Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Membuat Hypercar Jauh Lebih Mudah Dibanding Menciptakan Mobil Ekonomis

"Anda jadi bisa memasukkan komponen apa saja, dari berbagai jenis material terbaik ke mobil tersebut."
Berita
Senin, 5 Februari 2018 09:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Kemunculan Bugatti Veyron beberapa hari lalu yang sangat mengesankan punya nilai jual yang selangit. Walau Veyron tak bisa dibeli di Indonesia, namun PT Prestige Image Motorcars selaku Importir Umum bersedia mendatangkan Chiron, namun harganya akan jauh lebih mahal. Mahal sekali.

Harga selangit, yakni sekitar Rp 90 miliar, bukan tanpa alasan. Chiron menggunakan beragam komponen berbahan baku dari material eksotis seperti aluminium, serat karbon, titanium dan lainnya.

Hal ini pun mengingatkan kami akan wawancara dengan salah seorang personil tim teknis produsen mobil ekonomis, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) pada bulan lalu. 

"Membuat mobil mahal itu gampang. Karena tiap satu mobil, cost produksinya besar, biayanya besar, Anda jadi bisa memasukkan komponen apa saja, dari berbagai jenis material terbaik ke mobil tersebut," seru Budhy Santoso, personil Technical Service PT ADM yang kala itu kami temui di Padang, Sumatera Barat (12/1).

Pria yang kerap menguji mobil baru sebelum diluncurkan Daihatsu ini menyebut bahwa membuat mobil ekonomis jauh lebih sulit dibanding menghadirkan sebuah supercar. "Karena kebalikannya, kami harus sangat ketat dalam menggunakan material, pemberian fitur. Jangan sampai apa yang kita beri melebihi harga yang akan kita tetapkan."

Bahkan untuk membuat mobil dengan harga ekonomis seperti Daihatsu Sigra, Terios dan sebagainya sampai harus efisien dalam kegiatan produksinya. Lain halnya dalam memproduksi sebuah supercar yang biasanya cenderung ekslusif, sarat akan personalisasi dan prosesnya lebih lama. 

Bahkan untuk beberapa hypercar eksotis seperti lansiran, Bugatti, Koenigsegg, Ferrari dan sebagainya menerapkan sistem produksi handmade untuk beberapa komponen.


Tags Terkait :
Bugatti Veyron Chiron Daihatsu
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Tourbillon, Mobil Hybrid Pertama Dari Buggati Dengan Letupan Daya 1.700an Hp

Menggunakan mesin V16 8,3 liter dan tiga motor listrik

1 tahun yang lalu


Berita
Bugatti Menambah Fasilitas Untuk Produksi Mobil Hybrid

Bugatti memiliki rencana hingga 2027 untuk menambah line up mereka dan beralih ke mobil hybrid.

2 tahun yang lalu


Berita
Nekat, Suzuki Celerio Disulap Menjadi Bugatti Veyron

Bukan sebuah kreasi maha karya, mungkin lebih tepat disebut sebagai kreasi mengundang tawa

4 tahun yang lalu


Berita
Bugatti Bolide Melakukan Debut Dunianya!

Bugatti Bolide menjalani debut dunianya.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mazda Perkenalkan Warna Baru, All New CX-5 Yang Pertama Tampil

Warna Navy Blue Mica akan dilaburkan pertama kali pada CX-5.

9 jam yang lalu


Berita
Kia Indonesia Mungkin Jual Kia Tasman Di Indonesia, Lawan Hilux

Kia Tasman diesel dibidik menjadi kandidat untuk masuk Indonesia. Simak bocorannya.

11 jam yang lalu


Berita
Kia Carens Facelift Diperkenalkan, Menandai Babak Baru Brand Kia di Indonesia

Kia Carens Facelift membuka era baru Kia di Indonesia.

13 jam yang lalu


Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

15 jam yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Yaris 2026 Masih Ada, Ini Pembaruannya

Hadir dengan desain lebih sporty ditambah fitur-fitur termutakhir. Berikut ubahan yang terjadi di Yaris terbaru.

16 jam yang lalu