Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Fitur Keselamatan Truk & Bus Mercedes-Benz, Mirip Mobil Mewahnya

Mercedes-Benz dikenal sebagai produsen mobil mewah, juga bus dan truk. Namun ada kesamaan yang diberlakukan pabrikan asal Jerman itu pada produknya, yakni aspek keselamatan.
Berita
Senin, 9 Maret 2020 14:30 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Selain mobil mewah, Mercedes-Benz dikenal sebagai produsen bus dan truk. Namun ada kesamaan yang diberlakukan pabrikan asal Jerman itu pada produknya, baik niaga dan penumpang, yakni aspek keselamatan.

Begitu pun, kendaraan niaga yang beredar di Indonesia. Divisi kendaraan komersial Daimler AG, terus mengembangkan sistem keselamatan untuk produk kendaraan niaganya dengan accident-free driving menjadi motivasinya. Apa saja fitur pendukung keselamatan tersebut?

Pertama, ada Proximity Control Assist (PCA). Fitur ini dirancang khusus untuk digunakan di jalan raya yang memiliki fungsi untuk mempertahankan jarak antar kendaraan hingga lebih dari 200 meter.

Bahkan, PCA memiliki batas intervensi pengereman dengan daya pengereman hingga 30 persen. Fitur ini dapat diaktifkan melalui tombol Cruise Control.

BACA JUGA

Ada juga Lane Keeping Assist yang digunakan untuk transportasi jalar raya jarak jauh yang memperingatkan pengemudi jika kendaraan terdeteksi keluar dari jalur. Sehingga dapat mengurangi risiko dan konsekuensi kecelakaan.

Fitur ini memanfaatkan kamera digital dan sensor radar, yang secara permanen memonitor dan mendeteksi marka jalan. Kemudian akan memancarkan peringatan audio kepada pengemudi jika kendaraan menyimpang dari marka jalan.

Lalu ada Lane Attention Assist. Fitur ini memiliki fungsi untuk memantau tingkat perhatian pengemudi berdasarkan pada perilaku pengemudi. Lane Attention Assist memberikan peringatan kepada pengemudi apabila selama 15 menit pengemudi dianggap tidak memperhatikan jalan. Seperti kecepatan tak bertambah/berkurang, serta setir tak digerakkan.

Kemudian, fitur Active Brake Assist 4 (ABA 4) yang bertujuan untuk menghindari kecelakaan dengan kendaraan lain maupun para pejalan kaki. Caranya dengan memperingatkan pengemudi secara visual dan secara otomatis memicu pengereman parsial.

Dengan fitur ini, pengemudi lebih memiliki kesempatan untuk mencegah tabrakan dengan menggunakan klakson peringatan, memulai pengereman maksimum atau untuk mengarahkan kemudi untuk menghindari kecelakaan.

Sementara itu Sideguard Assist berfungsi memberikan bantuan peringatan audio dan visual kepada pengemudi mengenai kondisi di sisi truk, saat berbelok atau berganti jalur. Mendeteksi hambatan yang diam atau bergerak, pejalan kaki dan pengendara sepeda. Sideguard Assist dapat aktif di rentang kecepatan 0 – 90 km/jam.

Lalu ada rem ABS (Anti-lock Braking System) yang dikontrol secara elektronik, menggunakan sensor dan diatur melalui control unit. Sistem itu didukung juga oleh ARS (Anti Slip Regulation) yang berfungsi pada saat menikung di permukaan jalan yang licin dan selip di salah satu roda.

Tak ketinggalan, ada fitur Electronic Stability Program (ESP) yang mengatur stabilitas berkendara dengan mengatur sudut belok kendaraan lebih besar dari sudut belok kemudi. Sistem akan mengerem di bagian luar roda depan sehingga sudut belok pada kendaraan sama dengan sudut belok roda kemudi.

"Kami bangga dapat menjaga standar ini dalam kinerja tim dan fasilitas kami selama 50 tahun terakhir. Dan kami tidak pernah berhenti berinovasi dalam semua aspek fasilitas manufaktur kami," ucap Jung Woo Park, Presiden Direktur PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia.


Tags Terkait :
Mercedes-benz Bus Mercedes-benz Truk Mercedes-benz
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mercy Cibo Belum Jadi Taksi, Ini Kata Mercedes-Benz Indonesia

Mercedes-Benz kembali memboyong varian C180 kedalam lini C-Class mereka di Indonesia.

6 tahun yang lalu


VIDEO: Mercedes-Benz C 180 2020 Review

Mercedes-Benz kembali meluncurkan salah satu varian terbaru, yakni C 180.

Berita | 5 tahun yang lalu


First Drive
First Drive: Mercedes-Benz C 180 Avantgarde Line

Mercedes-Benz Indonesia meluncurkan varian baru dari sedan termurahnya pada pembukaan tahun ini dan seperti inilah impresi mengemudinya.

5 tahun yang lalu


Berita
BMW vs Mercedes-Benz, Siapakah Yang Terlaris Di Tahun 2020?

BMW dan Mercedes-Benz merupakan dua merek premium asal Jerman yang terbesar di Indonesia.

5 tahun yang lalu


Terkini

Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

37 menit yang lalu


Truk
Truk Trailer Tesla Tabrakan Tak Jauh Dari Gigafactory, Dua Meninggal Dunia

Kecelakaan fatal Tesla Semi terjadi di Nevada dekat Gigafactory dan menewaskan dua orang. Truk diduga ditabrakkan oleh pengemudi yang tertidur serta masih dalam penyelidikan polisi.

13 jam yang lalu


Berita
Aturan Mobil Listrik di Malaysia Tegas, Dilarang Jual Murah

Sekaligus untuk menghindari mutu mobil yang rendah serta lebih menjamin ekosistem industri otomotif lokal.

14 jam yang lalu


Berita
Strategi Changan Tebar Jala Melalui Deepal S05 BEV dan REEV

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia hadir dengan pilihan BEV dan REEV untuk mengatasi range anxiety serta mendukung transisi mobilitas berkelanjutan.

15 jam yang lalu


Berita
Hadir di GIIAS 2026, Begini Bocoran Spesifikasi Hyundai Ioniq 3

Hyundai akan menghadirkan line up terbaru di GIIAS 2026. Salah satu yang menarik ialah kehadrian Ioniq 3. Sebelum tampil, berikut kami informasikan spesifikasinya.

18 jam yang lalu