Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ketiduran Saat Mengemudi Tak Akan Jadi Sumber Malapetaka Karena Temuan Ini

Bahkan teknologi massa depan ini bisa membaca apakah sang pengemudi mengantuk atau bahkan tertidur!
Berita
Jumat, 5 Januari 2018 06:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Gejala mengantuk menjadi salah satu penyebab kecelakaan mengemudi di berbagai negara. Pengemudi yang mengantuk akan lebih aman jika sebelumnya diingatkan oleh penumpang agar segera menepi atau beristirahat.

Lantas bagaimana jadinya jika mobilnya sendiri yang bisa menepi karena pengemudinya mengantuk? Tentu ini adalah fitur impian banyak orang. Nah, baru-baru ini kemungkinan hadirnya fitur tersebut mulai berusaha diwujudkan oleh Hyundai.

Dikutip dari berbagai sumber, Hyundai Mobis membuat rancangan teknologi bernama Departed Driver Rescue & Exit Maneuver (DDREM) yang bertujuan untuk mencegah kecelakaan akibat pengemudi mengantuk atau bahkan ketiduran.

DDREM memanfaatkan kamera infra merah untuk memantau dan menganalisa wajah sopir dan pergerakan mata. Sistem canggih ini disebut mampu menangkap informasi jika sopir menunjukkan gejala mengantuk. 

DDREM juga memanfaatkan berbagai fitur pendukung berkendara jika sopir melakukan manuver yang memperlihatkan gejala kelelahan. Saat DDREM 'membaca' bahwa pengemudi ketiduran, maka DDREM akan mengaktifkan Level 4 autonomous driving mode dan mengarahkan mobil ke lokasi yang aman lalu berhenti.

Hyundai Mobis menyebut bahwa teknologi ini baru akan siap di 2022. DDREM akan berusaha dipasangkan ke banyak mobil produksi Hyundai karena modal utamanya disebut hanya berupa sistem infra merah berbiaya rendah.


Tags Terkait :
Hyundai
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Pentingnya Cek Tekanan Angin Ban Secara Rutin

Pentingnya cek tekanan angin ban secara rutin untuk menjaga keselamatan dan efisiensi berkendara. Ketahui risiko tekanan angin rendah seperti boros BBM hingga potensi pecah ban.

1 hari yang lalu


Berita
All New Toyota Camry, Sedan Mewah Yang Irit Nyaris 30 Km/Liter

Toyota Camry generasi terbaru sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2025 silam. Ini hasil pengetesan kami.

1 hari yang lalu


Berita
Spesifikasi Hyundai Ioniq V Bocor Ke Publik, Andalkan Baterai 53,5 kWh dan 66,8 kWh

Hyundai Ioniq V diprediksi meluncur di pasar China pada akhir tahun ini. Lihat spesifikasinya.

1 hari yang lalu

Berita
Staria Hybrid dan EV Terpantau di Indonesia, Ini Kata Hyundai

Hyundai Staria terpampang di situs resmi Hyundai Indonesia.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Polestar Tak Lagi Dijual Di AS Tahun Depan, Ini Alasannya

Polestar mengumumkan bahwa mereka tidak lagi akan menjual kendaraan di Amerika Serikat mulai tahun model 2027.

52 menit yang lalu


Berita
Mengenal Lebih Dekat Dengan 3 BMW M Paling Gres di Indonesia

Ketiga BMW M ini menggunakan mesin sama tapi punya pahatan performa yang berbeda.

4 jam yang lalu


Berita
Leapmotor D99 Resmi Dirilis, Jadi Rival Denza D9 Dan Xpeng X9

Leapmotor resmi memperkenalkan model terbarunya, D99, di pasar Tiongkok.

5 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Terbaru Kemungkinan Tidak Hanya Satu Model

Mitsubishi Lancer juga dipersiapkan untuk lahir kembali dengan desain serta teknologi termutakhir.

6 jam yang lalu


Berita
Komparasi Spesifikasi Lepas E4 vs Aion UT vs MG S5

Persaingan kendaraan listrik di Indonesia semakin menarik dengan hadirnya Lepas E4 sebagai SUV listrik kompak bergaya modern.

7 jam yang lalu