Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengapa GR Yaris Begitu Menggoda?

Pada dasarnya, GR Yaris merupakan mobil reli yang sudah dijinakkan untuk memenuhi street legal
Berita
Senin, 15 Februari 2021 09:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota GR Yaris dipastikan akan menyapa pasar Indonesia tahun ini. Bahkan dari informasi yang kami peroleh dari  beberapa dealer, mobil ini mulai bisa dipesan pada Maret mendatang. Namun pengirimannya baru bisa dilakukan pada November 2021.

Artinya setiap pembeli GR Yaris harus rela menunggu delapan bulan untuk bisa benar-benar menimang mobil idamannya. Apakah yang dibenak para petrolhead bahkan untuk bersabar sekian lama untuk mobil yang hanya tersedia 125 unit untuk pasar Indonesia?

Mobil berpintu dua ini dikabarkan merupakan mobil yang dibiakkan langsung dengan mencangkokkan teknologi World Rally Campionship (WRC) tepatnya WRC2 di semua lini, mulai dari mesin turbo bertenaga besar, sistem penggerak AWD yang dikatakan merupakan turunan dari Celica GT Four, suspensi khusus, hingga desain bodi yang lebih lebar untuk mengejar kestabilan berkendara.

Bisa dikatakan bahwa GR Yaris merupakan sebuah mobil reli yang sudah dijinakkan untuk didapat digunakan di jalanan tanpa kehilangan karakter dasarnya.

Dari urusan mesin, GR Yaris menggunakan mesin 3 silinder berkode G16E-GTS 1.600 cc Turbocharger. Mesin ini menghasilkan daya 261 Ps dan torsi 360 Nm yang disalurkannya melalui transmisi manual 6 percepatan pada keempat rodanya. Pembagian daya ini keempat rodanya dilakukan melalui rangkaian kopling multi plat yang dikontrol secara eletronik. Dengan demikian pengemudi GR Yaris dapat memilih tiga mode pembagian daya yakni Normal Mode dengan distribusi torsi 60 : 40,   Sport Mode dengan pembagian 30:70 dan Track Mode 50 : 50.

Walau pun dibekali dengan segudang ramuan pembangkit adrenalin, namun sebagai mobil yang mengantongi legal street, Toyota membekalinya dengan segudang teknologi untuk mendukung keamanan dan kenyaman termasuk Toyota Safety Sense (TSS).

Teknologi ini terdiri atas Pre Collision System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC), Lane Depature Allert (LDA) dengan Lane Tracing Assist (LTA) dan Automatic High Beam (AHB) yang mengatur secara otomatis cahaya lampu utamanya, apabila ada sinar lampu dari arah berlawanan, maka ketinggian sinar lampu akan secara otomatis berubah agar tidak menyilaukan pengemudi lain.

Sudah sangat pasti bahwa ide utama dari mobil ini bukan kemewahan ataupun kenyamanan sebagai menu utamanya. Namun dipastikan bahwa mobil ini bakal menyuguhkan kesenangan mengemudi, sehingga penggunanya pun dapat menuntaskan hasrat berkendara yang presisi dan juga menantang.

Mengenai harga mobil ini akan dijajakan antara Rp 800 hingga 850 juta (OTR Jabodetabek) dan harga berhubungan erat dengan tanggal peluncurannya. Pastinya GR Yaris akan diluncurkan setelah diberlakukannya undang-undang pajak kendaraan yang baru (Oktober 2021), di mana pajak tambahan untuk penggerak 4 roda dihilangkan.

Konon jika dilepas sebelum saat itu berlaku banderolnya akan meroket hingga tembus Rp 1 milyar.

Spesifikasi

Mesin         : G16E-GTS, 3 Silinder inline DOHC Turbocharged

Tenaga      : 261 PS/6.500 rpm

Torsi          : 360 Nm/3.000-4.600 rpm

Transmisi  : 6 speed manual with IMT (Intelegent Manual Transmission)

0-100kpj   : 5,5 detik

Top speed : 230 kpj (limited)

Dimensi    : (P) 3.995 mm x (L) 1.805mm x (T) 1.455mm


Tags Terkait :
GR Yaris Indonesia
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mobil Misterius Gazoo Racing Ini Hadirkan Spekulasi Kelahiran Kembali Toyota MR2

Spesifikasi Toyota MR2 generasi baru Gazoo Racing masih dirahasiakan. Prototipe mid-engine ini memunculkan spekulasi kehadiran model sport dengan sistem AWD dan mesin 2.0 liter.

2 minggu yang lalu


Berita
Ini Wajah Baru Toyota Yaris Cross Untuk Pasar Eropa

Terlihat lebih elegan dibandingkan versi Indonesia saat ini.

3 bulan yang lalu


Berita
Toyota Celica Akan Hidup Kembali Sebagai Mobil Mid Engine

Toyota Celica mid engine baru 2026 kabarnya pakai mesin 2.0L turbo 4-silinder ramah emisi, potensi layout mid-engine beda dari Supra dan GR86.

4 bulan yang lalu


Berita
Toyota GR Corolla Matic Resmi Meluncur, Harga Rp 1,428 Miliar

Harga Toyota GR Corolla matic Rp 1,428 miliar. Resmi meluncur dengan transmisi otomatis, upgrade suspensi handling, dan mesin turbo 300 hp 400 Nm.

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi New Xforce Strike Back, Tak Sekadar Improvement Namun Pembuka Kotak Pandora Era Elektrifikasi Lokal Sang Tiga Berlian

Peluncuran Mitsubishi Xforce HEV Indonesia memperkenalkan varian hybrid pertama yang dirakit lokal, disertai penyegaran fitur dan suspensi pada New Xforce.

41 menit yang lalu


Berita
Penjualan Kia Meningkat, Kia Rilis Daftar Model Terlaris

Penjualan Kia global saat ini meningkat. Ada andil dari Seltos dan Carens terbaru.

3 jam yang lalu


Komparasi
Toyota Land Cruiser FJ Potensial Jadi Rival Suzuki Jimny Sebagai Mainan Baru Penggemar Off-Road

Toyota Land Cruiser FJ dibandingkan dengan Suzuki Jimny sebagai opsi off-road baru di Indonesia, dengan perbedaan dimensi, mesin, dan fitur 4WD.

3 jam yang lalu


Berita
Inilah Empat Model Terlaris BAIC Selama GIIAS 2026, BAIC T1 Di Urutan Kedua

BAIC berhasil mengantongi 407 SPK selama pameran GIIAS 2026. Berikut daftar model terlarisnya.

4 jam yang lalu


Berita
Geely EX2 vs Chery Q di Indonesia, Sama-Sama Compact EV Rp200 Jutaan, Mana Lebih Menarik?

Kedua mobil bersaing di segmen compact EV untuk pasar Indonesia. Mana yang lebih menarik?

5 jam yang lalu