Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Apa Saja Kelebihan Klakson Merek Bosch Yang Beredar di Indonesia?

Bosch rilis klakson-klakson yang memiliki kekuatan dari cuaca ekstrem seperti iklim tropis Indonesia.
Berita
Senin, 21 Agustus 2017 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bosch memperkenlakan produk klakson mobil lengkap untuk meningkatkan efektifitas komunikasi ketika berlalulintas. Tidak hanya sekedar klakson biasa, Bosch telah mengembangkan dan memproduksi rangkaian klakson yang tahan terhadap iklim ekstrem seperti di Indonesia. Seluruhnya sudah diadopsi pada semua produk klakson bermerek Bosch di Indonesia.

"Klakson, khususnya, diperlukan di setiap kendaraan bermotor untuk memberikan tanda peringatan kepada pengendara dan pejalan kaki terdekat, terutama dalam situasi yang berbahaya. Selama 100 tahun terakhir, Bosch telah mengembangkan dan memproduksi rangkaian klakson handal dengan ketahanan tinggi terhadap lingkungan ekstrim seperti iklim tropis di Indonesia," kata Griselda Iwandi selaku Marketing Manager Bosch Automotive Aftermarket Indonesia (18/8).

Klakson Bosch tersebut hadir dengan berbagai macam model yang terdiri dari Bosch H3F Digital Fanfare, Bosch EC6 Fanfare Compact, Bosch Europa Supertone, dan Bosch Piccolo.

 Bosch H3F Digital Fanfare menggunakan teknologi microchip yang diklaim bisa bertahan 3 – 10 kali lebih lama dari klakson biasa dan Bosch EC6 Fanfare Compact yang berukuran kecil dengan pemasangan mudah, namun tetap dapat menghasilkan suara keras.

Sedangkan Bosch Europa Supertone dengan frekuensi suara lebih tinggi untuk menjangkau area yang lebih jauh, serta Bosch Piccolo yang terbuat dari material berkualitas tinggi untuk memberikan daya elektromagnetik kuat sehingga diklaim menghasilkan suara lebih nyaring.

“Teknologi filter membrane pada kedua klakson tersebut membantu menghasilkan aliran udara yang lebih baik untuk mencegah terjadinya sumbatan akibat debu dan air untuk umur pemakaian yang lebih panjang,” tutup Griselda.


Tags Terkait :
Bosch
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Intip Xpeng GX, SUV Canggih Yang Segera Diluncurkan

Xpeng resmi memulai produksi massal global untuk GX, sebuah SUV full-size enam penumpang yang sudah dibekali teknologi steer-by-wire generasi terbaru dari Bosch.

1 hari yang lalu

Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

1 hari yang lalu


Berita
Bosch Yakin Mesin Bakar Masih Mendominasi Hingga 2035

Mesin bakar dan elektrik akan berdampingan dan berbagi segmen.

1 hari yang lalu


Tips
Curah Hujan Meningkat, Waktunya Cek Wiper Agar Mengemudi Lebih Aman

Bisa dilakukan sendiri di rumah secara mudah dan murah.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

9 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

14 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

16 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

16 jam yang lalu