Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Simak Berbagai Hal Baru di GIIAS 2019

Dengan sejumlah perubahan yang diusung di pameran otomotif terbesar di Indonesia ini, maka akan menjadi sangat layak untuk dinanti-nanti.
Berita
Rabu, 6 Februari 2019 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

GIIAS 2019 dipastikan mendapat beberapa hal yang baru. Dengan sejumlah perubahan yang diusung di pameran otomotif terbesar di Indonesia ini, maka akan menjadi sangat layak untuk dinanti-nanti.

Perubahan yang pertama adalah jadwal penyelenggaraan yang jadi lebih cepat jika dibanding tahun lalu. Pasalnya di tahun ini Seri GIIAS 2019 akan dimulai pada 29 Maret di Surabaya.

Dipilihnya Surabaya untuk membuka GIIAS menjadi sesuatu yang baru bagi sejarah GIIAS, sebab sejak 2015 penyelenggaraannya selalu dimulai dari GIIAS di BSD, Banten.

Di GIIAS Surabaya 2019 juga digadang akan menjadi ajang peluncuran kendaraan terkini untuk publik. “Jawa Timur adalah daerah kedua terbesar di Indonesia dan pertumbuhan bisnis serta ekonomi cukup besar di daerah ini maka GIIAS Surabaya  diharapkan menjadi ajang launching di awal tahun untuk APM,” terang Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO.

BACA JUGA

Nah, hal yang baru lagi di rangkaian GIIAS 2019 adalah berubahnya jadwal di GIIAS BSD. Tahun ini penyelenggaraan GIIAS terbesar itu sudah tak lagi diadakan pada bulan Agustus.

Penyelenggara sengaja memajukannya menjadi 18-28 Juli 2019. Perubahan ini dikarenakan adanya jadwal Pemilihan Presiden Republik Indonesia.

Keuntungannya tentu adalah tak perlu menunggu lama sampai bulan Agustus untuk mengunjungi pameran otomotif berkelas internasional tersebut.

Hal baru lainnya di GIIAS BSD yang sudah ditunggu-tunggu oleh para masyarakat dan pelaku industri adalah temanya. Melalui keterangan tertulisnya, pihak penyelenggara GIIAS 2019 akan menghadirkan gelombang teknologi Listrik, autonomus dan digital, secara akurat.

Nantinya tema yang diusung adalah "Future in Motion". Lewat tema Future in Motion ini GAIKINDO menegaskan GIIAS sebagai sarana terbaik pabrikan untuk memperkenalkan teknologi dan produk terbaru.


Tags Terkait :
GIIAS GIIAS 2019 Gaikindo
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Desain Mobil Terbaik 2025 Di Jepang, Mitsubishi Destinator

Karakter desain eksterior yang solid ditambah unsur fungsionalitas maksimal jadi karakter utama.

1 bulan yang lalu


Berita
Setengah Abad Isuzu Di Indonesia Di 50 Titik

Terus intensif mendekat ke konsumen potensial

1 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC Targetkan 15 Ribu Pengunjung

GIICOMVEC 2020 juga menjadi gelaran pembuka rangkaian pameran GIIAS The Series.

5 tahun yang lalu


Berita
Mobil Paling Irit BBM Versi OtoDriver Tahun 2019

Kami melakukan pengujian untuk rute dalam kota dan luar kota. Toyota Avanza dan Suzuki Ertiga menunjukkan keunggulannya, sementara Kia Sedona muncul sebagai kuda hitam.

5 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
FIRST DRIVE: Geely EX2 Pilihan Menarik EV Entry Level

Geely EX2 menjadi salah satu mobil listrik yang baru saja hadir di Indonesia.

2 jam yang lalu


Berita
Lambang Flying Lady Milik Rolls-Royce Dulunya Adalah Tutup Radiator

Rolls-Royce jadi pabrikan mobil pertama yang menjadikan ornamen pada tutup radiatornya sebagai maskot.

7 jam yang lalu


Berita
Dealer Geely Bakal Layani Konsumen Aletra

Geely saat ini tengah mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
Changan Akan Hadirkan Produk DI IIMS 2026 Meskipun Tanpa Insentif Mobil Listrik

Targetkan buka 20 dealer baru tahun ini

10 jam yang lalu


Berita
Dari Insiden CV Joint Lepas L8, Apa Yang Sebenarnya Terjadi?

Insiden rusaknya CV joint Lepas L8 saat media test drive Driving Control Challenge. Apa yang sebenarnya terjadi?

21 jam yang lalu