Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mudik in Style 2019: Belasan Jam Dengan Almaz dari Jakarta Sampai Kampung Halaman

11 jam lebih lama dari waktu yang diidamkan.
Berita
Jumat, 7 Juni 2019 06:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Yogyakarta merupakan destinasi tetap Lebaran kru OtoDriver Suryo Sujatmiko sekeluarga. Dan Lebaran 2019 ini Suryo yang kesehariannya merupakan Reporter spesialis teknik dan mobil bekas ini berkesempatan mencicip Wuling Almaz untuk menjalankan agenda tahunan Mudik in Style 2019 ini.

Seorang kawan seperantauan mengabarkan bahwa ia dan keluarga mudik tepat sehari sebelum Lebaran (04/06) melalui Tol Trans Jawa. Berbekal sebuah sedan rakitan awal 2.000 an, Sang kawan ini hanya butuh waktu 7 jam saja untuk sampai tujuan (terhitung dari rumahnya di Ciledug hingga tempat tujuan di wilayah Madukismo, Bantul. Ia mengambil exit Boyolali yang kemudian mengambil rute Klaten dan menuju Yogyakarta.

Kisah sukses 7 jam ini pun menjadi penyemangat tersendiri bagi Suryo yang merencanakan mudik, pada malam, hari pertama Lebaran. Suryo pun memacu Almaz dengan memilih jalur yang sama seperti kawannya di atas (5/6).

BACA JUGA

Tepat pukul 21.30, Almaz pun meluncur dari rumah mertua tercinta Suryo di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat dan diarahkan menuju rumah orang tua kru OtoDriver satu ini di daerah Babarsari, Sleman.

Memang ada info bahwa akan tersendat jalur tol Cikampek, dan menurut estimasi dari Google Map, Almaz putih tersebut harus tempuh dalam waktu 8 jam 48 menit,atau hampir dua jam lebih lama dari yang ditempuh sang kawan.

Dan jika dicocokkan dengan Google Map, exit Boyolali adalah pilihan dengan waktu tempuh tersingkat. Estimasi kami akan sampai di tujuan sekitar pukul 07.00 WIB.

Estimasi dari Google Map pun buyar. Kemacetan parah terjadi mulai dari simpang Cikunir dan terus berlanjut hingga Karawang Timur. Banyaknya ruas jalan yang menyempit disertai dengan kenaikan volume kendaraan diduga jadi penyebabnya.

Sistem contraflow pun dijalankan mulai dari Cikarang Barat, namun sepertinya tidak banyak membantu.

Kemacetan pun surut selepas Karawang Timur, namun kembali mengular di ruas Tol Palimanan. Kondisi ini dijumpai setiap menjelang rest area yang selalu dipenuhi kendaraan. Rest area jadi biang kemacetan, karena banyak mobil yang tidak tertampung di dalamnya justru memarkirkan mobilnya di ruas jalan sekitar rest area.

Suryo pun harus menerima kenyataan bahwa selama 9 jam dan tepatnya pukul 07.00 WIB (6/6) kami masih di Cirebon. Beruntung, kabin Almaz nan lega cukup menolong kami berlima dalam menghadapi situasi ini.

Setelah satu jam beristirahat, perjalanan diteruskan tanpa merubah jalur yang telah ia tentukan sebelumnya. Kemacetan kembali ditemui di beberapa ruas tol Semarang. Singkatnya, dengan trafik lalulintas yang ada, Suryo berhasil keluar tol Boyolali sekitar jam 12 siang atau 4 jam perjalanan dari Cirebon.

"Kami rehat sekitar 1 jam untuk makan siang di salah satu soto terkenal di Kartosuro, yakni Soto Ledokan. Rumah makan ini dapat ditempuh hanya 10 sampai 15 menit dari pintu Tol Boyolali," cerita Suryo.

"Perjalanan kami lanjutkan melalui Delanggu dan Klaten. Nampaknya kemacetan masih menjadi menu kami di jalur non tol ini. Kemungkinan besar, selain disebabkan oleh kenaikan volume kendaraaan, kemacetan semakin terpicu karena kegiatan masyarakat di wilayah ini dan sekitarnya untuk saling berkunjung pada sanak saudaranya." imbuhnya.

Jalur alternatif di wilayah Jatinom Klaten jadi pilihan. Jalur ini melewati wilayah Manisrenggo yang berada di belakang komplek candi Prambanan. Walau tak punya jalan yang tak terlalu besar namun relatif lancar serta memiliki pemandangan alam khas pedesaan Jawa yang elok.

"Tepat jam 16.05 saya sekeluarga dan Almaz berhasil mencapai garis finish. Total waktu tempuh (termasuk istirahat) sekitar 18,5  jam atau 11,5 jam lebih lama dari waktu yang kami angankan semula."


Tags Terkait :
Mudik 2019 Lalulintas Lebaran 2019 Mudik In Style 2019 Wuling Almaz
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Mudik in Style 2019: MINI Countryman Mudik ke Semarang

Untuk mencapai kampung halamannya di Semarang, Awie dengan Countryman-nya bukannya tanpa kendala.

7 tahun yang lalu

VIDEO: Mudik in Style 2019 | OtoDriver | Supported by Garda Oto

Pada libur lebaran kemarin, masing-masing dari tim kami memilih mobil yang akan menemani kami berlibur.

Berita | 6 tahun yang lalu


Berita
Mudik in Style 2019: Catatan Konsumsi Solar Pajero Sport Dakar 4X2

"Karena jalanan Jakarta cenderung sepi, maka saya puas-puaskan bawa mobil berukuran besar tanpa canggung."

6 tahun yang lalu


Berita
Mudik in Style 2019: Air Panas Dalam Termos Menghiasi Kabin New Xenia di Arus Balik

Tak cuma tangki BBM yang ia penuhi, saldo uang elektronik pun juga langsung ia penuhi supaya ia tak perlu repot-repot isi ulang selama perjalanan.

6 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Jelang Libur Sekolah, Bridgestone Bagikan Tips Road Trip Aman dan Efisien

Bridgestone membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan pengendara sebelum dan selama melakukan road trip bersama keluarga.

3 jam yang lalu


Berita
DFSK Kasih Potongan Harga Hingga Rp 85 Juta di Jakarta Fair

DFSK

6 jam yang lalu


Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

7 jam yang lalu


Berita
Diperkirakan Harga Wuling EV Akan Di Bawah Rp200 Jutaan

Estimasi harga Wuling EV di bawah Rp200 juta beredar setelah model baru terlihat di Jakarta. Belum ada konfirmasi resmi dari Wuling Motors Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
Selisih Rp 92 Juta, Ini Perbedaan Varian Classic dan Cross BYD M6 DM

BYD M6 hadir dalam dua varian. Ada banyak perbedaan dari mulai eksterior hingga fitur.

9 jam yang lalu