Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Menerka Harga Pasaran Mobil Terbang, Lebih Mahal Dari Supercar Ferrari

Mobil terbang memang diproyeksikan bakal menjadi tunggangan masa depan. Namun jika dihitung, maka harganya belum realistis untuk semua kalangan.
Berita
Minggu, 25 Juli 2021 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pentagon Motor Group yang merupakan distributor otomotif asal Inggris, mulai merancang skema penjualan mobil terbang yang diprediksi akan lebih mahal dari harga Ferrari SF90 Stradale.

Pentagon Motor Group memperkirakan bahwa mobil terbang mungkin akan dijual dengan harga 686.455 dolar AS atau nyaris Rp 10 miliar-an, lebih mahal dari Ferrari SF90 Stradale 2021 seharga 625.000 dolar AS atau setara Rp 9 miliar.

Harga itu menjadi mahal karena mobil terbang memiliki beberapa komponen yang belum tersedia dipasaran, misalnya sayap, mesin jet kecil dan tangki bahan bakar khusus.

Pengguna juga perlu mengeluarkan uang lebih untuk kepemilikan lisensi terbang dan lahan parkir yang sesuai standar.

Dilansir Fox Business, kepala pemasaran Pentagon Motor Group, Shakeel Hussian mengatakan biaya memiliki mobil terbang masih tidak realistis untuk sebagian besar masyarakat. Namun lambat laun harga itu akan turun jika minat masyarakat semakin tinggi.

"Biaya akan berkurang seiring berjalannya waktu, mengikuti lintasan yang mirip dengan EV. Biaya mobil listrik pertama itu tinggi namun perlahan mulai terjangkau dan tersedia secara luas," kata dia.

Pentagon Motor Group menjual beberapa mobil terbang, antara lain AeroMobil, PAL-V, Aska, Moller Skycar 400, Terrafugia, dan SkyDrive.


Tags Terkait :
Mobil Terbang PAL-V Liberty
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Menerka Harga Pasaran Mobil Terbang, Lebih Mahal Dari Supercar Ferrari

Mobil terbang memang diproyeksikan bakal menjadi tunggangan masa depan. Namun jika dihitung, maka harganya belum realistis untuk semua kalangan.

4 tahun yang lalu


Berita
Era Mobil Terbang Sudah di Depan Mata, Dua Model Ini Telah Kantongi Izin Terbang

Dua produsen telah mengantongi izin terbang di jalan untuk mobil terbang mereka. Apa saja?

4 tahun yang lalu


Berita
Inilah Mobil Terbang Pertama di Dunia Yang Telah Mengantongi Izin Jalan

Industri otomotif menemui babak baru karena sudah ada mobil terbang yang mendapatkan izin beroperasi di jalan raya.

4 tahun yang lalu


Berita
India Ditunjuk Memproduksi Mobil Terbang

India memang merupakan salah negara dengan pasar mobil yang cukup besar. Namun siapa sangka, Negeri Barata itu mendapat kepercayaan untuk memproduksi mobil terbang dari produsen asal Belanda.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Peringati Anniversary 55 Tahun, Mitsubishi Hadirkan Dua Spesial Edition Sekaligus

Dua varian limited edition ditawarkan untuk peringati 55 tahun eksistensi Mitsubishi di Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Pertahankan Harga Spesial Hanya Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, digunakan Jetour untuk mencantelkan harga spesial Jetour T2 di Rp 568 juta. Harga ini sebelumnya berlaku untuk 1.000 pemesan pertama

16 jam yang lalu


Berita
JKIND Resmi Memasarkan SunTek Window Film Di IIMS 2026

Eastman Chemical Company, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, sebagai pemegang merek resmi (Authorized Distributor) untuk SunTek Window Film di Indonesia resmi mempercayakan JKIND.

19 jam yang lalu


Berita
Nikmati Potongan Harga Aion Selama Gelaran IIMS 2026 Berlangsung

Aion Indonesia memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

20 jam yang lalu


Berita
BYD, Dari Perusahaan Baterai hingga Penentu Arah Industri EV

Perkembangan kendaraan listrik global tidak bisa dilepaskan dari peran BYD.

21 jam yang lalu