Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Lada, Pabrikan Asal Rusia Mandeg Produksi

Paceklik part elektronik jadi malapetaka
Berita
Jumat, 4 Maret 2022 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Buntut ekspansi Rusia ke Ukraina pabrikan lokal negeri Putin mulai merasakan kendala salah satunya dialami oleh Lada yang bernaung di bawah kepak sayap AvtoVAZ. Sedangkan Autovaz saat ini merupakan pabrikan yang menjadi bagian dari  Renault Group PSA.

Dikutip dari Reuters, pabrikan negeri beruang merah harus menghentikan proses produksi di pabrik Izhevsk dan Togliatti karena krisis komponen.

Kami bergulat dengan krisis pasokan komponen khususnya komponen elektronik," demikian pernyataan perusahaan.

Kelangkaan komponen ini salah satunya terjadi karena gangguan pasokan komponen akibat ketatnya kontrol di wilayah perbatasan.

BACA JUGA

"Gangguan terutama disebabkan oleh kontrol perbatasan yang lebih ketat di negara-negara transit dan kebutuhan yang dipaksakan untuk mengubah sejumlah rute logistik yang sudah ada," bunyi keterangan itu, tanpa menyebut nama negara mana pun yang berkaitan dengan perbatasan Federasi Rusia.


Tags Terkait :
Mubil Rusia Lada
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Lada, Pabrikan Asal Rusia Mandeg Produksi

Paceklik part elektronik jadi malapetaka

3 tahun yang lalu


Van
Pabrikan Rusia Ternyata Sudah Siap Produksi Mobil Listrik

Lada eLargus sedang dikembangkan secara intensif

3 tahun yang lalu


Berita
Pertama Kali Sejak Invasi Berlangsung, Rusia Kembali Hadirkan Mobil Baru

Pabrikan asal Rusia mulai meluncurkan mobil baru sejak pertama kali invasi berlangsung.

3 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Stop Produksi dan Jualan di Rusia

Biang keladinya konflik Rusia-Ukraina dan paceklik chip

3 tahun yang lalu


Berita
Renault Akhirnya Hengkang Dari Rusia

Bagi Renault Rusia merupakan pasar terbesar kedua setelah Prancis

3 tahun yang lalu


Berita
Mobil Merek Rusia Ini Sempat Dikabarkan Bakal Hadir Di Indonesia

Merek mobil asal Rusia, Lada hampir masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu.

3 tahun yang lalu


Berita
Moskow Sediakan Undian Mobil Bagi Yang Sudah Bervaksin

Banyak cara memerangi penyebaran Covid-19, selain melakukan pembatasan jam operasional di beberapa tempat. Ada sejumlah hadiah mobil yang bisa didapatkan asal sudah mendapatkan vaksin.

4 tahun yang lalu

Mobil Listrik
Mobil Listrik Seharga RP 90 Jutaan Ternyata ada di Rusia

Walau buatan Rusia tapi tetap ada 1 komponen yang bergantung impor dari Tiongkok.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BYD ATTO 1, Mobil Listrik Paling Efisien Dan Paling Ramah Di Kantong

Harga BYD Atto 1 Dynamic Rp 199 juta: EV terjangkau dengan efisiensi energi tinggi, biaya operasional murah hingga 70% hemat, serta fitur keselamatan lengkap.

3 jam yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

4 jam yang lalu


Berita
Peraturan Baru, Mobil Di CIna Dengan Sistem ADAS Level 3 Wajib Punya Blackbox

Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) merilis draf terbaru yang memuat standar keselamatan wajib

5 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga MG Terbaru (Februari 2026)

Pada ajang IIMS 2026 lalu, MG meluncurkan mobil listrik terbaru mereka yakni S5 EV.

6 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Perpanjang Tawaran Price Lock Insurance Untuk J5

Price Lock Insurance J5 diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan dan ada kenaikan harga price lock menjadi Rp 10 juta

7 jam yang lalu