Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Klarifikasi Meninggalnya Penumpang Bus Primajasa, Bukan Karena Corona

Meluruskan spekulasi tersebut, pada Minggu 22 Maret siang, pihak Primajasa menyampaikan klarifikasi resminya.
Berita
Senin, 23 Maret 2020 14:30 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Akhir pekan ini penggemar bus di tanah air dihebohkan dengan video meninggalnya penumpang di dalam bus Primajasa. Kejadian di tengah wabah corona membuat banyak pihak berspekulasi mengenai kematian pria bernama Temu Adi Saputra tersebut.

Meluruskan spekulasi tersebut, pada Minggu 22 Maret siang, pihak Primajasa menyampaikan klarifikasi resminya. Dapat diketahui, jika Temu Adi Saputra yang menumpang bus Jakarta-Kuningan tersebut meninggal karena sakit maag. Berikut klarifikasi resmi Primajasa. Berikut klarifikasinya:

"Pada hari Sabtu tanggal 21-03-2020 pukul 14.00 WIB bertempat di mesin dispenser pulau 5 SPBU KM 102, telah didapati salah satu penumpang bus Primajasa dengan Nopol B 7653 FGA jurusan Lebak Bulus-Kuningan meninggal dunia.

Penumpang atas nama Temu Adi Saputra bersama 2 orang temannya berangkat dari terminal Kampung Rambutan Jakarta tujuan Kuningan dengan menggunakan Bus Primajasa. Kedua teman almarhum, Abdul Majid dan Sutarno mengantar Temu Adi Saputra untuk pulang ke kampung halamannya ke daerah Cirebon.

BACA JUGA

Karena beberapa hari sebelumnya Temu Adi Saputra mengeluh sakit dan sudah memeriksakan dirinya ke puskesmas. Menurut keterangan dari puskesmas, Temu Adi Saputra di diagnosa mengidap penyakit maag.

Sekitar Pukul 14.00 Wib bus Primajasa No. pol B 7653 FGA transit di Rest Area KM 102 Tol Cipali untuk melaksanakan pengisian BBM sesampainya di SPBU KM 102 tepatnya di pulau 5, Abdul Majid membangunkan Temu Adi Saputra dengan maksud mengajak turun untuk ke toilet dan membeli minuman.

Namun pada saat dibangunkan oleh Majid, Temu Adi Saputra susah untuk dibangunkan. Setelah dilakukan pengecekan pernafasan oleh Abdul Majid ternyata Temu Adi Saputra sudah tidak bernafas dan diduga meninggal dunia di dalam bus Primajasa pada saat diperjalanan.

Setelah itu Abdul Majid melaporkan ke kondektur bus Primajasa dan setelah menerima laporan, kondektur bus Primajasa melaporkan kepada Security Rest Area KM 102.

Pada pukul 14.40 WIB Ambulance PT. Lintas Marga Sedaya tiba di Rest Area KM 102. Karena tidak membawa peralatan yang lengkap,tim medis PT. Lintas Marga Sedaya tidak berani untuk mengevakuasi jenazah, karena ditakutkan Almarhum mengidap Covid-19.

Selanjutnya tim medis dan PJR Polda Jabar sepakat untuk membawa jenazah tersebut di bawa ke RS. Ciereng Kab. Subang. Pada pukul 15.15 WIB, bus Primajasa Nopol B 7653 FGA jurusan Lebak Bulus - Kuningan dan Ambulance Kesehatan PT. Lintas Marga Sedaya degan pengawalan PJR Polda Jabar meninggalkan Rest Area 102 Cipali menuju RSUD Ciereng Kab. Subang.

Demikian, terimakasih selamat siang."


Tags Terkait :
Primajasa Bus Primajasa Penumpang Bus Meninggal
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
PO Primajasa Hadirkan Rute Bekasi-Singaparna Pekan Depan

Jurusan ini dilayani dengan armada AC Ekonomi yang memiliki konfigurasi seat 2-3 tanpa toilet. Ongkos rute terjauh Bekasi-Singaparna dipatok Rp 60 ribu.

6 tahun yang lalu


Berita
Human Error di Jalan Masih Jadi Penyebab Utama Kecelakaan Bus dan Truk, Apa Solusinya?

Human error masih penyebab utama kecelakaan bus truk di Indonesia, ungkap KNKT. Solusi: pelatihan pengemudi, perawatan kendaraan, dan sistem operasional.

3 bulan yang lalu


Van
Saat Mudik Lebaran Jangan Naik Travel Ilegal Agar Terhindar Potensi Kecelakaan

Travel ilegal dan pengemudinya tidak bisa dijamin kelaikan kendaraan serta kecapakan mengemudinya

6 bulan yang lalu


Bus
Hino GB 150 L Jadi Andalan Baru Untuk Medium Bus Pariwisata

Medium bus makin jadi pilihan operator segmen AKAP, AKDP, dan Pariwisata karena efisien serta daya angkut yang membesar.

7 bulan yang lalu


Truk
Hino Jadikan Truk 300 Series Sebagai Bahan Pelajaran Di SMKN 2 Tangerang

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar ekosistem otomotif nasional sejak dini

10 bulan yang lalu


Bus
Di GIIAS 2025 Primajasa Borong 100 Unit Bus Hino

Untuk keperluan jalur AKAP dan layanan pariwisata.

11 bulan yang lalu


Bus
PO DMH Trans Rilis Armada Baru Dengan Sasis Hino RM 280 ABS

Untuk perkuat operasional rute wisata Jawa Barat

1 tahun yang lalu


Bus
Hino Terus Rangsek Pasar Bus Di Bali

Jagokan medium bus

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

1 jam yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

2 jam yang lalu


Berita
SUV Keluarga MG ZS Hybrid+ Hadir, Harga Khususnya Rp200 Jutaan

Sejak awal memang didesain sebagai mobil hybrid untuk kebutuhan berkendara keluarga.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-5 dan Mazda CX-30 Makin Layak Dipertimbangkan, Kabin Lebih Lapang dan Nyaman untuk Mobilitas Harian

SUV dari Mazda menawarkan kabin yang lapang sehingga menyenangkan untuk digunakan harian.

5 jam yang lalu


Berita
Kia Umumkan Harga The all-new Seltos di GIIAS 2026, Mulai Rp 359 Juta

Kia resmi umumkan harga The all-new Seltos GIIAS 2026 mulai Rp 359 juta untuk tiga varian dengan fitur ADAS dan desain Opposites United.

6 jam yang lalu