Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Daihatsu Yakin Jadi Merek Terlaris Kedua Lagi

Dari Januari sampai Oktober 2019, Daihatsu berhasil menjual 143.217 unit produknya ke konsumen Indonesia.
Berita
Sabtu, 7 Desember 2019 14:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Daihatsu hingga hari ini menjadi merek terlaris kedua setelah Toyota di Indonesia. Pencapaian ini disebut-sebut bukan hal yang luar biasa. Sebab tahun-tahun sebelumnya merek berlogo D ini juga meraih peringkat runner up dalam penjualan nasional.

Dari Januari sampai Oktober 2019, Daihatsu berhasil menjual 143.217 unit produknya ke konsumen Indonesia. Demikian yang kami lihat dalam data penjualan retail yang dirilis Gaikindo.

Foto: Yulian Lahardi

Perolehan penjualan retail Daihatsu tersebut menjadikannya punya market share nyaris 17 persen dalam penjualan nasional. Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation masih bangga dengan angka tersebut. Terlebih karena adanya perlambatan ekonomi nasional pihaknya minimal bisa mempertahankan performa penjualan.

"Target Daihatsu itu bukan soal angka tapi market share-nya," ujar Hendrayadi saat kami wawancarai di mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan kemarin sore (6/12).

Ia pun percaya pihaknya bisa kembali meraih singgasana merek mobil terlaris nomor dua di Indonesia saat Desember 2019 berakhir, prestasi yang sama dengan tahun lalu.

"Kalau lihat sampai dengan November kami masih bisa mempertahankan posisi nomer 2 dari bulan 1 sampai 11. Mudah-mudahan sampai Desember kita bisa mempertahankan di nomer 2," tutup Hendrayadi.

Sebagai informasi, tahun lalu Daihatsu berhasil menjual 202.738 unit mobil ke konsumen. Hal itu menjadikannya punya market share sebesar 17,6 persen di penjualan nasional dan menjadikannya sebagai merek terlaris kedua setelah Toyota.


Tags Terkait :
Daihatsu
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

1 hari yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Kini Hadir Di JIEXpo Kemayoran

GIICOMVEC 2026 hadir di JIExpo Kemayoran, 8-11 April. Pameran B2B kendaraan komersial libatkan Daihatsu, Hino, Isuzu, dan karoseri nasional.

1 hari yang lalu

Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1 hari yang lalu


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

1 hari yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Chery QQ3 Siap Hadang Geely EX2 Sebagai Mobil Terlaris Di China

Chery persiapkan QQ3 sebagai penjegal Geely EX2

15 jam yang lalu


Mobil Listrik
5 Mobil Listrik Dengan Baterai Terbesar Di Dunia

Sampai saat ini , kelimanya adalah EV murni dengan baterai terbesar di dunia.

19 jam yang lalu


Berita
Dealer Mobil Premium Di Cina Banyak Yang Tutup, Salah satunya BMW

Operasional dealer BMW di Cina kembali jadi sorotan.

21 jam yang lalu


Berita
Ini Dia SUV Terbaru BYD, Great Tang

BYD resmi merilis foto-foto perdana SUV flagship D-segment terbarunya, yakni BYD Great Tang atau Datang di pasar China.

22 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga AION Terbaru (Maret 2026)

Daftar harga Aion terbaru Maret 2026: Y Plus Rp419-479 juta, V Rp449-489 juta, Hyptec HT Rp691-843,5 juta, UT Rp325-363 juta. Harga stabil sejak November 2025.

23 jam yang lalu