Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Isuzu Siap Hadapi Standar Emisi Euro 4 Mesin Diesel

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait gas buang (emisi) kendaraan mesin diesel dengan standar Euro 4 yang akan diterapkan pada 2021.
Berita
Minggu, 8 Maret 2020 15:00 WIB
Penulis : Imam Ghozali


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan terkait gas buang (emisi) kendaraan mesin diesel dengan standar Euro 4 yang akan diterapkan pada 2021. Isuzu sebagai produsen mobil yang dikenal dengan mesin dieselnya menyatakan kesiapannya untuk mengikuti kebijakan tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Department Head Prototype and Test Deptartment, PT Isuzu Astra Motor Indonesia Harmoko Setyawan, dalam acara Diskusi Pintar Bersama Isuzu dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Ia menyebut sebagai APM sudah seharusnya mengikuti peraturan yang dibuat oleh pemerintah.

"Jadi prisnipnya seperti kami sebagai APM pasti akan mengikuti pertauran yang dikeluarkan pemerintah baik ambang batas gas buang mapun bahan bakar nabati. Jadi kita pasti akan selalu comply dengan regulasi," ujarnya di arena GIICOMVEC 2020, di JCC, Senaya, Jakarta, Jumat (6/3).

Kesiapan tersebut dikatakan Harmoko bukan tanpa alasan. Karena saat ini pihaknya juga telah melakukan penelitian terkait standar emisi Euro 4 untuk mesin diesel dengan beberapa mesin yang mereka miliki.

"Kita sudah mulai riset dan uji emisi beberapa engine yang nanti akan dipakai saat regulasi Euro 4 mandatory. Nanti kita pasti akan siap dengan Euro 4 maupun bahan bakar B30," katanya.

Senada dengan Harmoko, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin, Putu Juli Ardika mengatakan, sudah seharusnya para pemain di industri otomotif Indonesia mematuhi peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah.

Dampaknya  jika produsen tidak mengikuti aturan tersebut maka aktivitas penjualannya akan terhambat, terutama untuk ekspor. Karena seperti yang diketahui di pasar global sudah menerapkan standar emisi yang lebih tinggi.

"Sudah ditentukan pemerintah bahwa tahun depan April masuk Euro 4. Kalau pemerintah sudah mengatakan automaker (produsen) pasti akan mengikuti. Karena automaker inginnya ekspor. Jadi kalau ekspor tergantung jenis bahan bakar. Tujuan ekspor negara yang sudah masuk Euro 4," papar Putu.

Terkait kebijakan standar emisi tersbut dikeluarkan melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No P.20/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O atau yang lebih dikenal dengan Standar Emisi Euro IV. 


Tags Terkait :
Isuzu
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Truk
Isuzu Gelar Lomba Foto Bagi Para Pemilik Kendaraan

Berhadiah utama menjalankan ibadah Umrah

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu

Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

1 hari yang lalu


Pikap
Isuzu Indonesia Raih Pangsa Pasar 29 Persen Tahun 2025

Sementara pada tahun 2026 akan fokus pelayanan purna jual dan siapkan pikap baru.

1 hari yang lalu

Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

1 hari yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Kini Hadir Di JIEXpo Kemayoran

GIICOMVEC 2026 hadir di JIExpo Kemayoran, 8-11 April. Pameran B2B kendaraan komersial libatkan Daihatsu, Hino, Isuzu, dan karoseri nasional.

1 hari yang lalu

Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1 hari yang lalu


Bus
Untuk Kesekian Kalinya, Kantuk Sopir Bus Berujung Petaka

Menahan rasa kantuk ada batasnya, dan biasanya tanpa disadari akan berubah jadi microsleep.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

10 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

12 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

17 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

19 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

19 jam yang lalu