Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenal Deretan Teknologi Isuzu Sambut Euro-4

Pabrikan Isuzu mengaku sangat siap untuk menyambut implementasi Euro-4.
Berita
Selasa, 17 November 2020 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Indonesia baru akan menerapkan standardisasi emisi Euro-4 di kendaraan diesel pada April 2022 mendatang. Dan pabrikan Isuzu mengaku sangat siap untuk menyambut implementasi Euro-4.

Ini karena Isuzu sudah menyiapkan sederet teknologi pada produknya yang siap dipakai kapan saja, begitu penerapan Euro-4 disahkan. Seperti diungkapkan oleh Thomas Aquino Wijonarko, Instruktur Training Center Isuzu, Jumat (13/11).

Salah satu yang diunggulkan adalah teknologi common-rail di mesin Isuzu. "Sistem penginjeksian bahan bakar bertekanan sangat tinggi dan dikontrol secara elektronik. Sehingga tekanan injeksi, timing kerja optimal, emisi rendah suara lebih halus output maksimal, urainya.

Rahasianya kata Thomas karena bahan bakar dari pompa masuk dulu ke peranti common-rail, bukan langsung ke injektor. Setelah dimasukan ke common-rail untuk menyamakan tekanan, baru ke injektor.

BACA JUGA

Tekanan injeksi itu sampai 2 Mpa (mega pascal) dan tekanan injeksi tinggi kecepatannya 1 milisecond. Artinya tiap detik ada 1.000 kali injeksi. Jumlah injeksi membuat komposisi presisi. Sehingga didapat kelebihan tersebut.

Selain common-rail, Isuzu juga memiliki deretan teknologi lain yang bisa digunakan untuk mengurangi emisi. Seperti Turbo VGS (variable geometry System) yang bekerja dengan pengaturan di bagian bilah turbin. Kemudian EGR (Exhaust Gas Recirculation) di mana gas buang terutama Nox bisa dipakai lagi utk pembakaran.

Lalu ada DOC (Diesel Oxydation Catalyst) untuk mengurangi kadar SOF yang berasal dari sisa bahan bakar dan pelumas dibakar kembali. Juga Urea SCR (Selective Catalytic Reduction) ini mengurai kadar Nox dengan dicampur urea atau amonia ke gas buang.

"Dari semua bukan berarti harus dipakai semua dalam satu mesin. Bisa dipakai dua atau tiga teknologi saja. Tapi kita sudah siap. Buktinya kami sudah mengekspor Traga dengan standar Euro-4," ucapnya.


Tags Terkait :
Isuzu Isuzu Euro-4 Emisi Euro-4 Isuzu Traga
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Logistik dan Jasa Pengiriman Subur Di Masa Corona, Jadi Potensi Pasar Mobil Niaga

Pertumbuhan bisnis ini bukan saja diisi oleh pemain ekspedisi namun juga penyedia jasa ojek online. Sehingga mengharuskan pengusaha logistik untuk berinovasi menciptakan layanan–layanan baru.

5 tahun yang lalu


Berita
Isuzu Optimistis Bisnis E-Commerce Di Era New Normal Dongkrak Penjualan Truk

Yang mengalami kenaikan saat ini adalah bisnis seperti e-commerce. Namun efeknya, mendorong peningkatan kendaraan seperti box, kemudian bak terbuka untuk pengangkutan barang.

5 tahun yang lalu


Truk
Setengah Abad Isuzu Di Indonesia, Kejar Target Jadi Nomor Satu

Market share sudah di kisaran 30 persen di segmen kendaraan komersial

1 tahun yang lalu

Berita
Isuzu Traga AC Meluncur di GIICOMVEC 2026, Tawarkan Kenyamanan Lebih

Peluncuran Isuzu Traga AC di GIICOMVEC 2026 oleh PT IAMI hadirkan kenyamanan AC pada kendaraan niaga ringan tangguh berkapasitas 1,5 ton.

1 hari yang lalu


Truk
Ini Strategi Isuzu Jadi Primadona Di Sektor Logistik Nasional

Paduan perluasan jaringan purna jual dan peningkatan TKDN agar perolehan suku cadang lebih mudah dan harganya lebih terjangkau

1 hari yang lalu


Truk
Isuzu Terus Menambah Kenyamanan Pengguna mu-X Dan D-Max

Mulai dari kelengkapan produk sampai sediakan asuransi bagi pengemudi

1 bulan yang lalu

Bus
Isuzu DI GIIAS 2025 Boyong Enam Kendaraan Unggulan

Ada penampilan perdana karoseri bus baru

3 bulan yang lalu


Truk
Isuzu: Tantangan 2025 Berkaitan Soal PPN 12 Persen Dan Opsen

Keduanya berpotensi mempengaruhi harga jual

10 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Harga BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tegaskan harga BBM subsidi tidak naik meski krisis Timur Tengah. Fokus swasembada energi kurangi impor hingga 59% kebutuhan.

7 jam yang lalu


Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

8 jam yang lalu


Berita
Honda Super-One Bakal Dijual Di Jepang Dengan Harga Rp 500 Jutaan

Honda Super-One buka inden di Jepang mulai April menjelang rilis Mei. EV sporty berbasis N-One hadirkan simulasi suara mesin konvensional dan jarak 274 km WLTC.

9 jam yang lalu


Berita
Joint Venture Brand Global Dengan Brand China Bakal Menjadi Tren

Wakil GM Chery: Tren joint venture Chery Jaguar Land Rover seperti Freelander ReBorn tandai era baru kolaborasi global dan produksi lokal otomotif.

9 jam yang lalu


Berita
BYD Siapkan Flash Charge, Isi Baterai Sampai 70% Cuma Perlu 5 Menit

BYD Flash Charge isi 70% dalam 5 menit siap meluncur di Eropa. Charger 1.500 kW berstandar CCS2 kompatibel segala EV.

12 jam yang lalu