Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mereset Tripmeter, Untuk Irit Dan Disiplin

Hal itu merupakan salah satu cara untuk menakar seirit apakah penggunaan bahan bakar
Berita
Jumat, 28 Januari 2022 11:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mungkin terdengar sepele, namun pada kenyataannya, kebiasaan mereset odometer (tripmeter)  setelah melakukan pengisian bahan bakar menjadi kebiasaan di beberapa wilayah di Malaysia dan juga Singapur.

Nah, lalu mengapa langkah ini menjadi kebiasaan di dua negara tetangga tersebut?

Sonny Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI) sedikit berbagi kisah mengenai kebiasaan yang di Indonesia ini kurang begitu populer.

“Secara langsung tidak ada hubungannya dengan faktor keselamatan. Namun, menurut beberapa kenalan di sana, kebiasaan ini dapat menimbulkan perasaan tenang tersendiri,” terang pria ramah tersebut.

BACA JUGA

Menurutnya hal itu merupakan salah satu cara untuk menakar seirit apakah penggunaan bahan bakar mereka. Hal ini akan terasa terlebih di Singapur yang menerapkan pembatasan penggunaan kendaraan dalam hitungan mingguan.

“Di sana bahan bakar benar-benar ditakar karena mendapatkan subsidi dari pemerintah. Jadi penggunaannya pun harus lebih bijak dan melakukan reset pada tripmeter menjadi sedemikian penting,” tambahnya.

Sonny menambahkan mungkin saat ini kebiasaan tersebut tak lagi kental seperti beberapa tahun silam. Salah satunya adalah kehadiran fitur pengukur sisa jarak tempuh yang jadi bagian menu dari indikator di Multi Information Display (MID). Namun dasar dari tindakan mereset tripmeter salah satunya untuk mematok seberapa efisien bahan bakar yang digunakan.

Berbincang mengenai efisiensi, sebenarnya bisa diseting dari bahan bakar yang digunakan. Pilih bahan bakar yang spesifikasinya sesuai dengan kebutuhan mesin. Semisal mesin dengan kompresi 9-10 : 1 harus sudah menggunakan bahan bakar oktan 92 seperti Shell Super. Apabila kompresi mesinnya lebih tinggi lagi harus disupport juga dengan bahan bakar dengan oktan lebih tinggi seperti Shell V-Power atau Shell V-Power Nitro Plus.

Intinya penggunaan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin akan menghasilkan hasil terbaik dari segi performa dan juga skala ekonomis.


Tags Terkait :
Tripmeter Ekonomikal Shell
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mereset Tripmeter, Untuk Irit Dan Disiplin

Hal itu merupakan salah satu cara untuk menakar seirit apakah penggunaan bahan bakar

4 tahun yang lalu


Pikap
Penasaran Sosok Esemka Bima 1.3? Seperti Ini Detailnya

Dapat kita tengok dari luar tampilannya sederhana. Wujudnya tanpa bonnet seperti Daihatsu Gran Max atau Suzuki New Carry. Ini detailnya.

5 tahun yang lalu


Berita
GALERI: Esemka Bima 1.3 (28 FOTO)

Esemka Bima menjadi salah satu mobil paling fenomenal di Indonesia.

5 tahun yang lalu


Berita
Chevrolet Spark Is Back! Harga Nyaris Rp 200 Juta

Chevrolet meluncurkan tiga model sekaligus dan salah satunya adalah generasi terbaru Spark.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Menyusul Pertamina, Harga di SPBU BP Juga Ada Kenaikan

Pasokan BBM di SPBU swasta masih tersendat.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
Mitsubishi Ecplise Sportback EV Hadir Dengan Racikan Nissan Leaf

Nama Eclipse kembali digunakan, kali ini hadir sebagai sosok sportback EV yang merupakan rebadge dari Nissan Leaf.

4 jam yang lalu


Berita
Pertamax 92 Dan Pertamax Green 95 Alami Kenaikan Harga

Harga Bahan Bakar Minyak alias BBM non solar mengalami penyesuaian.

7 jam yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

18 jam yang lalu


Berita
Ferrari 296 Speciale Gunakan V6, Jadi Ferrari Paling Hardcore Saat Ini

Ferrari 296 Speciale hadir di Indonesia bahkan disebut sebagai yang pertama di Asia Tenggara, dengan warna khusus Violetto Dino yang semakin memperkuat aura eksklusifnya.

18 jam yang lalu