OTODRIVER - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi membuat sebagian masyarakat lebih memilih EV dan hybrid saat ini.
Toyota menjadi salah satu merek yang merasakan dampak positif dari tren tersebut.
Pabrikan asal Jepang ini mengungkapkan bahwa permintaan model hybrid mereka mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Bansar Maduma, mengatakan bahwa Veloz Hybrid mendapat respons sangat baik sejak diperkenalkan ke pasar Indonesia.
“Ini impact dari kondisi saat ini. BBM naik dan ekonomi sedang ada challenge, konsumen lebih smart memilih kendaraan yang efisien sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing, untuk kebutuhan dalam kota maupun luar kota,” ujar Bansar saat ditemui di Jakarta, akhir pekan kemarin.
Ia menjelaskan, surat pemesanan kendaraan (SPK) Veloz Hybrid telah menembus lebih dari 10.000 unit. Tak hanya itu, tren peningkatan penjualan juga terjadi pada model hybrid Toyota lainnya.
“Kami melihat ada tren kenaikan khususnya di mobil-mobil hybrid kami. Bukan hanya di Veloz, tapi juga model lain seperti Toyota Zenix Hybrid,” tambahnya.
Tak hanya BBM bensin, kenaikan harga bahan bakar diesel juga disebut turut memengaruhi keputusan konsumen dalam memilih kendaraan baru.
Menurut Bansar, Toyota terus memantau perkembangan pasar seiring perubahan harga energi yang terjadi saat ini.
“Kita terus monitor. Pastinya ada dampak. Namun konsumen tentunya mendapat pilihan kendaraan yang lebih efisien dari model kendaraan kami, mereka dapat memilih sesuai kebutuhan,” katanya. (AB)
