Beranda Berita

Klarifikasi Meninggalnya Penumpang Bus Primajasa, Bukan Karena Corona

Berita
Senin, 23 Maret 2020 14:30 WIB
Penulis : Ilham Pratama
Berita - Klarifikasi Meninggalnya Penumpang Bus Primajasa, Bukan Karena Corona


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Akhir pekan ini penggemar bus di tanah air dihebohkan dengan video meninggalnya penumpang di dalam bus Primajasa. Kejadian di tengah wabah corona membuat banyak pihak berspekulasi mengenai kematian pria bernama Temu Adi Saputra tersebut.

Meluruskan spekulasi tersebut, pada Minggu 22 Maret siang, pihak Primajasa menyampaikan klarifikasi resminya. Dapat diketahui, jika Temu Adi Saputra yang menumpang bus Jakarta-Kuningan tersebut meninggal karena sakit maag. Berikut klarifikasi resmi Primajasa. Berikut klarifikasinya:

"Pada hari Sabtu tanggal 21-03-2020 pukul 14.00 WIB bertempat di mesin dispenser pulau 5 SPBU KM 102, telah didapati salah satu penumpang bus Primajasa dengan Nopol B 7653 FGA jurusan Lebak Bulus-Kuningan meninggal dunia.

BACA JUGA

Karena beberapa hari sebelumnya Temu Adi Saputra mengeluh sakit dan sudah memeriksakan dirinya ke puskesmas. Menurut keterangan dari puskesmas, Temu Adi Saputra di diagnosa mengidap penyakit maag.

Sekitar Pukul 14.00 Wib bus Primajasa No. pol B 7653 FGA transit di Rest Area KM 102 Tol Cipali untuk melaksanakan pengisian BBM sesampainya di SPBU KM 102 tepatnya di pulau 5, Abdul Majid membangunkan Temu Adi Saputra dengan maksud mengajak turun untuk ke toilet dan membeli minuman.

Namun pada saat dibangunkan oleh Majid, Temu Adi Saputra susah untuk dibangunkan. Setelah dilakukan pengecekan pernafasan oleh Abdul Majid ternyata Temu Adi Saputra sudah tidak bernafas dan diduga meninggal dunia di dalam bus Primajasa pada saat diperjalanan.

Setelah itu Abdul Majid melaporkan ke kondektur bus Primajasa dan setelah menerima laporan, kondektur bus Primajasa melaporkan kepada Security Rest Area KM 102.

Pada pukul 14.40 WIB Ambulance PT. Lintas Marga Sedaya tiba di Rest Area KM 102. Karena tidak membawa peralatan yang lengkap,tim medis PT. Lintas Marga Sedaya tidak berani untuk mengevakuasi jenazah, karena ditakutkan Almarhum mengidap Covid-19.

Selanjutnya tim medis dan PJR Polda Jabar sepakat untuk membawa jenazah tersebut di bawa ke RS. Ciereng Kab. Subang. Pada pukul 15.15 WIB, bus Primajasa Nopol B 7653 FGA jurusan Lebak Bulus - Kuningan dan Ambulance Kesehatan PT. Lintas Marga Sedaya degan pengawalan PJR Polda Jabar meninggalkan Rest Area 102 Cipali menuju RSUD Ciereng Kab. Subang.

Demikian, terimakasih selamat siang."


Tags Terkait :
Primajasa Bus Primajasa Penumpang Bus Meninggal
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Mudik Lebaran 2025
Artikel Terkait


Berita
15 Pramudi PO Primajasa Ikuti Kursus Menyetir Hino, Begini Latihannya

5 bulan yang lalu


Berita
Rosalia Indah Keluar Jalur Di Tol, 7 Penumpang Tewas

11 bulan yang lalu


Berita
Di Jalur “Contra Flow”: Tidak Boleh Pindah Lajur!

11 bulan yang lalu


Berita
Sopir Primajasa: Saya Coba Menghindari Ke Kiri…

11 bulan yang lalu


Berita
Klarifikasi Meninggalnya Penumpang Bus Primajasa, Bukan Karena Corona

4 tahun yang lalu

Bus
PO DMH Trans Rilis Armada Baru Dengan Sasis Hino RM 280 ABS

3 bulan yang lalu


Bus
Hino Terus Rangsek Pasar Bus Di Bali

3 bulan yang lalu


Bus
Jangan Bawa Barang Ini Saat Naik Bus

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Plus-Minus Mudik Pakai Hyundai Creta N-Line Turbo

2 jam yang lalu


Tips
Hindari Diet Dan Makanan Ini Jika Ingin Mengemudi Dalam Kondisi Prima Saat Arus Balik

16 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Terbaru Lebih Nyaman Dibawa Ke Pegunungan Ketimbang Seri Terdahulu, Ini Faktor Pembedanya

16 jam yang lalu


Berita
Tol Sumatera Gratis Saat Arus Balik, Lihat Detailnya Di Sini

17 jam yang lalu


Berita
Ruang Interior Honda Prelude Terkuak, Mirip CR-V Hybrid

21 jam yang lalu