Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Sebab Cairan Rem Harus Diganti Berkala

Cairan rem harus dikuras dan diganti setiap 20.000 kilometer
Berita
Kamis, 14 Desember 2023 08:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Sistem pengereman wajib masuk dalam daftar rangkaian pemeriksaan rutin dari sebuah mobil. Salah satu komponen dalam rangkaian kinerja pengereman adalah cairan rem, di mana bagian ini harus dipastikan dalam kondisi terbaik.

Cairan rem merupakan salah satu faktor vital dalam suatu rangkaian proses kerja sistem pengereman.

“Secara singkat, fungsi utama dari cairan rem sebagai fluida pada sistem hidrolik untuk mentransfer tekanan dari pedal atau tuas rem menuju piston di kaliper,” ungkap Dhany Ekasaputra, Manager Promosi PT Autochem Industry saat ditemui beberapa waktu silam.

Pria berkacamata minus ini membeberkan bahwa bahan-bahan yang terkandung dalam cairan rem punya sifat menyerap air. Sehingga cairan rem perlu diganti secara berkala.

BACA JUGA

Perlu diketahui mengapa kandungan air perlu dihindari pada cairan rem. Sebagai gambaran, titik didih cairan rem dalam kondisi baru bisa mencapai suhu 265 derajat Celcius. Namun saat terkontaminasi air sebanyak tiga persen di dalamnya, akan turun menjadi 155 derajat Celcius.

Dengan titik didih yang lebih rendah cairan rem tersebut sebagian akan berganti wujud menjadi gas sehingga tidak bisa dimampatkan dalam sistem pengereman. Dalam kondisi ini akan terjadi rem blong.

Menurut Dhany, kandungan air bisa hadir akibat kebiasaan yang salah dari pemilik kendaraan, saat hendak memeriksa volume cairan rem di tabung reservoir. Karena jika penutup karet tabung reservoir dibuka sebenarnya akan menyebabkan kandungan air (kelembaban) di udara yang mencapai hingga 85 persen akan diserap oleh cairan rem.

Untuk iklim di Indonesia, kontaminasi air tiga persen itu bisa tercapai dalam waktu satu tahun atau 20.000 kilometer. Di titik inilah sebaiknya pemilik kendaraan perlu mengganti cairan rem secara berkala.

Dhany menambahkan bahwa cairan rem sebaiknya tidak digunakan kembali ketika segelnya telah dibuka. Besar kemungkinan cairan tersebut telah  ‘terkontaminasi’ udara. Maka cairan rem yang sudah dibuka segelnya harus segera digunakan sepenuhnya dan tidak bisa disimpan. (SS)


Tags Terkait :
Cairan Rem Minyak Rem Perawatan Rutin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Inilah Penyebab Yang Sebenarnya Dari Rem Blong

Tidak peduli perawatan sistem pengereman bak menunggu waktu ‘apes’

1 tahun yang lalu


Truk
Inilah Kisah Klasik Penyebab Rem Blong Kendaraan Besar

Masih terlalu banyak yang tidak peduli perawatan sistem rem dan bobot muatan

1 tahun yang lalu


Berita
Ini Sebab Cairan Rem Harus Diganti Berkala

Cairan rem harus dikuras dan diganti setiap 20.000 kilometer

1 tahun yang lalu


Truk
Minyak Rem: Sederhana Tapi Mematikan Kalau Terabaikan

Itupun bukan asal tuang, perlu ada masa perawatan berkala

2 tahun yang lalu


Tips
Jangan Salah, Ini 5 Cara Merawat Mobil Listrik

Merawat mobil listrik sangat penting dilakukan agar kendaraan tetap sehat.

3 tahun yang lalu


Berita
6 Langkah Yang Perlu Dilakukan Agar Mobil Kembali Prima Pasca Liburan

Mobil yang habis digunakan berlibur dan menempuh jarak ratusan bahkan ribuan kilo meter tentu perlu mendapatkan perawatan. Apa saja yang perlu diperhatikan?

4 tahun yang lalu


Tips
6 Tips Perawatan Harian Mobil Anda

Tips ini sebaiknya Anda lakukan sebelum memulai aktivitas.

5 tahun yang lalu


Tips
Mobil Baru Tempuh 1.000 KM, Kenapa Harus Servis ke Bengkel Resmi?

Mungkin Anda bertanya-tanya 'pentingkah servis berkala 1.000 km?' Ini jawabannya.

7 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Celica Akan Hidup Kembali Sebagai Mobil Mid Engine

Toyota Celica mid engine baru 2026 kabarnya pakai mesin 2.0L turbo 4-silinder ramah emisi, potensi layout mid-engine beda dari Supra dan GR86.

7 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Jadwal One Way di Tol Trans Jawa Saat Arus Balik

Jadwal one way Tol Trans Jawa arus balik Lebaran diterapkan bertahap dari KM 263 Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek. Antisipasi kemacetan menuju Jabodetabek.

9 jam yang lalu


Berita
VinFast Gratiskan Langganan Baterai Selama Dua Tahun

VinFast gratiskan langganan baterai 2 tahun untuk pembelian kendaraan listrik sebelum 31 Mei 2026. Program tambahan pengisian daya gratis hingga 2029, batas 2.000 km/bulan.

10 jam yang lalu


Berita
Ban Buatan Tiongkok Paling Top Di Jalan Basah, Ini Buktinya

Tes ban Linglong Sport Master jalan basah Jerman oleh Auto Bild catat jarak pengereman terpendek 2,5 m, ungguli Michelin Pilot Sport 5 meski kalah di trek kering.

11 jam yang lalu


Berita
Belum Lama Diperkenalkan Di China, Desain BYD Atto 3 Facelift Sudah Terdaftar Di Indonesia

Desain BYD Atto 3 facelift Indonesia terdaftar di DJKI dengan nomor A00202500796. Model China Yuan Plus hadir bumper baru, ADAS God's Eye C, dan jarak 510 km CLTC.

12 jam yang lalu