Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pabrikan Jepang Mulai Main Listrik, Mobil China Harus Waspada

Merek-merek seperti Toyota, Suzuki, Honda sudah lama dipercaya orang Indonesia sebagai produk yang bagus
Berita
Rabu, 16 November 2022 14:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Berbagai produk mobil listrik asal Cina dan Korea meluncur begitu deras di pasar otomotif Indonesia. Deretan produk tersebut umumnya punya kesamaan, mulai dari desain, teknologi, hingga asal pabrik yang serupa. 

Fenomena ini membuat pabrikan mobil asal Jepang yang tengah menguasai pasar Indonesia tampak mulai menunjukan jati dirinya dalam industri otomotif di era elektrifikasi, yang sebelumya hanya berdiam diri. Salah satunya adalah Toyota.

Terbukti Toyota mulai menunjukan "taringnya dalam kendaraan listrik, dengan memperkenalkan bZ4X yang bakal menjadi lawan tangguh dari mobil listrik asal Korea Selatan yang juga diluncurkan pada tahun 2022 ini, yakni Hyundai Ioniq 5.

Walaupun dibanderol dengan harga yang cukup mahal, Rp 1,190 miliar dan sangat jauh dengan para kompetitornya yang menawarkan kendaraan listrik dengan harga semenarik mungkin. Tetapi tidak kemungkinan Toyota akan menghadirkan mobil listrik murah untuk meraih pasar Indonesia.

BACA JUGA

"Kita akan lihat dahulu, kira-kira trennya akan bergeser ke mana, kemudian demand-nya seperti apa," ujar Marketing Director PT PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi di Jakarta Selatan, Kamis (10/11).

Secara global, Toyota berkomitmen menghadirkan 30 model baru berteknologi BEV (Battery Electric Vehicle) dengan target penjualan 3,5 juta unit di tahun 2030.

Sementara itu pabrikan Jepang lainya Honda, akan membawa dua model hybrid pada 2023. Namun, masih sangat merahasiakan mobil yang akan dibawa tahun depan. "Kita tahun depan ada 2 model hybrid. Kita pasti meluncurkan 1 segmen yang memang digemari konsumen, dan kita selalu menyediakan yang dibutuhkan," ujar Business Innovation and Sales & Marketing Director PT HPM, Yusak Billy, di Sentul, Minggu (7/11).

Honda juga memperkenalkan mobil listrik e:N2 Concept di International Export Expo di Shanghai, China. "Honda sedang bertransformasi menjadi merek listrik di China dengan serangkaian produk mobilitas listrik yang unik dan beragam yang hanya dapat ditawarkan oleh Honda," kata CEO Honda Toshihiro Mibe dikutip dari Reuters, Senin (7/11). Honda memasang target di awal 2022 untuk bisa meluncurkan 30 model EV (mobil listrik) secara global dan memproduksi sekitar 2 juta EV per tahun mulai 2030.

Bisa dibilang ancaman kendaraan listrik pabrikan asal China dan Korea Selatan ini cukup serius. Tapi ada beberapa alasan kenapa mobil Jepang akan tetap menjadi pilihan masyaarakat Indonesia. Bagi kebanyakan orang di Tanah Air, merek-merek seperti Toyota, Suzuki, Honda sudah lama dipercaya sebagai produk yang bagus. Pabrikan Jepang sendiri sudah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Kekuatan brand ini yang belum dimiliki pabrikan China dan Korea Selatan seperti Wuling, DFSK,dan Hyundai. 

Pernah ada mobil produk asal China yaitu Chery QQ, pada tahun 2009-2010 penjualannya tidak tembus 1.000 unit di Indonesia. Mobil asal China ini tidak laku di pasar tanah air disebabkan kualitas produk yang buruk.

Alasan lain mobil-mobil Jepang terus berjaya adalah karena jaringan servis mereka yang sangat luas. Selain itu suku cadang mobil-mobil Jepang juga selalu tersedia dan gampang dicari, bahkan di kota kecil sekali pun.

Jadi para pemilik mobil Jepang tak perlu pusing mencari bengkel, karena hampir di setiap kota di Indonesia terdapat bengkel resmi. Selain itu, harga jual kembali  biasanya lebih stabil dibandingkan mobil bikinan pabrikan China, Amerika, Korea Selatan, dan bahkan Eropa.


Tags Terkait :
Toyota Honda Mobi Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
10 Mobil Terlaris di April 2019. Brio Satya Kalahkan Xpander

Beberapa hal pun terungkap termasuk model apa yang terlaris.

7 tahun yang lalu


Berita
Pilihan Mobil Baru Ataupun Bekas Dengan Budget RP 150 Jutaan

Mungkin ini bisa jadi pertimbangan Anda dalam membeli mobil dengan budget Rp 150 jutaan.

7 tahun yang lalu

Berita
Kini Tersedia Varian Non LCGC, Toyota Agya Ikuti Jejak Honda Brio

Toyota Agya generasi terbaru resmi melakukan debut dunianya di Indonesia.

3 tahun yang lalu


Berita
Inilah 20 Mobil Terlaris Januari 2024, Hanya Ada Satu Nama Mobil Listrik

Gaikindo telah merilis 20 mobil dengan penjualan terbaik sejauh ini.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
iCAR V23 Mendapat Penghargaan Dari Desainnya Yang Menarik

iCar V23 mendapatkan penghargaan karena memiliki desain yang menarik dan mencuri perhatian banyak pencinta otomotif.

59 menit yang lalu


Berita
Freelander 8, Hasil Kolaborasi Chery Dengan Jaguar Land Rover Segera Dijual

Freelander 8 segera dirilis ke pasaran setelah wujud produki massal mereka muncul ke publik.

1 jam yang lalu


Berita
Denza N9 SUV Lawan BMW X7 Terpergok Dalam Pengujian, Berikut Bocoran Spesifikasinya

Denza N9 spesifikasi vs BMW X7 terungkap saat prototipe SUV PHEV tiga baris diuji di Australia dengan setir kanan, tenaga gabungan 680 kW, dan akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,7 detik.

2 jam yang lalu


Berita
ESDM: Harga BBM Nonsubsidi Bisa Turun

Pergerakan harganya secara langsung mengikuti tren harga minyak dunia.

6 jam yang lalu


Berita
Beda Dengan di Luar Negeri, Leapmotor B10 Dijual Tanpa LIDAR di Indonesia Karena Alasan Ini

Leapmotor B10 tanpa LIDAR di Indonesia karena infrastruktur belum memadai untuk mengoperasikan teknologi tersebut secara optimal.

7 jam yang lalu