Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Toyota Secara Global Tengah Merosot?

Inilah penyebab Toyota yang kini berada di peringkat ketiga dalam hal penjualan.
Berita
Minggu, 4 Februari 2018 15:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota saat ini dilihat sebagai merek paling laris dalam hal penjualan di berbagai belahan dunia. Namun ternyata tidak sejak 2016 lalu, karena pada tahun tersebut Toyota berada di posisi kedua di bawah Volkswagen.

Pada 2017 ternyata Toyota kembali mengalami kemerosotan yaitu berada di bawah aliansi Nissan dan juga Volkswagen. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Menurut yang diberitakan Nikkei (2/1), penjualan mobil Toyota secara global pada tahun lalu mencapai rekor 10.386.000 atau naik 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan Volkswagen mencapai 10,74 juta unit atau  naik 4,3 persen pada periode yang sama. Sementara total untuk grup Renault-Nissan-Mitsubishi diperkirakan sama dengan Volkswagen.

Volkswagen sangat fokus di Tiongkok, di mana mereka diketaui telah meningkatkan volume 5,1 persen menjadi 4,18 juta mobil. Hal inilah yang membuat terjadi gap yang cukup jauh antara Toyota dengan Volkswagen.

Jika dirinci per wilayah, penjualan Toyota sebenarnya tumbuh 4,5 persen menjadi sekitar 2,33 juta di dalam negerinya karena didorong oleh mobil kompak baru. Kemudian penjualan di luar Jepang juga telah naik 1,4 persen menjadi 8.054.000 unit karena didukung oleh penjualan SUV seperti RAV4 serta peningkatan model hybrid di Eropa.

Namun ternyata penjualan Toyota di daerah Timur Tengah dan Amerika Serikat malah mengalami merosot masing-masing 14,9 persen dan 0,6 persen berbeda dengan Eropa dan Tiongkok yang mengalami pertumbuhan.

Untuk target di tahun ini, Toyota berencana untuk bisa menjual 10.495.000 mobum, naik 1 persen dari tahun lalu, dengan penjualan domestiknya diperkirakan turun 5 persen karena dampak dari perputaran model baru, tapi angka di luar negeri diproyeksi meningkat 3 persen.

Namun, perusahaan tersebut setidaknya harus meningkatkan penjualan dari tahun lalu untuk mendanai beban penelitian dan pengembangan yang semakin berat untuk teknologi terdepan, termasuk elektrifikasi dan autonomous.


Tags Terkait :
Toyota
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

1 hari yang lalu


Berita
Sama-Sama Bisa Dicolok, Ini Beda PHEV dan REEV

Perbedaan PHEV dan REEV: PHEV hybrid paralel gabungkan mesin bensin-motor listrik, REEV mesin hanya generator untuk motor listrik. Kondisi di Indonesia-China.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

9 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

14 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

16 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

16 jam yang lalu