Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pengingat Sabuk Pengaman dan ESC Kini Wajib Ada di Setiap Mobil!

Kendati demikian, rupanya ada beberapa fitur keselamatan tambahan yang menentukan mobil tersebut lolos Crash Test dengan raihan bintang 4 atau bintang 5.
Berita
Sabtu, 17 November 2018 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Uji tabrak kini merupakan hal wajib bagi setiap produk mobil yang ada di dunia. Hal tersebut guna menjaga keselamatan penumpang yang berada di dalam mobil sekaligus menguji performa piranti keselamatan yang disediakan.

Hasil dari Crash Test berupa bintang. Dari bintang 1 yang dianggap buruk hingga bintang 5 yang artinya sempurna. Namun beberapa mobil pun ada yang meraih bintang nol karena dinilai tidak mampu memproteksi penumpang yang berada di dalamnya sama sekali.

Fitur keselamatan yang kini wajib dimiliki pada setiap mobil adalah sabuk pengaman, kantung udara (airbag), ABS, serta EBD dalam setiap variannya. Hal ini dicanangkan oleh ASEAN NCAP sejak tahun 2014 silam.

Kendati demikian, rupanya ada beberapa fitur keselamatan tambahan yang menentukan mobil tersebut lolos Crash Test dengan capaian bintang 4 atau bintang 5. Yakni pengingat sabuk pengaman (Seatbelt Reminder) dan Electronic Stability Control.

“Jika suatu mobil memperoleh skor baik dalam dari segi Adult Occupant, Child Occupant, maupun Safety Assist dalam uji tabrak, dapat dipastikan mobil tersebut bakal meraih skor bintang 5. Akan tetapi, jika mobil yang diuji tidak dilengkapi oleh peringatan sabuk pengaman serta Electronic Stability Control, kita turunkan menjadi bintang 4,” ujar Yahaya bin Ahmad, spesialis lab teknikal ASEAN NCAP ketika diwawancarai di Karawang Jawa Barat (14/11).

Sebagai gambaran, Suzuki Swift telah menjalani uji tabrak. Salah satu hatchback andalan Suzuki ini mengantongi bintang 4 dari ASEAN NCAP dengan skor Adult Occupant 38,46, Child Occupant 19,95, dan Safety Assist 12,64. Kendati demikian, di beberapa negara mobil ini tidak dilengkapi dengan fitur Electronic Stability Control sehingga membuat Suzuki Swift harus turun dari bintang 5 menjadi bintang 4.


Tags Terkait :
Crash Test
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

VIDEO: Crash Test VinFast VF7 (Bharat NCAP)

VinFast VF7 sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 1 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Suzuki e-Vitara (Bharat NCAP)

Suzuki e-Vitara telah menjalani tes tabrak yang dilakukan oleh BHARAT NCAP. Ini hasilnya.

Crash Test | 1 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Hyundai Venue (Bharat NCAP)

Hyundai Venue telah menjalani tes tabrak yang dilakukan oleh Bharat NCAP. Ini hasilnya.

Crash Test | 1 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Ford Ranger PHEV (ANCAP)

Ford Ranger PHEV telah menjalani uji tabrakan oleh Australian NCAP alias ANCAP.

Crash Test | 2 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Toyota Hilux (ANCAP)

Toyota Hilux sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 2 bulan yang lalu


VIDEO: MG S5 EV (ASEAN NCAP)

MG S5 EV telah menjalani crash test.

Crash Test | 3 bulan yang lalu


VIDEO: Crash Test Changan Deepal SO5 (Euro NCAP)

Changan Deepal SO5 berhasil menjalani Crash Test dari lembaga Euro NCAP pada bulan Desember 2025 lalu

Crash Test | 3 bulan yang lalu


Van
Tahun 2028 Kendaraan Komersial Ringan Di Tiongkok Harus Pakai Rem Canggih

Ini sistem pengereman otomatis yang biasanya terpasang di mobil penumpang

3 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

3 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 PHEV vs Wuling Darion PHEV

Indonesia bakal kehadiran calon mobil yang laris manis yakni BYD M6 berpenggerak Plug-in Hybrid.

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid sudah diuji di Thailand dan sudah dipastikan segera hadir untuk pasar India dalam waktu dekat.

15 jam yang lalu


Berita
Permintaan Mobil Listrik Di Eropa Meningkat, BYD Siap Caplok Pabrik Stellantis

Cara ini dilakukan BYD untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Eropa tanpa harus membangun fasilitas baru dari awal.

16 jam yang lalu


Berita
XPENG Serius Menggarap Kendaraan Masa Depan, Ini Tujuannya

XPENG punya drone penumpang, robot humanoid, dan XPENG AeroHT Land Aircraft Carrier siap produksi di China Tour 2026. Visi ekosistem mobilitas otonom masa depan.

18 jam yang lalu