Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Hentikan Produksi di 24 Pabrik Besar Mereka, Apa Masalahnya?

Terjadi kendala yang tak bisa dihindarkan di pabrik Toyota di Jepang. Hal tersebut membuat Toyota harus menghentikan produksi di pabrik mereka.
Berita
Rabu, 25 Mei 2022 14:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Motor Corporation mengumumkan penangguhan atau penghentian sementara produksi di 24 pabriknya di Jepang pada bulan Mei dan Juni lantaran kekurangan suku cadang, utamanya semikonduktor.

Pengujian wilayah yang diberlakukan di Shanghai, China membuat pasokan suku cadang untuk Toyota terhambat, kata Toyota dalam pernyataan resminya, Selasa (24/5) waktu setempat.

Kami di Toyota ingin sekali lagi meminta maaf atas penyesuaian berulang pada rencana produksi kami karena kekurangan suku cadang akibat penyebaran COVID-19, dan karena menyebabkan ketidaknyamanan yang cukup besar bagi pelanggan, pemasok, dan pihak terkait lainnya," kata Toyota.

Toyota mengungkap bahwa rencana produksi global untuk Juni sekitar 850.000 unit (250.000 unit di Jepang dan 600.000 unit di luar negeri).

Karena dampak dari kekurangan semikonduktor, Toyota telah menyesuaikan rencana produksi dengan puluhan ribu unit secara global dari jumlah yang telah diinfomasikan kepada pemasok di awal tahun.

"Kekurangan semikonduktor, penyebaran COVID-19, dan faktor lainnya membuat sulit untuk melihat ke depan, tetapi kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk mengirimkan sebanyak mungkin kendaraan kepada pelanggan kami secepat mungkin," terang Toyota.

Penghentian sementara produksi itu diberlakukan pada 16 lini produksi di 10 pabrik dan 28 lini di 14 pabrik yang semuanya berada di Jepang.


Tags Terkait :
Toyota Pabrik Toyota
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jepang Stop Kirim Mobil Ke Rusia, Ini Alasannya

Tidak hanya model konvensional yang tidak akan dikirim ke negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut, namun mobil hybrid dan listrik juga termasuk.

2 tahun yang lalu

Berita
Ikuti Jejak Toyota, Ini Alasan Mazda Hengkang Dari Rusia

Mazda sepertinya memilih hengkang dari Rusia karena beberapa hal. Simak penjelasannya

3 tahun yang lalu


Berita
Akibat Perang Rusia vs Ukraina, Toyota Tutup Pabrik

Toyota sendiri telah menangguhkan produksi di St Petersburg pada Maret 2022.

3 tahun yang lalu


Berita
Toyota Catatkan Penurunan Produksi Pada Kuartal Pertama Karena Masalah Ini

Masalah chip semikonduktor menjadi salah satu alasan penurunan produksi.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
iCAR V27 Siap Meluncur di GIIAS 2026, Lebih Powerful Ketimbang V23

Setelah kehadiran iCar V23 beberapa waktu lalu. Kini iCar segera merilis SUV anyar lainnya di GIIAS 2026. Berikut detail spesifikasinya.

13 jam yang lalu


Berita
Diterima Pasar Dengan Baik, iCar V23 Sudah Dikirim Ke Konsumen

Sejak diluncurkan pertama kali di IIMS 2026, iCar V23 mendapat sambutan hangat dari konsumen di Indonesia. Kini para konsumen telah mendapatkan unitnya.

14 jam yang lalu


Berita
Honda – Nissan Jalin Kerjasama Bikin ‘Otak’ Untuk Produk Masa Depan

Kerjasama Honda Nissan ECU generasi baru 2029 akan menghasilkan teknologi otak mobil yang dipakai Honda, Nissan, dan Mitsubishi pada model EV produksi massal 2029-2030.

15 jam yang lalu


Bus
Organda : Dukung B50 Tapi Minta Pasokannya Terjamin

Kelangkaan solar akhir-akhir ini semakin meresahkan para operator.

17 jam yang lalu


Berita
Penawaran Harga Spesial MGS5 EV Diperpanjang

Untuk merespon lonjakan peminat yang terus mengalir.

18 jam yang lalu