Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Yakin Mesin Diesel Lebih Menguntungkan Dibandingkan Mesin Hybrid? Cek Faktanya

Toyota Kijang Innova Zenix resmi melakukan debut dunianya di Indonesia.
Berita
Selasa, 22 November 2022 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Kijang Innova Zenix resmi melakukan debut dunianya di Indonesia. Tetapi, tentu tidak dapat dipungkiri, bahwa masih  banyak perdebatan mengapa mesin diesel di model Kijang Innova dihentikan dan justru diganti dengan mesin hybrid.

Mesin diesel sendiri memang memiliki tempat tersendiri baik di hati konsumen maupun para penggemar mesin peminum solar. Mesin diesel dinilai memiliki konsumsi BBM yang irit, figur torsi melimpah, serta lebih durable ketimbang mesin bensin.

Namun, tentu bukan tanpa alasan pihak Toyota Indonesia merubah penggerak mesin berkode 2GD-FTV pada Kijang Innova menjadi mesin hybrid berkode M20A-FXS yang diklaim lebih canggih. Kami pun menyimpulkan beberapa keuntungan mesin hybrid dibandingkan mesin diesel Toyota.

Mesin diesel lebih irit?

Mesin peminum solar mungkin terkenal dengan keiritan konsumsi BBM-nya. Tetapi, coba kita bandingkan.

Kami sudah melakukan pengetesan jangka panjang Toyota Kijang Innova keluaran tahun 2020 dengan mesin diesel 2GD-FTV dengan kapasitas 2.400 cc. Konsumsi BBM terbaiknya berada di angka 18,5 km/l.

Sedangkan, Toyota Kijang Innova Zenix diklaim oleh sang pabrikan konsumsi BBM-nya mencapai 20 km/l.

Memang terlihat bukan angka yang apple to apple. Tetapi, kami sudah melakukan pengetesan konsumsi BBM pada beberapa model hybrid Toyota, seperti Corolla Cross Hybrid, Corolla Altis Hybrid, dan Prius dan ketiga model ini mencatatkan angka konsumsi BBM terbaiknya melampaui 23 km/l.

Bahan bakar mesin hybrid lebih murah dibandingkan mesin diesel

Harga BBM memang kini menjadi isu utama pengguna mobil. Dan jika Anda bandingkan keduanya? Tentu harga BBM jenis bensin lebih murah ketimbang solar non subsidi.

Saat artikel ini disusun, bahan bakar varian teratas, seperti Shell V-Power Nitro+ memiliki harga jual Rp 14.560 per liter dan BBM solar non subsidi seperti Pertamina Dex dipasarkan dengan harga Rp 18.550 per liter dan Dexlite Rp 18.000.

Tentu di sini sudah jelas perbandingan uang yang Anda keluarkan ketika Anda mengisi bahan bakar.

Emisi yang lebih baik

Menurut PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Kijang Innova Zenix dengan mesin berkode M20A-FXS memiliki emisi yang jauh lebih baik ketimbang mesin diesel 2GD-FTV.

Berdasarkan klaim, Kijang Innova Zenix dengan mesin hybrid memiliki kadar emisi 108 mg/Km. sedangkan untuk mesin diesel memiliki kadar emisi 150 mg/Km.

Mesin hybrid lebih halus

Well, mesin diesel modern memang dikategorikan sebagai jantung pacu yang getarannya jauh lebih halus dibandingkan mesin diesel konvensional.

Tetapi, sehalus-halusnya mesin diesel, tetap saja tidak akan lebih hening dibandingkan mesin hybrid. Apalagi, Kijang Innova Zenix dibekali dengan mode berkendara EV yang memungkinkan mobil berjalan hanya menggunakan motor listrik saja.

Torsi mesin diesel berlimpah?

Untuk mengetahui hal ini, kami pun langsung bertanya kepada Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi.

“Di atas kertas, memang untuk torsi mungkin mesin hybrid kalah dibandingkan mesin diesel. Tetapi, Anda harus mencoba Kijang Innova Zenix. Dengan karakter mesin hybrid serta transmisi CVT 10 Speed Shift, terasa figur torsi lebih merata di setiap putaran mesinnya,” ujar Anton saat momen debut dunia Toyota Kijang Innova Zenix di Jakarta Pusat, Senin (21/11).


Tags Terkait :
Toyota Kijang Innova Zenix Diesel Hybrid
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

1 bulan yang lalu

Berita
Toyota Kijang Innova Diesel Bakal Stop Produksi Tahun Depan

Sejak diluncurkan pada 2016 di India, Toyota Innova Crysta menjadi salah satu pilihan favorit konsumen.

1 bulan yang lalu

Berita
Lampu Sein Bermika Putih, Trend Otomotif Yang Terus Berlanjut Hingga Sekarang

Sinar lampu sein berkelir oranye mampu memberikan kontras visual lebih tinggi, mencegah ambiguitas dengan lampu rem dan terbukti mampu meningkatkan respons pengemudi hingga 28%.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

4 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

6 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Bersikukuh Mengerjakan Girboks Manual Untuk EV

Toyota kembangkan transmisi manual untuk EV meski tren mobil listrik menuju kesederhanaan. Produsen Jepang ini tengah mematenkan konsep girboks manual yang memberikan pengalaman berkendara klasik.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Pamerkan Konsep GR Camry Dengan Tenaga Raksasa

Potensi tenaga maksimal dipasok dari dua mesin. Hal tersebut membuat mobil ini sangat superior.

11 jam yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

12 jam yang lalu