Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Presiden Akan Umumkan Kebijakan Baru Mengenai Kendaraan Listrik

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan akan ada kebijakan baru lagi terkait percepatan kendaraan listrik. Kebijakan ini disebut akan diumumkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo
Berita
Jumat, 9 Desember 2022 08:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pemerintah terus mengembangkan program KBLBB (Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai) di tanah air dan telah mencanangkan penggunaan kendaraan listrik sebagai alat transportasi nasional di tengah-tengah masyarakat. 

Sosialisasi pun terus digalakkan kepada semua lapisan masyarakat, instansi terkait, dan kepada pelaku industri otomotif. Yang terbaru, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan akan ada kebijakan baru lagi terkait percepatan kendaraan listrik. Kebijakan ini disebut akan diumumkan sendiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya bisa sampaikan di sini, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan ada policy baru dari pemerintah yang jujur saja baru dirapatkan kemarin dipimpin bapak presiden, mungkin belum bisa saya buka tapi itu juga salah satu cara pemerintah RI untuk mendorong lebih cepatnya pertumbuhan industri kendaraan listrik baik itu mobil atau roda dua," kata Agus saat Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR RI yang disiarkan YouTube Komisi VII DPR RI, Rabu (7/12).

Diduga kebijakan tersebut akan mengacu pada subsidi kendaraan listrik. Hal ini sebelumnya, sudah dipaparkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap ada rencana memberikan subsidi pembelian motor listrik sebesar Rp6,5 juta, tapi untuk mobil listrik belum ada subsidinya.

BACA JUGA

Dengan adanya subsidi ini, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri KBLBB dan infrastruktur pendukung seperti industri baterai, charging station serta stasiun penukaran baterai dan membangun industri nasional secara bertahap.

"Indonesia memiliki potensi untuk membuat kendaraan listrik karena teknologi dan komponen yang digunakan lebih sederhana daripada kendaraan konvensional," dikutip dari situs resmi Kementrian ESDM, Kamis (8/12).


Tags Terkait :
Kendaraan Listrik Mobil Listrik Kebijakan
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
ICMS-GIIAS 2026: Di Indonesia Sudah Tercipta Pasar Buat BEV, HEV, Dan PHEV

Regulasi khusus yang mengistimewakan satu jenis kendaraan sudah waktunya ditinjau ulang.

1 hari yang lalu


Berita
VinFast Indonesia dan Danamon Jalin Kemitraan Pembiayaan Dealer

VinFast bekerja sama dengan Danamon untuk pembiayaan dealer demi memperluas jaringan yang telah ada.

2 hari yang lalu


Berita
Bukan Lagi Soal Tenaga Mesin, Teknologi Keselamatan Jadi Tren Baru di GIIAS 2026

Teknologi keselamatan kendaraan menjadi sorotan di GIIAS 2026. Bosch Indonesia memperkenalkan sistem Sense, Think, dan Act yang membantu pengemudi.

3 hari yang lalu


Berita
Pengiriman Perdana DFSK E5 Plus Dimulai September, Konsumen Diajak Tur Pabrik

Pengiriman perdana DFSK E5 Plus September dimulai dengan undangan konsumen pertama ke pabrik DFSK di Cikande untuk melihat proses produksi PHEV.

3 hari yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

4 hari yang lalu

Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

4 hari yang lalu


Berita
Ini Cara VinFast Jawab Kekhawatiran Konsumen EV Dari Kalangan 'Mendang-Mending'

Cara VinFast atasi kekhawatiran konsumen EV mendang-mending terkait biaya cicilan, infrastruktur pengisian, dan nilai jual kembali melalui program layanan serta garansi.

6 hari yang lalu


Berita
Wuling Eksion Versi Modifikasi Jadi Pusat Perhatian di GIIAS 2026

Wuling Eksion baru saja meluncur di pasar otomotif Indonesia. Saat ini versi modifikasinya sudah banyak ditemui di jalan, ini salah satu referensinya.

1 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

1 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

4 jam yang lalu


Berita
Ada Alasan Mengapa Toyota Land Cruiser 70 Jepang Menutupi Lampu Belakangnya

Detail unik ala Jepang yang membuat Land Cruiser 70 Series alami 'kebutaan' di bagian belakang

6 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

15 jam yang lalu