Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjual Bugatti Berharap Tak Ada Orang Indonesia yang Membeli Chiron

Inilah berbagai alasan yang dinyatakan oleh PT Prestige Image Motorcars agar tidak ada orang yang membeli hypercar Bugatti.
Berita
Sabtu, 3 Februari 2018 09:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bugatti Chiron yang siap dihadirkan oleh importir umum PT Prestige Image Motorcars memang memiliki banderol yang sangat amat mahal ketika mendarat di Indonesia. Anda mau memilikinya? Siapkan dana 6,5 juta Dolar Amerika Serikat.

Namun ternyata pihak PT Prestige Image Motorcars tidak berharap ada yang membeli mobil yang harganya mencapai Rp 99 miliar ini jika dikurs ke mata uang tercinta kita. Mengapa begitu?

Rudy Salim selaku President Director PT Prestige Image Motorcars menyebut bahwa harga semahal itu bisa terjadi dikarenakan beban pajak yang akan dibebani kepada konsumen. Besarannya bahkan mencapai harga dasar mobil tersebut saat dijual di negara asalnya.

“Dari origin country-nya sendiri sekitar 3 jutaan, 3,1 sampai 3,2 juta USD. Bea masuk di Indonesia sekitar 3,5 sampai 3,6 juta USD karena kena PPn BM, PIB (Pemberitahuan Barang Impor), PPh (Perluasan Pajak Penghasilan) dan sebagainya bisa 125 sampai 150 persen jadinya bisa menjadi 6,5 juta USD,” ujar Rudy.

Selain harganya jual yang selangit, harga perawatan Bugatti juga sangat mahal. Salah satu contoh adalah penggantian ban dari Veyron yang merupakan unit pinjaman dari pihak Bugatti untuk bisa dipamerkan ke hadapan awak media Indonesia beberapa hari lalu.

“Untuk satu set ban itu harganya 25 ribu Dolar Amerika Serikat (Rp 335 juta), untuk biaya perbaikannya itu 70 ribu Dolar Amerika Serikat (Rp939 juta). Jadi sekitar 95 ribu Dolar Amerika Serikat (Rp 1,27 miliar) untuk mengganti bannya saja," terang Rudy.

Ban tersebut memiliki banderol sangat mahal karena punya spesifikasi yang mampu untuk dipacu hingga mencapai kecepatan melebihi 400 km/jam. “Jadi siapa pun pemiliknya nanti, jangan minta garansi ban, karena hampir satu miliar lebih untuk mengganti bannya saja," tegas Rudy.

Ada yang berminat?


Tags Terkait :
Bugatti Veyron Chiron
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Tourbillon, Mobil Hybrid Pertama Dari Buggati Dengan Letupan Daya 1.700an Hp

Menggunakan mesin V16 8,3 liter dan tiga motor listrik

1 tahun yang lalu


Berita
Bugatti Menambah Fasilitas Untuk Produksi Mobil Hybrid

Bugatti memiliki rencana hingga 2027 untuk menambah line up mereka dan beralih ke mobil hybrid.

2 tahun yang lalu


Berita
Nekat, Suzuki Celerio Disulap Menjadi Bugatti Veyron

Bukan sebuah kreasi maha karya, mungkin lebih tepat disebut sebagai kreasi mengundang tawa

5 tahun yang lalu


Berita
Bugatti Bolide Melakukan Debut Dunianya!

Bugatti Bolide menjalani debut dunianya.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

4 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

7 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

8 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

9 jam yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

10 jam yang lalu