Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Membandingkan Langsung Hyundai Ioniq Electric Dan Kona Electric Di Sirkuit Sentul

Keduanya memiliki tenaga yang sama , namun beda jauh dalam hal torsi
Berita
Minggu, 21 Maret 2021 14:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Hyundai punya cukup nyali untuk menjadi brand pelopor dalam memasarkan mobil full elektrik di Indonesia. Dengan kondisi yang ada saat ini di tanah air berkenaan dengan mobil listrik, pabrikan Korea Selatan ini pun seolah melakukan babat alas dalam kehadiran mobil listrik di negeri batik.

Lantaran mobil listrik masih merupakan ‘mahluk’ yang baru di Indonesia, maka butuh banyak upaya untuk mengenal mobil listrik secara utuh, termasuk edukasi mengenai segala hal mulai teknologi, ekosistem mobil listrik dan sebagainya.

Tak salah jika sebagai pioneer mobil listrik di Tanah air, Hyundai menggelar acara track day bertajuk Electrify Your Weekend di Sirkuit Sentul. Dan tentunya hadir sebagai bintang adalah dua lineup Hyundai full elektrik yakni Ioniq Electric dan Kona Electric.

Kebetulan jurnalis mendapatkan kesempatan untuk mengicip kedua mobil tersebut di atas hamparan aspal Sirkuit Sentul pada Jumat (19/03).

BACA JUGA

Walaupun sama-sama mobil setrum, namun pada kenyataannya keduanya berjibaku pada segmen yang berbeda. Segmen Liftback untuk Ioniq dan Kona di segmen crossover.

Pada track day ini kami tidak hanya menjajal track namun juga mencoba handlingnya saat berslalom dan akselerasinya. Dalam paparannya Hyundai mengatakan bahwa EV mereka ini akan lebih stabil dari versi bermesin bakarnya. Hal ini dikarenakan penempatan baterai yang menjadikan distribusi berat kendaraan lebih seimbang. Dengan demikan di atas kertas keduanya lebih stabil dan memiliki handling lebih baik dibanding versi mesin pembakaran internalnya.

Mobil pertama yang kami coba adalah Ioniq. Layaknya sebuah liftback, mobil ini punya atap yang relatif pendek. Sehingga bagi yang memilik badan besar akan sedikit mengalami kesulitan untuk mengakses kabinnya.

Senyap bagaikan mobil biasa saat dimatikan mesinnya. Dalam posisi diam tidak ada sama sekali vibrasi. Tanda mobil tersebut dalam kondisi ‘hidup’ hanya bisa kita pantau dari layar display yang ada pada dasbornya.

Mobil langsung berakselerasi saat pedal diinjak spontan dan cukup mantap saat diajak bermanuver tajam tanpa ada gejala limbung.

Drive mode kami coba pindah ke mode Sport dan mendapatkan peningkatan performa yang cukup terasa signifikan. Hal ini pun diikuti dengan sedotan listrik yang lebih besar dibanding penggunaan normal yang ditandai berkurangnya jarak tempuh.

Setelah merasakan dua lap di sirkuit tersebut, selanjutnya kita berpindah mobil ke Kona Electric.

Kebetulan kita mendapatkan model pre-facelift, walau ada satu unit test yang merupakan produk facelift, namun sayangnya bukan model yang facelift

Mobil lebih tinggi dibandingkan Ioniq, sehingga lebih mudah untuk mengakses masuk ke dalam kabin.  Kesan pertama tidak beda dengan Ioniq, namun perbedaan baru terasa saat kami ajak mobil ini bermanuver di tikungan tajam, Kona terasa sedikit limbung. Namun demikian mobil ini terasa lebih galak dibandingkan Ioniq saat diposisikan pada mode Sport.

Mungkin hal ini dikarenakan kemampuan motor listrik Kona yang lebih besar dalam memproduksi torsi yang tercatat di angka 395 Nm dibandingkan dengan Ioniq yang berada di 295 Nm. Uniknya motor listrik keduanya menelurkan tenaga yang sama yakni di 100 hp.

Secara spesifikasi, Kona memiliki baterai yang lebih besar yakni 39,2 kWh, sedangkan untuk Ioniq di 38,3 kWh.


Tags Terkait :
Hyundai Kona Electric Ioniq Electric
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Generasi Terbaru Hyundai Creta Dan Kona Bakal Gunakan Platform Yang Sama

Segmen SUV menengah terus diramaikan berbagai model baru sejak kuartal akhir 2025.

3 minggu yang lalu


Mobil Listrik
Mobil Listrik Ditinggal Lama, Pemilik Wajib Tahu Kondisi Aman Penyimpanan Baterai

Kondisi aman penyimpanan baterai mobil listrik saat ditinggal lama: Hindari SOC 100% untuk cegah degradasi dan risiko panas, saran expert EVSafe Indonesia.

3 minggu yang lalu


Ini Cara Aman Menaikan Mutu Car Audio Di EV

4 minggu yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

2 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

20 menit yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

13 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

14 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

15 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

16 jam yang lalu