Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Berfantasi Sedan Toyota ini Akan Jadi LCGC? Begini Jawabannya

Hal ini ditanggapi langsung oleh Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor.
Berita
Kamis, 11 Januari 2018 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Yaris Sedan atau yang lebih dikenal dengan Yaris Ativ meluncur di beberapa negara Asia seperti Thailand dan India. Toyota Yaris Ativ sekilas memiliki tampilan eksterior yang serupa dengan Toyota Vios namun dimensinya lebih kompak.

Layaknya LCGC, Yaris Ativ ditenagai oleh mesin yang serupa dengan 'mobil bersubsidi' di tanah air, yakni1.200 cc dengan kode 3NR-FE. Dapur pacu ini identik dengan milik Toyota Calya dan Agya 1.2. Lantas, apakah mobil ini bakal hadir di Indonesia untuk melegkapi jajaran produk LCGC Toyota?

Fransiscus Soerjopranoto selaku Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM) langsung mematahkan fantasi mapun angan-angan kehadiran Yaris Ativ ke tanah air. Yaris Ativ sangat kecil kemungkinannya mengaspal di Indonesia.

“Yaris Ativ tidak akan masuk ke Indonesia. Namun ke depannya Toyota akan menciptakan Yaris buatan Indonesia yang cocok untuk pasar tanah air,” jelas Fransiscus.

Ia juga menambahkan bahwa pihak TAM selalu menyesuaikan lini produknya sesuai dengan selera orang Indonesia. Artinya, kubur fantasi Anda terhadap kemungkinan Yaris Ativ menjadi LCGC berwujud sedan pertama di Indonesia, ya.

“Sebagai contoh Toyota Fortuner. Fortuner kan diproduksi di Thailand dan Indonesia. Setiap negara memiliki spesifikasi yang berbeda sesuai kebutuhan masyarakatnya,” papar Fransiscus yang kami temui di Surabaya, Jawa Timur.


Tags Terkait :
Toyota Yaris Yaris Ativ
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Ini Wajah Baru Toyota Yaris Cross Untuk Pasar Eropa

Terlihat lebih elegan dibandingkan versi Indonesia saat ini.

1 minggu yang lalu


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

3 minggu yang lalu


Berita
Sayonara Toyota Veloz Bensin Stop Penjualan Di Indonesia

Toyota Veloz bensin stop penjualan di Indonesia sejak Februari 2026. Produksi kini untuk ekspor, pasar domestik beralih sepenuhnya ke Veloz Hybrid Electric Vehicle.

3 minggu yang lalu


Berita
Penjualan EV Menurun, Hybrid Justru Meningkat Berkat Veloz Dan HR-V

Data Gaikindo: Penjualan mobil hybrid naik 21,3% capai 16.940 unit Jan-Maret 2026, didorong Veloz dan HR-V, sementara EV menurun.

4 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

4 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

6 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

7 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

8 jam yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

9 jam yang lalu