Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

7 Hal yang Perlu Anda Ketahui Soal Dual Clutch Transmission

Transmisi dual clutch atau kopling ganda telah diaplikasikan sejak lama pada ranah balap.
Berita
Minggu, 19 April 2020 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Seiring perkembangan zaman, sistem transmisi yang dimiliki mobil semakin beragam. Seperti kita ketahui, ada transmisi CVT, otomatik manual dan juga kopling ganda (dual clutch) yang kini tersohor dengan sebutan Dual Clutch Transmission (DCT).

Dari sekian transmisi yang sudah sering kita temui di mobil-mobil masa kini, Dual-Clutch transmission adalah yang paling jarang ditemui, selain itu ada banyak yang harus dipelajari tentang transmisi ini sehingga Anda semakin memahami cara kerjanya.

Foto: Biondi - Jakarta

Bagaimana cara kerjanya?

Untuk mempermudah penggambaran prinsip kerjanya, intinya dalam DCT ada dua set kopling yang menangani dua set roda gigi yang berbeda. Yang satu merawat gigi 1-3-5 sementara yang lain bertanggung jawab atas 2-4-6. Anggap saja sebagai dua transmisi manual yang dikendalikan oleh komputer dan kopling otomatis. Untuk memastikan operasi yang andal dan lancar, paket kopling dan berbagai mekanisme memungkinkannya untuk melakukan set gigi berikutnya, baik yang lebih tinggi atau lebih rendah dengan sedikit atau tanpa jeda.

Diandalkan untuk balap

Transmisi kopling ganda sebenarnya sudah diandalkan di lintasan balap. Pada awal 80-an ketika melihat kompetisi menggunakan dan mobil balap seperti Porsche 956 dan 962, serta Audi Sport Quattro berada di antara pelopor teknologi ini. Kedua produsen sudah memenangkan beragam kejuaraan menggunakan mobil dengan transmisi DCT.

Pergeseran cepat

Sejatinya DCT adalah dua transmisi manual yang dikendalikan oleh komputer dan sepasang kopling otomatis.  Dengan demikian tingkat presisinya dalam menyalurkan tenaga terbilang sangat bagus. Karena rancangan tersebut, transmisi kopling ganda dapat 'mengantisipasi' kenaikan dan penurunan kecepatan yang tinggi dan mendadak.

Perpindahan halus

Berkat kemajuan teknologi, DCT modern jauh lebih halus untuk diaplikasikan saat ini. Karena transmisi ini memungkinkan perpindahan gigi yang cepat dan halus, tentunya minim jeda ketika menekan pedal gas dengan cepat.

Akselerasi cepat dengan DCT

Karena cara kerjanya yang pintar dan dapat 'mengantisipasi' kenaikan gigi berikutnya atau penurunan gigi secara cepat, ia dapat memberikan tenaga ke gigi berikutnya dengan cepat pula. Sistem kerja transmisi otomatik biasanya akan lambat ke gigi berikutnya sementara dalam transmisi manual mengharuskan Anda melakukan jeda saat perpindahan gigi. Nah, pada DCT jeda tersebut seakan dihilangkan, sehingga membuat Anda dapat berakselerasi dengan cepat.

Menghemat bahan bakar

Kunci untuk mendapatkan penghematan bahan bakar yang baik adalah mengurangi beban pada mesin. Dengan proses perpindahan gigi cepat, hasilnya beban kerja mesin tidak berat, dan itu mampu menghemat bahan bakar. Karena aliran daya tidak terganggu, sehingga Anda tidak memerlukan upaya ekstra dari mesin. Jadi Anda tidak hanya dapat berakselerasi lebih cepat, Anda juga bisa menghemat bahan bakar.

DCT lebih mudah dimiliki saat ini

DCT biasanya digunakan untuk mobil berperforma tinggi dan kendaraan mewah. Namun selama bertahun-tahun, ada beberapa kendaraan yang sudah menggunakannya bahkan mobil tersebut dijual lebih terjangkau. Sebagai contohnya Chery, produsen asal Cina ini telah mengaplikasikan transmisi DCT untuk crossover mereka, Tiggo 7 dan Tiggo 8. Dan mobil tersebut dijual dengan harga yang cukup terjangkau, setara Rp 230-300 jutaan. Bahkan yang terbaru ada di Indonesia adalah Kia Seltos, crossover yang cukup kompetitif secara harga di kelasnya.

Nah kesimpulannya, transmisi kopling ganda atau (Dual Clutch) mampu memberi kesan Anda berkendara dengan transmisi manual, namun memberikan kemudahan transmisi otomatik sepenuhnya.


Tags Terkait :
Dual Clutch Transmission Teknis
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
7 Hal yang Perlu Anda Ketahui Soal Dual Clutch Transmission

Transmisi dual clutch atau kopling ganda telah diaplikasikan sejak lama pada ranah balap.

5 tahun yang lalu


Berita
Hadir Tahun Ini Juga, Jetour T2 PHEV Bakal Dibanderol Rp 150 Juta Lebih Mahal

Harga Jetour T2 PHEV Indonesia indikatif Rp 838 juta, hadir semester II 2026. Lebih mahal Rp 150 juta dari varian AWD Rp 588 juta, spesifikasi 1.5L turbo PHEV 385 PS.

1 hari yang lalu


Berita
New Kia Carens 2026 Bakal Dijual Di IIMS 2026? Intip Bocoran Spesifikasinya

New Kia Carens diprediksi bakal dijual di IIMS 2026. Sebelum harganya diinformasikan secara resmi, ketahui dulu spesifikasinya.

1 hari yang lalu


Berita
Jaecoo J7 Tersedia Dua Varian, Untuk Merangkul Semua Kalangan

SUV hybrid ini diklaim mampu menempuh jarak seribu tiga ratusan kilometer hanya dengan biaya Rp 750 ribuan.

4 bulan yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu