Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tata Motors Pasang Target Tumbuh 20 Persen di Tahun Fiskal 2018/2019

Tata Motors saat ini memfokuskan menggarap truk berjenis fully-built, yakni truk yang dipasarkan ke konsumen berikut bodi bak belakangnya
Berita
Jumat, 5 Oktober 2018 14:25 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pabrikan India Tata Motors Ltd memproyeksikan pertumbuhan penjualan sebesar 20 persen di segmen kendaraan komersial di tahun fiskal 2018/2019 yang dimulai bulan April 2018 sampai Maret 2019. Optimisme ini dibangun seiring dengan tren pertumbuhan ekonomi India yang juga tumbuh positif. 

"Pertumbuhan di dua kuartal terakhir telah menunjukkan tren kenaikan dan momentum ini kita harapkan terus berlanjut," ungkap Tata Motors Manufacturing Head (CVBU), Ajoy Lall, seperti dikutip dari India Times, Jumat (5/10/2018).

"Kami memasang target pertumbuhan minimal 20 persen di segmen kendaraan komersial di tahun fiskal ini dibandingkan capaian kami di tahun lalu," lanjutnya. Tata Motors saat ini memfokuskan menggarap truk berjenis fully-built, yakni truk yang dipasarkan ke konsumen berikut bodi bak belakangnya, mengikuti tren yang saat ini berkembang di pasar truk global. Lall mengatakan, saat ini Tata Motors menjual truk tipper Tata Prima berikut bak belakangnya.

Perusahaan otomotif yang berpusat di Mumbai, India ini, masih belum memfinalisasi strategi yang akan dijalankan. Lall mengatakan, utulisasi kapasitas produksi kendaraan komersial Tata Motors saat ini meningkat dan bottle neck yang terjadi di fasilitas produksinya telah teratasi.

BACA JUGA

Di India, Tata Motors berkompetisi dengan sejumlah merk truk lokal seperti Eicher, Mahindra & Mahindra. serta Force Motor serta merek dari Daimler, BharatBenz.

Di pabrik perakitan Tata Motors di Jamshedpur misalnya, kapasitas produksi kabin truk terlihat meningkat. Penjualan divisi kendaraan komersial Tata naik 26 persen ke 46,160 unit di bulan September 2018. Sementara, di bulan Agustus 2018 berhasil menjual sebanyak 36.678 unit.

Penjualan truk Tata di segmen medium dan heavy duty di bulan September 2018 tumbuh 32 persen atau terjual sebanyak 16.239 unit. Sementara di periode sama tahun 2017 lalu penjualannya tercatat sebanyak 12.259 unit. Lall mengatakan, kenaikan penjualan ini ditopang oleh regulasi baru pemerintah tentang axle truk.


Tags Terkait :
Tata Motors Tipper Truk Tipper
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Tata Ace EX2 Jadi Pilihan Titi Kamal Untuk Usaha Ayam Jerit

Mobil Toko (Moko), menjadi pilihan ideal menjalankan usaha yang membutuhkan mobilitas tinggi. Bahkan artis Titi Kamal juga menggunakan kendaraan serbaguna Tata Ace EX2 sebagai andalan usahanya.

9 tahun yang lalu


Pikap
TATA Motors : Tata Xenon XT D-Cab 4x4 Efisien Diluncurkan Di GIIAS 2016

Tata Xenon XT 4x4 Double Cabin dengan durabilitas tinggi namun efisien, siap memenuhi kebutuhan kendaraan 4x4 tangguh di pedalaman Indonesia.

9 tahun yang lalu


Berita
TATA Motors : Luncurkan Truk Ringan Tata Ultra 1012 Di GIIAS 2016

Tata Ultra 1012, memberikan opsi bodi lebih panjang dan menjadi truk ringan pertama di Indonesia yang menggunakan Full Air Brake.

9 tahun yang lalu


Berita
GIIAS 2016 : Kendaraan Komersial Juga Unjuk Teknologi

Sebanyak enam merek kendaraan komersial terdiri atas FAW, Hino, Isuzu, Mitsubishi FUSO, Tata Motors dan UD Trucks, ikut menyemarakkan pameran GIIAS 2016.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

1 jam yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

6 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

9 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

9 jam yang lalu