Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Autonomous Disebut Bukan Solusi Aman Berkendara

Meski saat ini beragam merek berlomba-lomba mengembangkan mobil tanpa pengemudi. Namun menurut riset, mobil autonomous tidak sepenuhnya bisa menghindari kecelakaan.
Berita
Senin, 8 Juni 2020 08:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Mobil tanpa pengemudi atau autonomous saat ini tengah dikembangkan oleh beberapa produsen otomotif. Kendaraan tersebut dianggap menjadi solusi di masa depan, di mana masyarakat membutuhkan sebuah kendaraan yang tak hanya nyaman, namun juga sangat aman.

Namun, menurut Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) yang mempelajari lebih dari 5.000 tabrakan dengan penyebab terperinci dikumpulkan oleh Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat.

Ada ragam penyebab kecelakaan, mulai dari terlambat mengambil keputusan, gangguan pengelihatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, penelitian ini menyebut kendaraan autonomous memang dapat mencegahnya. Namun mobil autonomous dinilai belum bisa mencegah kesalahan prediksi seperti seberapa kencang kecepatan kendaraan lain, serta melakukan manuver menghindar.

"Sebagai contoh, jika pengendara sepeda atau kendaraan lain tiba-tiba berbelok ke jalur kendaraan autonomous, itu mungkin tidak dapat berhenti cukup cepat atau menjauh tepat waktu," kata Jessica Cicchino wakil presiden institut penelitian dan co-riset.

Dalam riset itu sebagian besar kecelakaan adalah hasil dari kesalahan yang lebih kompleks, seperti membuat asumsi yang salah tentang apa yang akan dilakukan pengguna jalan lain, mengemudi terlalu cepat atau terlalu lambat untuk kondisi jalan, atau membuat manuver mengelak yang salah. Banyak kecelakaan juga merupakan kombinasi dari sejumlah kesalahan di atas.

Ia melanjutkan berapa banyak kecelakaan yang bisa dicegah tergantung banyak pada bagaimana kendaraan autonomous diprogram. Ciciho menggambarkan angka tabrakan akan berkurang jika kendaraan autonomous dibuat mematuhi semua undang-undang lalu lintas termasuk batas kecepatan.

"Tetapi jika kecerdasan buatan membuat mereka mengemudi dan bereaksi lebih seperti manusia, maka lebih sedikit tabrakan akan dihentikan," katanya.


Tags Terkait :
Autonomous Keselamatan Berkendara
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Berita
MG ZS Hybrid Plus, Pendobrak Pasar SUV Hybrid

Harga MG ZS Hybrid+ Rp299,9 juta untuk 1.000 unit pertama. SUV hybrid compact ini dilengkapi mesin 1.5L, transmisi 3-speed DHT, dan fitur ADAS lengkap.

1 hari yang lalu


Berita
5 Keunggulan MG ZS Hybrid+ Dibandingkan Honda HR-V Hybrid, Toyota Yaris Cross Hybrid dan Mitsubishi XForce Hybrid

MG ZS Hybrid+ sudah dijual di Indonesia dan langsung bersaing dengan SUV compact hybrid lainnya. Ini beberapa keunggulan MG ZS.

1 minggu yang lalu

Berita
Nissan Tekton, SUV Compact Dengan Karakter Patrol

Untuk pasar Australia akan hadir dengan nama Renault Duster.

2 minggu yang lalu


Berita
Honda City Facelift Meluncur di Thailand, Sekaligus Debut di Asia Tenggara

Honda resmi meluncurkan City facelift di Thailand sekaligus menandai debutnya di Asia Tenggara.

1 bulan yang lalu

Berita
Beberapa Fitur Suzuki Fronx Yang Tidak Dimiliki Kompetitor

Fronx menjadi produk terbaru Suzuki di Indonesia. Ia bersaing ketat di kelas SUV dengan para rivalnya.

11 bulan yang lalu

VIDEO: Crash Test MG 5 (ANCAP)

MG 5 telah menjalani uji tabrak di lembaga crash test Australian NCAP (ANCAP)

Crash Test | 11 bulan yang lalu


Berita
Mobil Listrik Honda 0 Debut Dunia, Berencana Hadir Ke Indonesia 2026

Honda pertama kalinya memperlihatkan mobil listrik konsep mereka ke pentonton ramai.

1 tahun yang lalu


Van
Suzuki-Daihatsu-Toyota Bikin Van Listrik Bersama

Rencana rilis akhir tahun 2025

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

4 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

4 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

5 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

6 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

8 jam yang lalu