Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Samakan Standar Baterai EV, Indonesia Tekan Kontrak Kerjasama dengan Beberapa Negara Asean

Kerjasama dilakukan agar standarisasi keselamatan sama di Asean.
Berita
Rabu, 10 Mei 2023 13:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Indonesia melalui lembaga National Center for Sustainable Transportation Technology (NCSTT) meneken kontrak kerja sama dalam bidang pengembangan teknologi baterai kendaraan listrik dengan beberapa negara Asean. 

Diselenggarakan di Kawasan Nusa Dua Bali, beberapa negara yang dimaksud yaitu yakni Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina. Dengan terjalin kerjasama ini diharapkan bisa menjadi acuan standar yang sama di kawasan Asean. 

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur NCSTT, Leonardo Gunawan. Menurutnya dengan dengan begitu baterai yang digunakan bisa dipakai untuk kendaraan yang serupa. 

"Sehingga tiap industri otomotif EV tidak membuat baterai versi sendiri-sendiri, nah ini kalau bisa diseragamkan akan lebih terintegrasi,” jelas Leonardo, dikutip dari laman Antara. 

BACA JUGA

Terkait dengan diseragamkan, Leonard menambah bisa terjadi dalam banyak hal termasuk dalam sisi keselamatan hingga standarisasi. 

Tak hanya itu saja, nota kesepakatan dilakukan juga untuk melakukan riset bersama terkait teknologi baterai EV di Indonesia, serta kerjasama tersebut melalui peneliti lain di kawasan Asean guna mendukung industri baterai yang ada di negara masing-masing. 

Adapun keenam asosiasi tersebut adalah Singapore Batter Consortium (SBC), Thailand Energy Storage Technology Association (TESTA), NanoMalaysia Berhad, dan Electric Vehicle Association of the Philippines (EVAP), serta dua lembaga nasional NCSTT dan National Battery Research Institute (NBRI).

“Mestinya memang global mengarah pada standar baterai EV yang seragam, industri pasti butuh standarisasi sehingga konsumen akan tenang membeli produknya karena ada jaminan bahwa komponen yang dibutuhkan pasti bisa didukung oleh supplier lain,”tambahnya.

Disisi lain, Manajer Kemitraan NCSTT, Bentang Arief Budiman mengatakan, kolaborasi berbagai negara ASEAN ini juga bertujuan untuk lebih mematangkan teknologi baterai EV.

"Bicara baterai EV itu teknologinya belum selesai dikarenakan densitas energi yang masih rendah, dan saat ini kita sedang berlomba bagaimana agar densitas energinya tinggi, minimal setara dengan mesin pembakaran internal dan kalau bisa pengisian dayanya juga cepat tidak berjam-jam,” ucapnya. 


Tags Terkait :
Baterai EV Kendaraan Listrik Mobil Listrik Indonesia Asean Thailand Malaysia Filipina
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Baterai Canggih CATL Siapkan Produksi Massal Sodium-Ion Tahun Ini

CATL menargetkan produksi massal baterai sodium-ion 2026 setelah menyelesaikan tantangan manufaktur. Baterai ini menjadi alternatif lebih murah untuk EV.

1 hari yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Garam Sudah Mulai Diproduksi Namun Masih Belum Bisa Geser Baterai LFP

Produksi baterai garam natrium dimulai oleh Pret dan CATL untuk penyimpanan energi serta kendaraan khusus, tapi belum gantikan LFP karena kepadatan energi lebih rendah.

2 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Baterai Berbahan Baku Garam Siap Saingi Ion Lithium 2 Tahun Lagi

Biaya produksi baterai ion natrium dalam mencapai kesetaraan biaya dengan baterai ion lithium dalam dua tahun ke depan.

1 bulan yang lalu


Berita
China Siapkan Bahan Baterai Dari Plastik, Siap Gantikan Kobalt dan Lithium

China kembangkan baterai EV polimer gantikan kobalt lithium. Tahan suhu -70°C hingga 80°C, aman saat ditusuk, fleksibel, dan berkelanjutan dengan 250Wh/kg.

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
GWM Tank 300 Dapat Penyegaran, Perbaikan Serius Kinerja Off-road

Spesifikasi GWM Tank 300 baru mencakup wheelbase 3.010 mm, dimensi lebih besar, serta perbaikan sudut off-road. SUV ini akan memulai pre-sales di China pada 6 Juli mendatang.

1 jam yang lalu


Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

11 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

12 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

15 jam yang lalu


Berita
Harga Baterai 50% Dari Harga Mobil, VinFast Bersaing Dengan Garansi 10 Tahun

VinFast bersaing di pasar mobil listrik Indonesia dengan menawarkan garansi yang panjang. Mobil terbaru mereka diklaim memiliki harga baterai ratusan juta.

16 jam yang lalu