Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Pertamina Patra Niaga Jamin Ketersediaan Solar

Realisasi pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5% dan akan berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan energi, salah satunya Solar subsidi.
Berita
Senin, 21 Maret 2022 14:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), merupakan badan usaha yang diamanatkan untuk memastikan stok dan penyaluran bahan bakar berjalan dengan maksimal. Salah satu bahan bakar tersebut adalah Solar subsidi.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional saat ini yang realisasinya di atas 5% pasti akan berpengaruh terhadap peningkatan kebutuhan energi, salah satunya Solar subsidi.

Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi dilapangan dengan maksimal.

“Stok Solar subsidi secara nasional di level 20 hari dan setiap hari stok ini sekaligus proses penyaluran ke SPBU terus dimonitor secara real time. Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran Solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10%,” jelas Irto.

BACA JUGA

Irto melanjutkan, Pertamina Patra Niaga akan terus memonitor seluruh proses distribusi. Mulai dari Terminal BBM hingga konsumen, untuk memastikan SPBU selalu tersedia untuk bahan bakar bagi masyarakat. Khusus Solar subsidi, kami akan fokus pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang memang penggunannya adalah yang berhak menikmatinya.

“Jadi masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Pembelian bahan bakar kami imbau untuk tetap sesuai dengan kebutuhan dan untuk tetap hemat dalam penggunaannya mengingat saat ini harga minyak sangatlah mahal,” lanjutnya.

Adapun yang dapat menggunakan Solar subsidi adalah sektor transportasi adalah kendaraan bermotor plat hitam untuk pengangkut orang atau barang, kendaraan bermotor plat kuning kecuali mobil pengangkut hasil tambang dan perkebunan dengan roda lebih dari 6, kendaraan layanan umum (ambulance, pemadam kebakaran, pengangkut sampah), kapal angkutan umum berbendera Indonesia, kapal perintis, serta kereta api penumpang umum dan barang. Seperti tertera pada Peraturan Presiden No 191 Tahun 2014.

“Solar subsidi yang sesuai peruntukannya, sehingga pengguna Solar subsidi akan tepat sasaran dan masyarakat akan makin bijak menggunakan bahan bakar sesuai spek mesin kendaraannya. Untuk pelaku industri dan masyarakat mampu, kami imbau agar menggunakan BBM diesel non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex dan Solar subsidi bisa digunakan oleh saudara kita yang lebih berhak dan membutuhkan,” terang Irto seperti diungkapkan dalam siaran persnya.


Tags Terkait :
Pertamina BBM Subsidi Solar
B

Benny Averdi

Penulis

Sejak tahun 2000 mengawali karir sebagai jurnalis di bidang otomotif roda 4. Meski juga menyenangi hal tentang roda 2 da...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Daftar Lokasi SPBU Pertamina “COCO” Di Jabodetabek

Kepemilikan dan operasional ditangani Pertamina sendiri

1 tahun yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Di Jakarta Pekan Ini Masih Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Jakarta belum berubah pekan ini. Pertalite Rp10.000, Solar Rp6.800, dan Pertamax Rp12.300 tetap stabil di seluruh SPBU.

2 bulan yang lalu


Berita
Harga Solar Di SPBU BP Turun Rp1.000

Di SPBU Pertamina Pertamax Turbo naik harga.

3 bulan yang lalu


Berita
Tingginya Minat BBM Non Subsidi Bikin Stok SPBU Swasta Menipis

Disarankan perusahaan penyedia bahan bakar swasta beli produk dari Pertamina untuk atas menipisnya stok

11 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

50 menit yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

2 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

5 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

8 jam yang lalu