Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bos Besar Toyota Ungkap Sisi Horor Mobil Listrik

Mobil hibrid masih jadi andalan Toyoda
Berita
Rabu, 22 September 2021 14:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dunia tengah menuju pada penggunaan mobil listrik murni secara lebih luas. Kepraktisan, kebersihan dan juga efisiensi menjadi banderol tawar yang cukup menggiurkan orang untuk berpaling dari mobil dengan bahan bakar fosil.

Namun ternyata tak semua pabrikan otomotif sependapat dengan hal tersebut. Setidaknya orang bos besar Toyota, Akio Toyoda tidak justru memperingatkan ancaman di masa depan yang ditimbulkan oleh mobil listrik.

Seperti dilansir carscoops, Toyoda telah memperingatkan bahwa jutaan pekerjaan otomotif bisa berisiko jika pemerintah Jepang mengejar dorongan ambisius untuk netralitas karbon.

Saat berbicara dalam perannya sebagai ketua asosiasi pembuat mobil Jepang, Toyoda menjelaskan bahwa perubahan radikal ke kendaraan listrik dapat melumpuhkan industri manufaktur. Ini terjadi ketika Jepang mendorong untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050.

BACA JUGA

“Jepang adalah negara yang bergantung pada ekspor,” kata Toyoda. “Jadi, netralitas karbon sama saja dengan masalah ketenagakerjaan di Jepang. Beberapa politisi mengatakan bahwa kita perlu mengubah semua mobil menjadi EV atau bahwa industri manufaktur sudah ketinggalan zaman, tetapi menurut saya tidak demikian. Untuk melindungi pekerjaan dan kehidupan orang Jepang, saya pikir perlu untuk membawa masa depan kita sejalan dengan upaya kita sejauh ini.”

Menurut Auto News, Toyoda mencatat bahwa Jepang memproduksi sekitar 10 juta kendaraan per tahun, sekitar 50 persen di antaranya diekspor. Prakiraan memperkirakan negara itu dapat memproduksi 8 juta kendaraan dengan mesin bakar termasuk hibrida dan PHEV, bahkan pada tahun 2030 dan membuat argumen bahwa mengesahkannya akan melumpuhkan pasar kerja.

“Artinya, produksi lebih dari 8 juta unit akan hilang, dan industri otomotif berisiko kehilangan sebagian besar 5,5 juta pekerjaan,” tegas Toyoda.

Toyoda tetap teguh dalam keyakinannya bahwa kendaraan hibrida masih merupakan teknologi jembatan penting menuju EV dan sangat penting di pasar tanpa infrastruktur pengisian daya yang cukup besar.

“Dalam mencapai netralitas karbon, musuhnya adalah karbon dioksida, bukan pembakaran internal,” kata Toyoda. “Untuk mengurangi emisi karbon dioksida, diperlukan inisiatif praktis dan berkelanjutan yang sejalan dengan situasi yang berbeda di berbagai negara dan kawasan,” tutupnya.


Tags Terkait :
Mobil Listrik BEV ICE
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Tips
Mudik Pakai Mobil Listrik, Gunakan Strategi Ini

Mudik pake mobil listrik perlu strategi

1 hari yang lalu


Berita
Penjualan Mobil Listrik Melonjak, Perminataan Ban Michelin Juga Ikut Naik

Lonjakan penjualan mobil listrik di Indonesia mulai memunculkan efek domino ke berbagai sektor industri pendukung

1 hari yang lalu


Berita
Komparasi Dimensi Dan Spesifikasi Teknis Suzuki e-Vitara vs BYD Selion 7, vs Hyundai Ioniq 5

Pasar SUV listrik di rentang harga Rp 700 jutaan kini semakin ramai.

1 hari yang lalu

Berita
Hyundai Luncurkan Program Subscribe di IIMS 2026, Langganan Ioniq 5 Mulai Rp15 Juta per Bulan

Hyundai luncurkan program Subscribe di IIMS 2026. Langganan Hyundai Ioniq 5 Rp15 juta per bulan mencakup servis, asuransi, dan fleksibilitas durasi.

1 hari yang lalu


Terkini

Pikap
Isuzu Indonesia Raih Pangsa Pasar 29 Persen Tahun 2025

Sementara pada tahun 2026 akan fokus pelayanan purna jual dan siapkan pikap baru.

5 jam yang lalu


Berita
Dengan Sentuhan Nostalgia, Jeep Indonesia Segera Hadirkan Edisi Terbatas JL Wrangler Whitetop

Edisi khusus Wrangler Whitetop akan hadir di Indonesia sekitar April 2026

5 jam yang lalu


Berita
BYD ATTO 1, Mobil Listrik Paling Efisien Dan Paling Ramah Di Kantong

Harga BYD Atto 1 Dynamic Rp 199 juta: EV terjangkau dengan efisiensi energi tinggi, biaya operasional murah hingga 70% hemat, serta fitur keselamatan lengkap.

14 jam yang lalu


Berita
BYD Kian Berjaya di Indonesia Dan Dominasi Pasar EV Dunia

BYD dominasi pasar EV Indonesia 2025 dengan 52% pangsa dan 54.000 unit terjual. Portofolio lengkap segmen sedan hingga MPV kuasai pasar lokal, saingi Tesla global.

15 jam yang lalu


Berita
Peraturan Baru, Mobil Di CIna Dengan Sistem ADAS Level 3 Wajib Punya Blackbox

Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) merilis draf terbaru yang memuat standar keselamatan wajib

16 jam yang lalu