Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ekspor Toyota Buatan Indonesia Tertekan Karena Hal ini

Menurut pabrik Toyota Indonesia, penurunan tersebut merupakan dampak dari gejolak perekonomian global.
Berita
Sabtu, 25 Mei 2019 16:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Selain adanya penurunan penjualan domestik, lini ekspor mobil CBU juga terpantau mengalami penurunan. Hal ini diakui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), dilaporkan adanya penurunan ekspor sebanyak 6 persen.

Menurut pabrik Toyota Indonesia itu, penurunan tersebut merupakan dampak dari gejolak perekonomian global serta adanya tendensi proteksionisme di beberapa negara. 

Beberapa penyebab turunnya kinerja ekspor kendaraan buatan Toyota Indonesia ini antara lain juga dikarenakan kondisi perekonomian di negara destinasi tujuan ekspor terutama di kawasan Timur Tengah dan Filipina.

Dalam laporan di siaran persnya, PT TMMIN menyebut volume ekspor CBU alias kendaraan utuh bermerek Toyota pada Januari hingga April 2019 tercatat sebanyak 61.600 unit atau turun 6% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 lalu dengan jumlah 65.700 unit.

Dari total volume ekspor CBU Toyota Indonesia tersebut, kontributor terbesar masih dipegang oleh Fortuner dengan volume 14.400 unit atau 23% dari total volume ekspor. Sedangkan CBU terbanyak dieskpor kedua adalah All New Rush dengan volume 12.600 unit (20%). Model lainnya yang diekspor adalah Agya di urutan tiga terbanyak dan model-model lainnya adalah Vios,  Avanza, Kijang Innova, Sienta, Yaris serta Town Ace atau Lite Ace.

Menanggapi kondisi performa ekspor yang tertekan, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT TMMIN, Bob Azam menjelaskan bahwa situasi yang terjadi saat ini merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan dan menjadi resiko yang telah diperhitungkan oleh korporasi.

“Naik turunnya kondisi perekonomian di sebuah negara tujuan ekspor merupakan hal di luar kontrol atau kendali kita dan tidak terhindarkan. Namun demikian, hal-hal seperti ini tentu telah kami perhitungkan dalam manajemen resiko,” ungkap Bob Azam.
 


Tags Terkait :
Toyota Fortuner
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Chery Himla Siap Hadapi Toyota Hilux Hingga Ford Ranger Di Indonesia

Penantang serius pasar pikap nasional datang dari Chery. Kabarnya pikap ini akan hadir akhir tahun 2026.

1 hari yang lalu


Berita
GIIAS 2024: Isuzu Fokus Di Segmen Logistik

Segmen dari jejak legenda Panther ditinggalkan?

1 tahun yang lalu


Berita
Daftar Harga SUV Ladder Frame Terbaru (Mei 2024)

SUV ladder frame mungkin menjadi salah satu pilihan mobil yang cukup banyak peminatnya.

1 tahun yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga SUV Ladder Frame (September 2023)

SUV Ladder Frame menjadi salah satu mobil favorit di Indonesia.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

8 jam yang lalu


Berita
Hyundai Punya Program Sewa Pakai Bagi Konsumen Perorangan

Banyak pilihan model mulai dari EV sampai ICE.

9 jam yang lalu


Tips
Awas Jika Ada Bunyi Yang Aneh Di Kaki-Kaki Mobil Anda

Pemeriksaan kaki-kaki secara cermat wajib dilakukan secara berkala.

10 jam yang lalu


Berita
Belum Diumumkan Kapan Peluncurannya, Wuling Geber Persiapan Produksi Eksion

Wuling tengah persiapkan produksi Eksion secara lokal.

11 jam yang lalu


Tips
Waspada, Ini Wilayah Lelah Yang Rawan Kecelakaan Di Tol Trans Jawa

Ingat, microsleep tanda awal kelelahan ringan tapi bisa mematikan dampaknya

1 hari yang lalu