Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Kilas Sejarah Toyota Kijang (Bagian 1)

Toyota Kijang merupakan salah satu mobil yang memiliki banyak peminat, eksistensinya bisa terlihat dari Sabang sampai Merauke.
Berita
Kamis, 18 Oktober 2018 13:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Kijang merupakan salah satu mobil yang memiliki banyak peminat, eksistensinya bisa terlihat dari Sabang sampai Merauke. Pada kesempatan Kilas Sejarah kali ini bukannya OtoDriver tak bisa move on dari video review seluruh generasi Kijang yang kami tayangkan di YouTube pada Juli lalu, namun memang mobil ini masih seru untuk dikupas sejarahnya. 

Kijang bisa dibilang fenomenal, karena kami rasa hampir semua keluarga di Indonesia pernah naik atau membeli mobil ini. Dari sekian banyak peminat Kijang, pasti ada yang belum tahu bahwa kata ‘Kijang’ tersebut memiliki kepanjangan yakni "Kerjasama Indonesia-Jepang".

Kemunculan generasi pertama Toyota Kijang lebih dikenal dengan nama “Kijang Buaya” karena saat kap mesinnya dibuka mirip dengan mulut buaya. Jika diperhatikan desainnya sangat sederhana, saking sederhannya jendela samping terbuat dari plastik dengan kombinasi terpal. Generasi pertama Kijang yang merupakan pick up ini lahir pada tahun 1977 dan diproduksi hingga 1981. Dipersenjatai dengan mesin OHV berkode 3K, kapasitasnya 1.200 cc dan untuk transfer tenaga ke roda belakang menggunakan transmisi manual 4-percepatan. 

Mobil niaga tersebut dilahirkan atas dasar ambisi pemerintah membuat mobil nasional yang dimanufaktur sendiri dalam negeri dan untuk mendorong roda perekonomian di Indonesia, terbukti dari jumlah unit yang laku lebih dari 26.000 unit.

Kesuksesan Kijang generasi pertama ini, membuat Toyota menciptakan generasi kedua pada 1981 hingga 1986. Geneasi kedua ini merupakan penyempurnaan dari generasi sebelumnya, walau sekilas desainnya masih mirip. Kendati bentuknya terbilang mirip, terdapat perubahan detail yang cukup signifikan pada bagian grill depan, engsel pintu yang tidak lagi terlihat pada bagian luar dan jendelanya sudah menggunakan kaca. Mesin yang digunakan pada generasi kedua ini berkode sama, 3K, namun terdapat peningkatan menjadi 1.300 cc. Kemudian Pada tahun 1985, Kijang mendapat mesin baru 5K berkapasitas 1.500 cc. Kijang generasi generasi kedua ini juga mulai diperkenalkan sebagai mobil MPV oleh beberapa karoseri yang mengubahnya menjadi versi minibus. Inilah awal Kijang mulai digunakan sebagai mobil keluarga atau MPV.

Pada 1986, Toyota kembali melahirkan Kijang generasi ketiga dengan kode bodi KF40 (short wheelbase) dan KF50 (Long wheelbase). Terlihat perubahan total pada bentuk bodi yang sudah tidak terlalu kaku dan dianut pula teknologi Full Pressed Body sehingga mengurangi bobot kendaraan hingga 5 kg. Uniknya tidak terdapat pintu penumpang dibagian kanan, hanya ada di bagian kiri. Kemudian pada 1992, terdapat facelift yang sudah menghadirkan pintu pada bagian kanan dan bodi mengadopsi teknologi Toyota Original Body. Bicara soal mesin, kijang generasi ini masih menggunakan jantung pacu 5K berkapasitas 1.500 cc. Lalu pada 1994, terdapat facelift di bagian grill, pelek berukuran 14 inci, desain setir, speedometer dan mesin berkapasitas lebih besar yakni 1.800 cc dengan kode 7K. 

Pada 1995, Kijang memperkenalkan varian dengan transmisi otomatik 4 percepatan. Untuk Kijang generasi ketiga ini terdapat beberapa varian tipe, yakni Standard, Deluxe, Grand Extra, Rover, Jantan dan Kencana.

Lanjut ke Kijang generasi ke empat yang lahir pada tahun 1997 dan diproduksi hingga 2007. Kijang generasi ini mendapat julukan “Kijang Kapsul” karena bentuknya yang membulat seperti kapsul dan desainnya yang modern. Pada generasi ini juga Kijang memperkenalkan dua varian mesin. Yang pertama ada tipe bensin dengan teknologi EFI berkapasitas 1.800 cc - 2.000 cc dan diesel non-turbo berkapasitas 2.400 cc.

Banyak keunggulan pada Kijang generasi ini, salah satunya diekspor ke 10 negara. Terdapat beberapa varian tipe untuk model long wheelbase yakni LX, LSX, LGX dan Krista. Kemudian untuk model short wheelbase terdapat tipe SX, SSX, SGX dan Rangga. Untuk varian pick-up, produksinya berhenti di tahun 2007. Di pertengahan 2004, terdapat facelift pada bagian wajah, buritan, interior dan penambahan fitur keselamatan.

Reporter: Christo

Editor: Danu


Tags Terkait :
Toyota Kijang Innova Sejarah
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penjualan Mobil Diesel Lesu Karena BBM Naik? Ini Kata Auto2000

Harga solar naik drastis dan pukul pasar mobil diesel.

2 minggu yang lalu


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

2 minggu yang lalu

Komparasi
Komparasi Spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Kijang Innova Zenix

Komparasi spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Innova Zenix: dimensi kabin lebih lega Eksion, hybrid TNGA matang Zenix, efisiensi untuk MPV keluarga.

3 minggu yang lalu


Berita
Ini Dia Hyundai Ioniq Yang Dirancang Khusus Untuk Pasar Tiongkok

Dominasi mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin menarik untuk dibahas.

3 minggu yang lalu


Berita
Harga Mobil Diesel Seken Lunglai, Ambrol Hingga Puluhan Juta

Harga solar non subsidi menginjak harga Rp 30 ribuan/liter. Bencana bagi pasar mobil diesel bekas

3 minggu yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

1 bulan yang lalu


Berita
Focal Premiere Store, Rujukan Car Audio Bagi Pemilik EV

Tersedia paket untuk pemula hingga kelas profesional.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

1 bulan yang lalu


Terkini

Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

40 menit yang lalu


Tips
Lampu Sein Jadi Bahasa Manuver Aman Di Jalan

Cara menggunakan lampu sein yang benar untuk manuver aman di jalan dijelaskan Training Director SDCI. Pahami jarak dan timing yang tepat saat berbelok, menyalip, atau keluar dari parkir.

13 jam yang lalu


Berita
Chery Resmikan Dealer Besar dan Terlengkap di Bandung

Chery resmikan dealer 3S Pasteur Bandung bersama Andalan Motors untuk memperkuat jaringan di Jawa Barat dengan fasilitas lengkap bagi kendaraan ICE, hybrid, dan EV.

14 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Ayla Tetap Jadi Andalan di Segmen Mobil Murah Indonesia

Harga Daihatsu Ayla 2025 berkisar Rp140 juta hingga mendekati Rp200 juta. Model ini tetap menjadi andalan Daihatsu di segmen LCGC berkat efisiensi bahan bakar dan platform DNGA.

15 jam yang lalu


Berita
BYD Minta Warganet Kasih Masukan Nama Untuk Sedan Mewah Terbaru Mereka

BYD minta nama sedan mewah terbaru kepada warganet melalui pemungutan suara di Weibo, dengan Great Han sebagai kandidat teratas untuk model BEV flagship.

16 jam yang lalu