley, Adam Jonas, dikutip dari laman Business Insider.

Bahkan Adam mengatakan saat dikonfirmasi bahwa konsumen nampaknya akan menunggu potongan harga yang lebih dari saat ini. Sebab, saat ini sedang terjadi persaingan harga di pasar China.

BACA JUGA

Pemotongan harga terus-menerus membuat masalah baru untuk Tesla, di mana tak sedikit pembeli mobil dengan harga yang sudah didiskon merasa geram. Pasalnya mobil yang dibeli dengan harga tinggi kini diobral lebih murah hanya hitungan bulan.

Morgan Stanley memperkirakan, pasar mobil China menyumbang 30-40 persen profitabilitas Tesla. Sementara itu untuk pesaing terdekatnya ada BYD yang juga memangkas harga.

"Pasar akan fokus pada, apakah perang harga tanpa henti di pasar mobil China dapat berhenti setidaknya pada bulan April? Dengan lebih banyak peluncuran kendaraan baru dan lebih sedikit risiko persediaan model lama," tutup para analis.


 


Tags Terkait :
Tesla China BYD Mobil Listrik Harga Tesla Diskon Harga Mobil
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Terus Perang Harga, Tesla Malah Tak Laku?

Langkah pemangkasan harga Tesla yang berlanjut tidak membuat banyak permintaan.

3 tahun yang lalu


Berita
BYD Kemukakan Teknologi Charging Supercepat Terbaru

BYD perkenalkan teknologi charging supercepat terbaru bernama MegaWatt Charger. Inovasi ini diklaim mampu mengisi daya untuk jarak tempuh 400 km dalam 5 menit.

6 bulan yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Terbaru Telah Dipesan 30.000 Unit Hanya Dalam Waktu Satu Minggu

BYD Atto 3 terbaru dipesan 30000 unit satu minggu setelah peluncuran di China. SUV listrik ini dilengkapi baterai Blade 2.0 dengan jarak tempuh hingga 630 km.

2 hari yang lalu


Terkini

Berita
Aurus Senat Pesaing Maybach, Sedan Rusia Tunggangan Vladimir Putin

Bisa dilengkapi proteksi untuk hadapi lontaran roket maupun granat.

10 jam yang lalu


Berita
Tiga BMW M Diluncurkan Serentak, Model Station Wagon Dibanderol Rp 2 Miliaran

BMW meluncurkan tiga model terbaru dari divisi performance M. Tiga model serentak diluncurkan yang terdiri dua coupe yakni M2 dan M2 CS, serta M3 Touring yang berwujud station wagon.

11 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Sudah Tiba di Indonesia, Simak Spesifikasinya Sebelum Dijual

BAIC T1 merupakan model terbaru yang segera dijual BAIC Indonesia. Lihat spesifikasinya.

15 jam yang lalu


Berita
Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta Masih Sampai Agustus

Tidak perlu membayar denda bunga keterlambatan.

16 jam yang lalu


Berita
SPY SHOT: Honda Avancier di Thailand, SUV Flagship Rival Palisade

Bukan rahasia lagi jika Honda tengah menghadapi tekanan besar di pasar Asia akibat persaingan ketat dari pabrikan asal Tiongkok.

19 jam yang lalu