Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pemerintah India Larang Teknologi Autonomous, Kenapa?

Teknologi mutakhir yang ditunggu-tunggu di banyak negara ini malah jelas dilarang di India.
Berita
Selasa, 1 Agustus 2017 06:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Autonomous alias swa-kemudi adalah sebuah teknologi mutakhir di dunia otomotif yang banyak ditunggu-tunggu. Dengan teknologi ini memungkinkan mobil berjalan tanpa kendali pengemudi secara langsung.

Namun menurut yang diberitakan Motoring.com.au (31/7), baru-baru ini pemerintah India mengumumkan bahwa mobil autonomous dilarang di India dan berstatus ilegal. Hal ini diberlakukan di India karena teknologi autonomous dianggap tidak aman dan juga untuk menyelamatkan mata pencaharian masyarakatnya sebagai sopir.

"Kami tidak akan membiarkan mobil tanpa sopir di India. Saya sangat jelas mengenai hal ini," kata Nitin Gadkarin, Menteri Transportasi India dalam sebuah konferensi pers.

Ini adalah hal yang disayangkan karena sebagian negara maju menunjukkan keinginannya untuk menerapkan kendaraan autonomous karena dianggap memberikan manfaat, seperti keselamatan yang lebih baik dan mengurangi kemacetan lalu lintas.

Pemerintah India menganggap teknologi mutakhir ini bisa menyebabkan kehilangan pekerjaan dalam skala besar di berbagai industri seperti bidang transportasi, termasuk truk, bus, taksi, dan kurir. Pemerintah India menegaskan bahwa pekerjaan untuk para penduduknya harus didahulukan.

Menurut pemerintah India, saat ini India membutuhkan 22 ribu orang untuk dijadikan supir komersial. Untuk itu mereka baru saja berinvestasi dengan mendirikan 100 pusat pelatihan mengemudi di India dalam memenuhi permintaan transportasi komersial.


Tags Terkait :
India
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
VinFast Perpanjang Program Isi Daya Listrik Gratis Sampai 2029

Disertai berbagai diskon untuk berbagai paket pembelian unit mobil listrik.

1 hari yang lalu


Berita
e-Vitara, BEV Pertama Suzuki Segera Diserahterimakan Ke Konsumen Indonesia

Suzuki e-Vitara akan segera diserahterimakan ke konsumen Indonesia

1 hari yang lalu


Berita
Suzuki Siap Penuhi Permintaan Agrinas Bila Sesuai Spesifikasi

Suzuki Carry merupakan model kendaraan niaga yang sudah terbukti kehandalannya selama 50 tahun

1 hari yang lalu


Berita
Toyota Sempat Jadi Calon Mitra Agrinas Untuk Koperasi Merah Putih, Sayang Tidak Deal

Proyek pengadaan mobil untuk PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk 105.000 unit terus menjadi sorotan.

1 hari yang lalu


Berita
Mahindra Tidak Jualan ‘Mobil Tong Sampah’, Ini Penjelasan RMA

Sampai saat ini belum ada Mahindra Scorpio dengan standar Euro 6.

1 hari yang lalu


Pikap
Tata Yodha Pernah Dijual Di Indonesia Dengan Nama Xenon Pick Up, Mesinnya Sama Dengan Mahindra

Tata Yodha Xenon pick up Indonesia: Pernah dijual sebagai Xenon pada 2016 dengan mesin diesel 2.2L sama Mahindra Scorpio, opsi 4x2/4x4.

1 hari yang lalu


Pikap
Inilah Sosok Mahindra Scorpion, Pernah Hadir Di Indonesia Tahun 2019

Ternyata model barunya akan keluar tahun 2026 ini juga. Simak detailnya

1 hari yang lalu


Pikap
Mitsubishi Sanggup Partisipasi Penuhi Kebutuhan Pikap Untuk KopDes Merah Putih

Mitsubishi menyatakan sanggup penuhi kebutuhan Kopdes apabila dilibatkan

1 hari yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu