Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ferrari Berencana Ingin Buat Baterai Listrik di Italia

Ferrari memiliki target untuk membuat kendaraan listrik pada tahun 2025.
Berita
Kamis, 28 Juli 2022 06:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Semua pabrikan otomotif terus berlomba untuk menghadirkan kendaraan listrik untuk masa mendatang, termasuk Ferrari. Bahkan pabrikan tersebut akan membuat mobil yang lebih menarik. 

Hal tersebut diungkapkan oleh CEO Ferrari Benedetto Vigna, ia menilai pabrikan ini nantinya akan melihat banyak hal untuk membuat kendaraan listrik, baik dari dinamika kendaraan yang akan sangat diperhatikan. 

"Kami dapat mengatur bobot dan saya meyakinkan bahwa memiliki pemahaman yang mendalam tentang dinamika kendaraan," katanya, dikutip dari laman Carscoops. 

Seperti diketahui Vigna sendiri memiliki pengalaman yang luar biasa dimana pernah bekerja di suatu perusahaan teknologi di Eropa, berangkat dari situ ia sangat percaya diri untuk membangun kendaraan tersebut. 

BACA JUGA

"Banyak pertimbangan untuk ke arah EV dikarenakan akses chip yang masih minim. Tapi kami di Ferrari memiliki insinyur yang mampu memberikan sesuatu yang khas," tambahnya. 

Terlepas dari optimismenya, Vigna masih memiliki pandangan yang jernih tentang masa depan, mengakui bahwa transisi ke tenaga listrik akan menjadi tantangan tersendiri. 

Seperti diketahui sebelumnya Ferrari telah membuat kendaraan plug-in hybrid, termasuk 296 GTB dan SF90 Stradale. Selain itu berencana untuk meluncurkan kendaraan listrik penuh pertamanya pada tahun 2025. 

Untuk memastikan bahwa EV tersebut cukup baik untuk menyandang lencana Ferrari perusahaan akan membuat baterai mereka di Maranello, Italia.


Tags Terkait :
Ferrari Mobil Listrik Baterai Listrik Baterai Mobil Italia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kencan Dengan Ferrari 296 GTB Di Italia

Kami berkesempatan untuk menjajal mobil sport Ferrari di jalanan Italia, yakni 296 GTB.

1 tahun yang lalu


Berita
Mengenal Ferrari 12 Cilindri, Sebuah Evolusi Mobil Sport Yang Nyaman Untuk Harian

Ferrari 12 Cilindri telah diperkenalkan. Mobil sport ini mewariskan mesin V12 Ferrari yang melegenda.

1 tahun yang lalu


Berita
Ferrari Tancap Gas Ikuti Tren Mobil Listrik, E-Builing Disiapkan Untuk Memproduksi Banyak Model

Ferrari bakal memproduksi banyak mobil ramah lingkungan di E-Builing. Apa saja yang bakal diproduksi? Berikut bocorannya

1 tahun yang lalu


Tips
Ferrari Perkenalkan Portofino M, Apa Saja Kehebatannya?

Penjualan di segmen sedan sport grand touring menjadi salah satu kontributor utama penjualan mereka. Ini model yang diunggulkan

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Peringati Anniversary 55 Tahun, Mitsubishi Hadirkan Dua Spesial Edition Sekaligus

Dua varian limited edition ditawarkan untuk peringati 55 tahun eksistensi Mitsubishi di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Pertahankan Harga Spesial Hanya Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, digunakan Jetour untuk mencantelkan harga spesial Jetour T2 di Rp 568 juta. Harga ini sebelumnya berlaku untuk 1.000 pemesan pertama

4 jam yang lalu


Berita
JKIND Resmi Memasarkan SunTek Window Film Di IIMS 2026

Eastman Chemical Company, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, sebagai pemegang merek resmi (Authorized Distributor) untuk SunTek Window Film di Indonesia resmi mempercayakan JKIND.

6 jam yang lalu


Berita
Nikmati Potongan Harga Aion Selama Gelaran IIMS 2026 Berlangsung

Aion Indonesia memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

8 jam yang lalu


Berita
BYD, Dari Perusahaan Baterai hingga Penentu Arah Industri EV

Perkembangan kendaraan listrik global tidak bisa dilepaskan dari peran BYD.

9 jam yang lalu