Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tak Seperti Indonesia, Thailand Sudah Turunkan Pajak Mobil Listrik dan Hybrid

Pemerintah Thailand memberikan keringanan pajak untuk mobil-mobil listrik agar harganya terjangkau dan dilirik oleh masyarakat. Indonesia seharusnya mencontoh.
Berita
Sabtu, 1 Juli 2017 12:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sama seperti Indonesia, harga mobil jenis hybrid dan listrik di Thailand bisa dibilang cukup tinggi. Hal ini akhirnya membuat penjualan mobil ramah lingkungan ini sangat kecil.

Di Indonesia, harga mobil-mobil seperti ini masih sangat tinggi dan saat ini pemerintah Indonesia masih dalam tahap pengkajian untuk bisa memberikan beban pajak yang murah agar mobil ini terjangkau dan dilirik masyarakat.

Namun yang diberitakan Paultan (27/6), karena harganya yang tinggi ini akhirnya pemerintah Thailand memutuskan untuk membuat peraturan baru untuk sistem pajaknya. Dalam aturannya, mereka menurunkan nilai pajak dari jenis mobil ini.

Penurunan pajak ini diharapkan membuat penjualan mobil hybrid dan listrik bisa meningkat seperti yang dikatakan Federasi Industri Thailand (FTI), Suparat Sirisuwanangkura.

Saat ini mobil jenis pikap dengan emisi karbon kurang dari 17 g/km akan dikenakan pajak 25 persen, pikap double cabin 12 persen. Sementara dengan aturan baru, sistem pajak pada keduanya masing-masing dikenakan pajak 23 persen dan 10 persen.

Berbeda dengan mobil penumpang. Jika emisi karbonnya kurang dari 100 g/km akan dikenakan pajak 10 persen, di bawah 150 g/km 20 persen, dan di bawah 200 g/km 25 persen dengan menggunakan sistem perpajakan yang lama. Dengan pajak baru masing-masing turun menjadi 5 persen, 10 persen, dan 12,5 persen.

Sedangkan untuk mobil yang sepenuhnya ditenagai baterai pajaknya turun signifikan dari 10 persen berubah menjadi 2 persen. Kebijakan ini dilakukan untuk mempromosikan mobil listrik dan hybrid buatan lokal diperlakukan berlaku hingga 2025.

Kebijakan seperti ini sudah diadopsi juga oleh negara-negara maju di dunia. Dengan begitu konsumen terangsang untuk membeli mobil yang ramah lingkungan. Selain membuat langit lebih bersih, mobil jenis ini juga turut menghemat cadangan minyak bumi. Tinggal tunggu sampai pemerintah Indonesia melakukannya, kemungkinan besar saat skema LCEV (Low Carbon Emission Vehicle) diberlakukan.


Tags Terkait :
Hybrid
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

8 jam yang lalu


Berita
Lamborghini Temerario Siap Hadir di Indonesia, Penerus Gallardo dan Huracán

Peluncuran Lamborghini Temerario di Indonesia pada 13 Agustus 2026 di Jakarta memperkenalkan penerus Gallardo dan Huracán dengan teknologi elektrifikasi.

10 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Kijang Innova Reborn Masih Tetap Dipertahankan Di Indonesia

– Toyota Kijang Innova Reborn masih memiliki tempat penting di pasar Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Nissan Fairlady Z24 Dapat Upgrade Dengan Sentuhan Leluhur. Indonesia Jadi Negara Pertama di ASEAN Yang Disapa

Nissan Fairlady Z facelift Indonesia GIIAS diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai peluncuran pertama di ASEAN dengan upgrade desain bumper G-nose terinspirasi generasi S30.

1 hari yang lalu


Berita
Alasan Toyota Belum Minat Terjunkan PHEV di Indonesia

PT Toyota Astra Motor (TAM) tampaknya masih melihat teknologi hybrid sebagai pilihan elektrifikasi yang paling sesuai untuk pasar Indonesia.

1 hari yang lalu


Berita
Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE Hadir di GIIAS 2026: Performa, Kenyamanan, dan Teknologi Elektrifikasi dalam Satu Paket

Nissan X-Trail e-POWER with e-4ORCE masih menjadi andalan Nissan di segmen SUV pasar Indonesia. Simak keunggulannya.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

1 jam yang lalu


Berita
XPeng X9 Punya Fitur Baru, Bantu Mobil Tetap Terkendali Saat Ban Pecah

XPeng X9 Facelift dilengkapi Flat Tire Stability Control yang mendeteksi kehilangan tekanan ban dan mengoreksi stabilitas melalui ESC serta pengaturan torsi agar kendaraan tetap terkendali.

5 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terios, Tetap jadi LSUV Idaman Pengguna Mobil Keluarga

Daihatsu Terios spesifikasi dan popularitas LSUV keluarga masih kuat di Indonesia sebagai pionir dengan mesin 1.5 liter dan basis konsumen loyal.

6 jam yang lalu


Berita
Ini Dia Mobil Tiongkok Terlaris Saat Ini Di Jepang

BYD Racco terlaris di Jepang setelah mencatat 1.002 pesanan dalam dua pekan peluncuran. Varian 300 Premium mendominasi dengan kontribusi 80 persen dari total pemesanan.

8 jam yang lalu


Komparasi
Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7, Adu SUV Listrik AWD Rp 800 Jutaan

Toyota bZ4X Touring vs BYD Sealion 7 AWD harga Rp 800 jutaan dibandingkan dari sisi dimensi, baterai, tenaga, ground clearance, dan jarak tempuh SUV listrik dual motor.

9 jam yang lalu