Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemilik Truk MAN di Korea Protes Keras, Mesin Berkarat dan Gigi Mendadak Bergeser ke Posisi Netral

Kalangan pengusaha truk di Korea memprotes kualitas truk MAN terkait dengan isu keselamatan dan problem pada mesin yang mereka temukan pada armada truk MAN yang mereka gunakan.
Berita
Sabtu, 20 Oktober 2018 13:10 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kalangan pengusaha truk di Korea memprotes kualitas truk MAN terkait dengan isu keselamatan dan problem pada mesin yang mereka temukan pada armada truk MAN yang mereka gunakan. Protes itu diarahkan kepada MAN Truck & Bus Korea (MTBK), agen pemegang merk truk dan bus MAN di Korea Selatan. 
Mereka tidak terima atas penjelasan dan klarifikasi yang disampaikan CEO MTBK Max Burger dan MAN Corporate Quality Senior Vice President Thomas Konert terkait keluhan tersebut.

"Klaim oleh CEO MTBK Max Burger dan Wakil Senior Senior Mutu Korporasi MAN Thomas Konert, bahwa mesin tidak berkarat dan karat yang ditemukan pada produk MAN hanya terjadi pada PriTarder (perangkat di truk MAN yang memasok daya pengereman tambahan) adalah pernyataan untuk menyembunyikan cacat mesin," tuding Kim Young-boo, koordinator para pemilik truk MAN di Korea yang  mengajukan protes dan menuntut ganti rugi ke pihak MAN.

Pada event pameran produk truk dan bus MAN di Yongin, Provinsi Gyeonggi, Korea, minggu lalu, pihak MTBK menjelaskan alasan mengapa Kim dan kelompoknya mengklaim ada karat pada mesin truk MAN mereka, termasuk temuan tentang rem truk yang menjadi lembek dan gigi transmisi yang tiba-tiba berpindah ke posisi netral saat truk sedang melaju.

Burger dan Konert dalam penjelasannya mengatakan, karat terjadi pada komponen PriTarder ketika pendingin selang bocor, dan selang pendingin dapat rusak ketika pengemudi memasukkan air atau cairan lain ke dalamnya.

BACA JUGA
CEO MAN Truck & Bus Korea (MTBK) Max Burger.

Konert menekankan, mesin di truk MAN sepenuhnya aman dioperasikan dan tidak akan muncul karat. Tuduhan ada masalah keselamatan juga tidak ada karena MAN Trucks yang dipasarkan di Korea Selatan telah lulus peraturan keselamatan Korea tanpa PriTarder.

Pihak MAN menyatakan menyesal atas keluhan yang disampaikan konsumennya tersebut namun mereka menyatakan akan menyelidiki cairan coolant yang digunakan di truk-truk MAN yang di-recall tersebut sejak awal September 2018 lalu. Kejadian ini menimpa 1.191 unit truk MAN yang dioperasikan pengusaha angkutan di Korea. Atas kejadian ini, pihak MTBK menyatakan memperpanjang masa garansi dari tiga menjadi lima tahun.

Namun Kim menyatakan tidak terima dan tidak puas atas penjelasan yang disampaikan MTBK. Kim mengatakan pihak MTBK menipu pelanggan mereka di Korea dengan kebohongan.

Menurut Kim, mesin di truk MAN sudah dilengkapi dengan perangkat penurun emisi seperti filter particulate diesel dan sistem reduksi katalitik selektif untuk memenuhi standar emisi gas buang Euro 6. Panas berlebihan yang muncul membuat cairan pendingin berkurang karena menguap. Penguapan tersebut meninggalkan garam yang menyebabkan mesin jadi berkarat.

"Kami telah melakukan penelitian yang membuktikan klaim kami dan telah menyerahkan temuan ini ke Kementerian Transportasi Korea," kata Kim. "Tapi sebelum itu, kita harus tahu apakah PriTarder, yang dikatakan MAN menjadi pemicu karat, terbuat dari aluminium."
Aluminium dapat menimbulkan korosi tetapi tidak memicu karat karena tidak mengandung zat besi.

Kim juga menegaskan, penjelasan MTBK bahwa PriTarder yang bermasalah tidak membahayakan keselamatan truk sebagai pernyataan yang tidak bertanggung jawab, karena faktanya truk memerlukan kekuatan pengereman tambahan saat mereka didorong di jalan pegunungan.

"Juga, penjelasan mereka bahwa gigi yang bisa tiba-tiba bergeser ke posisi netral adalah kesalahan dasbor sifatnya sederhana adalah respon memalukan dan meremehkan nyawa para pemilik truk MAN dan mereka yang bisa menjadi korbannya karena celaka," kata Kim. "Sopir-sopir kami, setiap kali naik ke kabin truk MAN (untuk mulai mengemudi) selalu berdoa 'semoga hari ini tidak celaka."

Kim mengatakan pihaknya dan para pengusaha truk yang mengoperasikan truk MAN di Korea akan terus melanjutkan protes mereka sampai MTBK mengakui ada cacat produk dan meminta maaf kepada mereka serta memberikan kompensasi.


Tags Terkait :
MAN Truck & Bus Korea Truk MAN
Z

ZCH1708

kontrib

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Bus
Bus Listrik Terbaik 2026, MAN Lion Coach E

Jarak tempuh maksimal, aman, nyaman, dan mudah dioperasikan serta dirawat.

8 bulan yang lalu


Truk
Mengenang Truk Perkasa, Salah Satu ‘Embrio’ Kendaraan Nasional

Pernah jadi harapan cerah dari kelompok usaha Texmaco

1 tahun yang lalu


Bus
Perang Snack Antar PO Makin Menjadi

Semua karena makin fokus di pelayananan, kemanan, dan kenyamanan

2 tahun yang lalu


Truk
Truk Ford Ternyata Masih Dibuat di Turki, Rusia, Dan Tiongkok

‘Sayang’ mesinnya Euro 6, (masih) sulit masuk Indonesia

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

7 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

8 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

9 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

9 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

11 jam yang lalu