Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Hilux Tidak Bisa Melewati Jalan Yang Berdebu Tebal?

Mesin diesel milik Hilux tidak bisa terlalu banyak menghisap debu karena ada dugaan masalah pada intakenya.
Berita
Selasa, 17 Juli 2018 15:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Baru-baru ini tersebar kabar bahwa ada dugaan masalah muncul dari mesin diesel miliki Toyota di Australia. Komputer dari mesin diesel tersebut akan mengurangi tenaga dan mematikan sistem bantu berkendara seperti kendali traksi, stability control dan sebagainya apabila terlalu banyak menghisap debu.

Menurut yang diberitakan Motoring, masalah ini terdapat pada mesin diesel 1GD-FTV yang mana hadir pada ketiga produk andalan Toyota yaitu Hilux, Fortuner dan Prado. Menurut pihak Toyota, masalahnya ternyata ada pada desain air intake. Partikel debu masuk ke air intake, kemudian bersarang di sensor MAF (Mass Air Flow), merupakan pendeteksi kualitas dan volume udara yang masuk melalui air intake.

Hal tersebut membuat MAF yang tidak mendapatkan bacaan akurat sehingga meminta ECU (Engine Control Unit) untuk mengurangi tenaga. Hasilnya, akselerasi dan performa jadi berkurang drastis dan mematikan fitur bantu berkendara tadi.

Sebenarnya masalah ini sudah diketahui mulai muncul sejak 2016 lalu namun tidak ada tindakan recall. Pihak Toyota Australia merasa masalahnya tidak serius karena saat performa turun, mobil masih tetap bisa jalan. 

“Tapi kami sudah menginformasikan ke Jepang, ini masalah desain. Mereka sedang melakukan proses desain ulang sekarang,” kata Toyota Australia.

Saat ini Toyota setempat menyarankan konsumen yang sering melewati medan berdebu untuk lebih rajin memeriksa kondisi filter udara. Mereka pun hanya menerbitkan buletin untuk bengkel Toyota di negara itu, agar memeriksa lebih seksama filter udara dengan membersihkannya atau menggantinya dengan yang baru.

Sebuah hal ironis dari Hilux, Fortuner, dan Prado yang padahal Toyota juga banyak melakukan uji coba intensif di medan Australia yang banyak batu dan debu sebelum masuk jalur produksi. Selain itu,  mobil off road mana yang tidak didesain untuk melahap medan berdebu?


Tags Terkait :
Toyota Hilux Fortuner Prado
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Pikap
Evolusi Toyota Model Pikap Di Indonesia

Sudah hampir setengah abad hadir

2 tahun yang lalu


Pikap
Hilux Generasi II, Pikap Seumur Jagung Korban Buaya

Kehadirannya ada di tahun 1976 hingga 1978, tergusur oleh kehadiran Toyota Kijang generasi I yang disebut sebagai Kijang Buaya

6 tahun yang lalu


Berita
SPY SHOT: Nissan Navara Generasi Terbaru, Rebadge Dari Mitsubishi Triton

Mengikuti jejak kemunculan Toyota Hilux generasi terbaru, Nissan bersiap memperkenalkan Navara generasi keempat pada 19 November yang hanya selisih seminggu lebih.

8 bulan yang lalu


Berita
Bikin Ricuh Di Timor Leste, Ini Sejarah Singkat Land Cruiser Prado

Gara-gara unit Toyota Land Cruiser Prado, masyarakat Timor Leste ricuh lantaran pemerintah setempat bakal mengadakan 65 unit Toyota Land Cruiser Prado untuk mobil dinas parlemen

10 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Maxus Mifa 9 Lombardi Edition Makin Mewah, Partisi Baru Bikin Kabin Lebih Lapang dan Eksklusif

Di ajang GIIAS 2026, Maxus Mifa 9 Lombardi Edition diperkenalkan dengan sejumlah penyempurnaan yang membuat MPV listrik premium ini terasa semakin eksklusif.

26 menit yang lalu


Berita
Chery Tiggo V Diperkenalkan di Indonesia, Mobil Yang BIsa Jadi MPV Hingga Double Cabin

Chery Tiggo V resmi diperkenalkan dalam wujud prototipe di ajang GIIAS 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

12 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

12 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

13 jam yang lalu